Log in

Truk Laga Kambing, 3 Tewas, 7 Terluka

Warga tampak ramai menyaksikan dua truk tronton yang laga kambing melintang di badan jalan, jalur Medan-Berastagi, Desa Sumbul, Sibolangit, Kabupaten Deli Serdang,Rabu (10/10). Warga tampak ramai menyaksikan dua truk tronton yang laga kambing melintang di badan jalan, jalur Medan-Berastagi, Desa Sumbul, Sibolangit, Kabupaten Deli Serdang,Rabu (10/10).

Jalur Medan-Berastagi Lumpuh Total Belasan Jam

Medan-andalas Dua truk tronton laga kambing di Jalur Djamin Ginting, Desa Sumbul, Kampung Batu, Kecamatan Sibolangit, Kabupaten Deli Serdang, pada Rabu (10/10) dini hari sekitar pukul 02.00 WIB.

Tabrakan maut antara truk tronton bermuatan alat berat dan truk tronton tanpa muatan itu, juga mengakibatkan satu mobil minibus jenis Kijang Krista turut menjadi korban tertabrak salah satu truk tersebut.

Kanit Lantas Polsek Pancur Batu Iptu Sehat Sinulingga mengatakan, tiga korban tewas dan tujuh orang terluka dalam insiden tabrakan maut itu.

"Semua korban sudah dibawa ke RS Adam Malik guna mendapatkan pertolongan medis. Dugaan sementara, sebelum kejadian truk mengambil jalur kanan sehingga terjadi kecelakaan," sebutnya.

Tiga korban tewas tersebut, masing-masing adalah pengemudi truk bermuatan alat berat BK 8819 LW belum diketahui identitasnya, kemudian pengemudi truk tronton tanpa muatan BB 9014 LY, Safril Pandapotan Hutasoit dan kernetnya, Andareas Karo-Karo. Ketiganya meninggal dunia di lokasi kejadian dalam kondisi terjepit di kabin truk.

Sedangkan korban luka antara lain pengemudi mobil Kijang Krista BK 1798 AM, Syafriman (30) beserta enam penumpangnya masing-masing, Mulyadi Solin (44), Fitriono (30), Subianto (30), Anisah (45), Suparman (56), serta Tengku Nanda P Utama (35).

"Iya, benar ada laga kambing antara truk tronton dari Berastagi dengan dump truk dari bawah (Medan). Karena kejadian itu, tiga orang meninggal dunia," kata Kapolsek Pancur Batu Kompol Faidir Chaniago ketika dikonfirmasi.

Berdasarkan informasi diperoleh, sebelum kecelakaan terjadi menyebutkan, truk tronton nomor polisi BB 9014 LY yang dikemudikan Safril Hutasoit (35), warga Jalan SM Raja Bawah, Kecamatan Sidikalang, Kabupaten Dairi, datang dari arah Medan menuju Tanah Karo.

Mengiringi di belakang truk tersebut mobil Toyota Kijang Krista BK 1798 AM, dikemudikan Syafiman (30) warga Desa Blok VI Baru, Kecamatan Gunung Meriah, Aceh Singkil.

Setiba di tempat kejadian perkara (TKP), truk tronton BK 8819 LW bermuatan alat berat yang belum diketahui identitas sopirnya datang dari arah berlawanan melaju dengan cepat dan berusaha mendahului mobil penumpang di depannya.

Dalam jarak yang sudah terlalu dekat, akhirnya tabrakan kedua truk tronton tersebut tidak bisa dihindari. Kedua truk laga kambing di lokasi.

Kerasnya hantaman truk bermuatan alat berat tersebut membuat truk tanpa muatan terdorong ke belakang dan menghantam Kijang Krista, lalu terguling. Sedangkan Kijang Krista terperosok ke beram jalan.  "Korban meninggal dunia untuk sementara tiga orang. Satu dari truk Escavator (bermuatan alat berat) dan dari truk Fuso dua orang. Karena mereka langsung kepala ketemu kepala," kata Kasatlantas Polrestabes Medan AKBP Juliani Prihatini.

Sedangkan untuk korban luka pihaknya masih melakukan pendataan. "Untuk korban luka-luka belum terdata, karena langsung dibawa ke RSUP Haji Adam Malik Medan," tuturnya.

Juliani menjelaskan bahwa ia tiba di lokasi sekitar pukul 03.00 WIB. Dan belum bisa memintai banyak keterangan, karena langsung mengevakuasi para korban. "Evakuasi korban sudah terakhir salah satu korban yang terhimpit di truk. Tapi kalau pengendara di Mobil Kijang, sudah dievakuasi sejak pagi," jelas Juliani.

Saat dikonfirmasi Juliani mengaku pihaknya masih masih berupaya melakukan evakuasi terhadap truk bermuatan alat berat yang melintang di jalan. "Evakuasi harus segera dilakukan agar para pengendara yang hendak melintas bisa segera melewati Jalur Medan Sibolangit tersebut," pungkas Juliani.

Akibat tabrakan maut tersebut, jalur lintas Medan-Berastagi sempat lumpuh total selama belasan jam. Sebab truk tronton yang terlibat kecelakaan menutup badan jalan sehingga menghalangi kendaraan lain yang akan melintas.

Antrean kendaraan yang terjebak kemacetan baik dari arah Medan maupun Berastagi bahkan sampai berlapis tiga dengan panjang mencapai belasan kilometer.

Lambatnya proses evakuasi truk tronton yang mengalami kecelakaan tersebut karena pihak kepolisian harus menunggu datangnya alat berat ke lokasi. Proses evakuasi bahkan berlangsung hingga Rabu petang.

Pihak kepolisian sempat mengimbau para pengendara agar mencari jalur alternatif karena jalur tersebut tidak bisa dilintasi karena tertutup truk nahas tersebut dan proses evakuasi truk bakal memakan waktu cukup lama.

"Kita sudah bekerja sama dengan Polres Tanah Karo termasuk Polsek Pancurbatu, untuk menyarankan kepada pengguna jalan agar menggunakan jalur alternatif lain," kata Kasat Lantas Polrestabes Medan AKBP Juliani Prihatini.

Juliani juga sempat mengimbau kepada masyarakat yang hendak bepergian ke arah Tanah Karo, Dairi, Subulussalam, dan Kutacane, agar mengambil jalur Medan-Siantar-Merek.

Evakuasi kedua truk menurut akan berjalan lama sebab masih harus menunggu datangnya alat berat untuk evakuasi dan diperkirakan selesai sampai Rabu sore.

"Tapi kita upayakan tidak sampai sore evakuasi kendaraan sudah selesai," jelas Juliani. (DA)

27°C

Medan, Sumatera Utara

Thunderstorms

Humidity: 85%

Wind: 9.66 km/h

  • 12 Dec 2018 28°C 22°C
  • 13 Dec 2018 27°C 23°C

Banner 468 x 60 px