Log in

Wakil Bupati Dairi Naik Mimbar Protes Pelantikan Eselon II

  Wakil Bupati Dairi Jimmy Sihombing langsung maju ke podium menyampaikan protes serta meluapkan kekecewaan pada pelantikan pejabat di Balai Budaya Sidikalang, Selasa (7/7). (ANDALAS/Parulian Nainggolan) Wakil Bupati Dairi Jimmy Sihombing langsung maju ke podium menyampaikan protes serta meluapkan kekecewaan pada pelantikan pejabat di Balai Budaya Sidikalang, Selasa (7/7). (ANDALAS/Parulian Nainggolan)

Sidikalang-andalas Suasana pelantikan Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama dan Pejabat Administrator jajaran Pemkab Dairi yang dilaksanakan di Gedung Balai Budaya Sidikalang, Selasa (7/7) sore mendadak heboh, tatkala Wakil Bupati Jimmy AL Sihombing tiba-tiba memasuki gedung tempat acara dan langsung berjalan menuju podium untuk selanjutnya berbicara meluapkan kekecawaan.

“Acara apa ini?, kenapa saya tidak tahu, mana Kepala BKPSDM (Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia-red),”sebut Jimmy dari podium saat pembacaan Keputusan Bupati tentang nama-nama Pejabat yang akan dilantik. Kepala BKPSDM, Dapot Tamba dicecar sejumlah pertanyaan. Pertanyaan serupa juga diarahkan ke Sekretaris Daerah, Leonardus Sihotang.

“Pernah atau tidak hasil seleksi ditembuskan kepada saya?, pernah apa tidak?, hasil pengumuman seleksi eselon II, ada atau tidak ditembuskan ke saya, mana ?, Tahu atau nggak fungsi saya sebagai Wakil Bupati menurut amanat Undang-Undang?, wasbi, pengawasan dan pembinaan”, Sebut Jimmy. Dicecar sedemikian, Dapot Tamba terlihat kewalahan memberi penjelasan.

Jimmy mengalihkan pandangan ke arah Bupati, Eddy Keleng Ate Berutu dan meminta agar membangun koordinasi. “Tolonglah pak Bupati, kerja sama yang baiklah kita, kalau lama seperti ini apalah yang akan kita bikin, bohonglah bicara harmoni keberagaman kalau di dalam saja kita tidak ada harmoni, jangan seperti inilah pak Sekda, saya ini juga dipilih masyarakat, Undang-Undang mengatakan Bupati dan Wakil Bupati sama-sama dipilih masyarakat,” sebut Jimmy.

Bagaimana kita memikirkan visi-misi, jika koordinasi aja kita tidak bagus; bohong itu. ini sudah diumumkan hasil lelang jabatan eselon II, masak tidak ada tembusan kepada saya. "Ini jengkol saya ini (tanda jabatan-red) bukti saya dipilih masyarakat. Sama-samanya kita pak Bupati, kalau bapak dipilih maka saya juga dipilih, kordinasilah kita, jangan seperti ini,”ucap Jimmy kepada Bupati.

Usai mengutarakan kekecewaannya, Wakil Bupati kemudian turun dari mimbar dan beranjak meninggalkan lokasi acara. Kepada wartawan di pelataran Gedung Balai Budaya, Jimmy mengaku dirinya tidak dilibatkan dan tidak diundang. Informasi adanya kegiatan pelantikan diperoleh dari aparatur namun bukan pemberitahuan resmi. menurutnya hal sedemikian sudah berulang, karena pelantikan-pelantikan sebelumnya juga tidak pernah dikoordinasikan dengan dirinya.

“Saya tidak menuntut untuk dilibatkan dalam menentukan nama, tetapi setidaknya ada pemberitahuan, komunikasi dan koordinasi itu sangat perlu. Bagaimana berbicara harmoni dalam keberagaman sedangkan didalam saja tidak ada harmoni,”kata Jimmy Sihombing.

Meski demikian, acara pelantikan tetap berlangsung, Bupati Eddy Keleng Ate Berutu mengambil sumpah janji 11 Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama dan 5 di antaranya merupakan ASN dari luar daerah. Masing-masing Drs Jonni Waslin Purba, sebelumnya ASN di Pemkab Humbang Hasundutan menjadi Kadis Pendidikan, dr Ruspal LR Parluhutan Simarmata eks ASN Pemkab Simalungun menjadi Kadis Kesehatan,

Kemudian Oloan Hasugian dari ASN Pemkab Pakpak Bharat menjadi Kadis Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UKM, Ir Efendi Berutu, juga dari Pemkab Pakpak Bharat menjadi Kadis Pertanian, Ketahanan Pangan dan Perikanan dan Hotmaida Dinauli Butar Butar menjadi Kepala Badan Perencanaan Pembangunan dan Penelitian Daerah. Hotmaida Butar-Butar merupakan eks ASN Pemkab Humbang Hasundutan, namun dalam beberapa bulan terakhir pindah ke Dairi.

Selain itu, Anggara Ramces Sinurat dilantik menjadi Kadis PUPR, Parulian Sihombing menjadi Kadis Sosial, Rotua Panjaitan menjadi Kadis Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak Pengendalian Penduduk dan KB. Selanjutnya, Junihardi David Ricardo Siregar menjadi Kadis Pemberdayaan Masyarakat dan Desa, Mahadi Kudadiri menjadi Kadis Pariwisata, Kebudayaan, Pemuda dan Olahraga dan Dekman Sitopu menjadi kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah.

Sebagaimana diketahui, sebelumnya Pemkab Dairi telah melaksanakan seleksi terbuka untuk 14 jabatan Pimpinan Tinggi Pratama, namun yang dilantik hanya untuk mengisi 11 jabatan, sementara untuk posisi Sekretaris Dewan, Inspektur dan Kadis Kependudukan tidak dilantik. Namun hal tersebut belum terkonfirmasi.

Satu orang pejabat administrator yang dilantik adalah Antonius Sinaga menjadi Kabag Kesra menggantikan Sahala Siagian yang dinonjobkan menjadi pelaksana. Sebelumnya Antonius menduduki jabatan sebagai Kabid Ketenagakerjaan pada Dinas Penanaman Modal, Pelayanan Terpadu Satu Pintu dan Ketenagakerjaan sejak pertengahan Januari 2020 lalu.

Sebelum acara pelantikan, petugas Satpol PP mengisolasi lokasi. Seluruh gerbang akses masuk menuju Balai Budaya ditutup. Awalnya terjadi pelarangan memasuki area bagi yang tidak membawa undangan termasuk bagi insan media yang hendak meliput. Sempat terjadi perdebatan alot antara petugas dengan wartawan, namun kemudian diijinkan setelah koordinasi dengan Kasatpol PP dan pihak Dinas Kominfo. (GOL/Ulak)

22°C

Medan, Sumatera Utara

Cloudy

Humidity: 95%

Wind: 11.27 km/h

  • 04 Jan 2019 29°C 21°C
  • 05 Jan 2019 31°C 21°C