Log in

Wabup Madina: Bus Penabrak Nyelonong Ikut Rombongan Calhaj

Ilustrasi Ilustrasi

Wakil Bupati Mandailing Natal (Madina) M Jakfar Sukhairi Nasution juga membantah keras isu bahwa Bus PT Antar Lintas Sumatera (ALS) yang membawa rombongan jemaah calon haji (calhaj) Kabupaten Madina menuju Asrama Haji Medan menabrak seorang polisi dan sejumlah hingga menewaskan dua orang. Sukhairi memastikan isu maupun kabar tersebut seratus persen hoax alias berita bohong.

"Gak betul itu!," tegas Sukhairi menjawab wartawan, Jumat (11/8) di sela acara pelepasan keberangkatan jemaah calhaj Kloter 14 Embarkasi Medan dari Aula Madinatul Hujjaj Asrama Haji Medan menuju Tanah Suci, Mekkah, melalui Bandara Kuala Namu, Deli Serdang.

Sukhairi menjelaskan bahwa bus yang terlibat kecelakaan pada Kamis (9/8) di Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum) Sipirok, Desa Lobu Pining, KM 31-32, Kecamatan Pahae Julu, Kabupaten Tapanuli Utara (Taput) adalah Bus ALS lain yang menyelonong ikut dalam rombongan Bus ALS yang membawa calhaj Madina ke Asrama Haji Medan.

"Yang mengalami kecelakaan itu Bus ALS penumpang umum rute Bogor-Medan, yang nyelonong. Jadi karena dia sama mereknya Bus ALS, nyelonong ikut rombongan kita. Jadi, gak betul bus kita (yang kecelakaan)," ungkapnya.

Sukhairi mengakui Pemkab Madina memang memakai jasa Bus ALS untuk membawa para calhaj menuju Asrama Haji Medan. Namun, bus yang mereka pakai sudah terdaftar di kepolisian dan kementerian agama, serta nomor pintunya juga jelas. "Jadi tidak benar bus kita (kecelakaan). Bus kita dikawal mobil patroli Polres Madina dan Dishub Madina," tegasnya lagi.

Sebelumnya beredar isu bahkan banyak media memberitakan kalau salah satu Bus ALS yang membawa calhaj Madina mengalami kecelakaan, menabrak personel Propam Polres Taput bernama Brigadir David Marpaung yang sedang mengatur lalu lintas yang macet akibat lumpur di Jalinsum Sipirok, Lobu Pining, KM 31-32, Kecamatan Pahae Julu, Kabupaten Taput, Kamis (9/8).

Bus ALS bernomor pintu 170, nomor polisi BK 7130 LD yang dikemudikan Hamdani Nasution itu tergelincir di jalanan licin akibat lumpur dari korekan pelebaran jalan. Hamdani tidak mampu mengendalikan busnya sehingga menabrak Brigadir David Marpaung yang sedang mengatur lalu lintas. Meski sempat dibawa ke RSU Tarutung untuk mendapatkan perawatan medis, Brigadir David Marpaung akhirnya meninggal dunia.

Kecelakaan itu juga merenggut nyawa seorang pengguna jalan bernama Syafaruddin (36), warga Simangambat, Kecamatan Siabu, Kabupaten Mandailing Natal.

Selain itu sejumlah warga lainnya juga menderita luka patah kaki, yakni Parmohonan Harahap (57), warga Medan dirujuk ke RSU Tarutung; Sukdin (40), warga Simangambat luka robek pada kaki dirawat di Puskesmas Pahae Julu; dan Marganda Lumban Gaol (40), warga Dolok Sanggul mengalami patah kaki kiri dirujuk ke RSU Tarutung.

11 Jam Terjebak Macet
Saat kejadian kecelakaan Bus ALS itu, rombongan Bus ALS yang membawa calhaj Madina terjebak macet selama 11 jam akibat tanah longsor di Silangkitang, Pahae, Kabupaten Tapanuli Utara (Taput).

Empat Bus ALS yang membawa 104 calhaj Madina akhirnya bisa  melanjutkan perjalanan menuju Asrama Haji Medan setelah Pemkab Madina dan Polres Madina bekerja sama dengan Polres Taput serta Pemkab setempat memindahkan calhaj dari Bus ALS nomor 4 ke tiga bus lainnya.

"Alhamdulillah berkat doa bersama, akhirnya pukul 13.00 WIB, seluruh jemaah calon haji asal Madina yang tergabung dalam Kloter 14, telah bisa kembali melanjutkan perjalanan menuju Asrama Haji Medan," ujar Kabag Kesra Madina Toras Safuan Nasution kepada andalas melalui seluler, Kamis (10/8).

Dari empat Bus ALS yang membawa 104 jemaah calhaj Madina, satu bus di antaranya harus tinggal karena tidak bisa melalui lokasi longsor tersebut. Bus nomor 4 yang tinggal di lokasi setelah penumpangnya dievakuasi/dibagi ke dalam ketiga bus ALS yang sudah melewati lokasi  longsor.

Bus yang membawa rombongan jemaah calhaj Madina akhirnya tiba dengan selamat di Asrama Haji Medan, Kamis (10/8) sekira pukul 22.00 WIB.

Kemudian pada Jumat (11/8) pagi rombongan calhaj Madina bersama calhaj Kota Medan yang tergabung dalam Kloter 14 Embarkasi Medan telah diberangkatkan dari Asrama Haji Medan ke Tanah Suci, Mekkah, melalui Bandara Kuala Namu, Deli Serdang. (YN/DA)

Beri Komentar Anda

Wajib isi yang bertanda asterik (*). Kode HTML tidak diperbolehkan.

31°C

Medan, Sumatera Utara

Thunderstorms

Humidity: 67%

Wind: 11.27 km/h

  • 24 Aug 2017 31°C 22°C
  • 25 Aug 2017 29°C 22°C

Banner 468 x 60 px