Log in

Tengku Erry Nyanyikan Lagu "Pamit"

Gubsu Tengku Erry Nuradi saat menyanyi mengibur tamu undangan di acara Resepsi HUT ke-70 Provsu di Gubernuran, Medan, Senin (16/4). Gubsu Tengku Erry Nuradi saat menyanyi mengibur tamu undangan di acara Resepsi HUT ke-70 Provsu di Gubernuran, Medan, Senin (16/4).

Medan-andalas Gubernur Sumatera Utara Tengku Erry Nuradi unjuk kebolehan bakat menyanyi dalam resepsi makan siang HUT ke-70 Provinsi Sumatera Utara di Gubernuran, Jalan Sudirman, Medan Senin (16/4). Dia menyanyikan lagu "Pamit" (Selamat Tinggal) yang dipopulerkan oleh  Broery Marantika.

Lagu ini terasa sangat menyentuh para tamu undangan yang hadir di acara itu, tidak terkecuali para Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemprovsu.

Bahkan sejumlah ASN  yang sehari-hari bertugas di bagian Humas Pemprovsu sempat tak kuasa menahan deraian air matanya saat bait demi bait lagu tersebut dilantunkan Tengku Erry.

"Izinkan aku pergi, apalagi yang engkau tangisi, semogalah penggantiku, dapat lebih mengerti hatimu...," lantun Gubsu saat bernyanyi.

Lagu tersebut memang bisa dikatakan sebagai tanda perpisahan dari Tengku Erry yang akan habis masa jabatannya sebagai Gubsu. Lagu tersebut sekan-akan menjadi pesan pamitnya  walau terasa berat. Namun, itu semua harus dijalani dan berharap penggantinya kelak dapat berbuat untuk Sumut lebih baik lagi.

"Memang berat kurasa, meninggalkan kasih yang ku cinta, namun bagaimana lagi semuanya harus kujalani. Selamat tinggal ku doakan kau selalu bahagia, hanya pesanku jangan lupa kirimkan kabar mu..." Begitu kelanjutan bait-bait lagu yang dinyanyikan Tengku Erry dengan penuh perasaan.

Tampaknya, hari itu benar-benar menjadi panggung buat Tengku Erry mencurahkan segenap isi hatinya lewat lagu. Setelah membawakan lagu "Pamit" diapun terlihat enjoy dan berjoget bersama dengan para pejabat serta ASN saat irama musik berubah kocak.

Tak ketinggalan, Plt Sekdaprovsu Ibu S Hutomo juga unjuk kebolehan menyanyi, dan langsung barbaur bergoyang bersama ASN lainnya untuk menikmati irama musik yang ada.

"Ayo lanjutkan lagi goyangnya," kata salah satu pegawai yang langsung ikut bergoyang.

Resepsi makan siang itu sebelumnya diawali dengan pemotongan nasi tumpeng. Tengku Erry memberikan potongan tumpeng pertama kepada Abdul Wahab Dalimunte yang merupakan mantan Ketua DPRD Sumut dan saat ini menjabat Anggota DPR-RI.

Hadir juga saat itu Wakil Gubernur Sumatera Utara Nurhajizah Marpaung, Ketua DPRD Sumut Wagirin Arman, mewakili unsur Forkopimda Sumut, Wakil Wali Kota Medan Akhyar Nasution, dan tamu undangan lainya.

Luncurkan Tiga Buku

Sementara itu pada Minggu (15/4) malam, Tengku Erry meluncurkan tiga buku biografinya, di Ballroom Hotel Adimulia, Medan. Peluncuran buku ini menjadi istimewa, karena bertepatan dengan perayaan HUT ke-70 Provsu.

Tiga buku tersebut adalah “Sumut Paten” dan “Kata Mereka” karya Izharry Agusjaya Moenzir, mantan wartawan Waspada, serta buku “Membangun dengan Kesederhanaan: Biografi Sosial, Politik, Ekonomi, Budaya dan Keagamaan” yang ditulis Prof Dr Hasan Bakti Nasution MA, Dr Fuji Rahmadi P MA, Drs H Amhar Nasution MA, dan Drs Buang Agus S.

“Sengaja di-launching pada hari ini, karena ini adalah hari bahagia ulang tahun Sumut ke-70. Momen ulang tahun Sumut adalah saat yang tepat untuk meluncurkan buku,” kata Tengku Erry dalam sambutannya malam itu.

Buku yang diluncurkan tersebut merupakan biografi Tengku Erry secara lengkap. Baik perjalanan hidup pribadi maupun karier kepemimpinannya. Juga memuat pandangan dan kesan pribadi tokoh masyarakat, elite politik, dan birokrat nasional maupun lokal tentang Tengku Erry.

Mantan Sekdaprov Sumut Muhyan Tambusai mengatakan, Tengku Erry memiliki kelebihan yang sejak dulu tidak pernah memanfaatkan fasilitas sang kakak (almarhum) HT Rizal Nurdin yang merupakan seorang Gubsu. Menurutnya sosok “Sumut Satu” itu telah berhasil memimpin Kabupaten Sergai sebagai Bupati, punya rasa setia kawan dan amat harmonis dengan sang wakil saat itu, H Soekirman.

Sementara Ketua DPRD Sumut Wagirin Arman mengatakan ingat betul di saat evaluasi semester pertama 2015, bahwa pendapatan asli daerah kurang memuaskan. “Di perjalanan ternyata beda. Ternyata ada beberapa indikator dan nyata, terlihat pendapatan asli daerah meningkat. Beberapa sektor meningkat,” kata Wagirin.

Bupati Serdang Bedagai Soekirman juga menyambut positif peluncuran buku tersebut. Menurutnya, saat ini Sumut menjadi provinsi literasi. Namun tingkat literasi di kalangan anak muda belum memuaskan.

"Dengan tahun literasi ini, tiga buku ini diharapkan bisa menambah khazanah perpustakaan literasi di Sumut. Mudah-mudahan buku ini menjadi amal jariyah Tengku Erry Nuradi,” katanya dalam acara yang turut dimeriahkan penampilan dari penyanyi terkenal Ebiet G Ade tersebut. (WAN)

Beri Komentar Anda

Wajib isi yang bertanda asterik (*). Kode HTML tidak diperbolehkan.

27°C

Medan, Sumatera Utara

Scattered Thunderstorms

Humidity: 82%

Wind: 11.27 km/h

  • 23 Apr 2018 30°C 23°C
  • 24 Apr 2018 30°C 22°C

Banner 468 x 60 px