Log in
Pemkab-Aceh-Selatan-Sekda-Bupati.jpg

Tak Pernah Terima Bansos, Warga Miskin Surati Bupati Dairi

   Keluarga Morhan Simamora tinggal di rumah sangat sederhana di Barisan Kuta Mbellang Desa Karing, tidak pernah tersentuh program Bansos dari pemerintah Keluarga Morhan Simamora tinggal di rumah sangat sederhana di Barisan Kuta Mbellang Desa Karing, tidak pernah tersentuh program Bansos dari pemerintah


Sidikalang-andalas Enam Kepala Keluarga (KK) warga Barisan Kuta Mbellang, Desa Karing Kecamatan Berampu, Kabupaten Dairi, melayangkan surat kepada Bupati Eddy Kelleng Ate Berutu, meminta perhatian agar diikutkan sebagai penerima bantuan sosial dampak covid-19.

Surat tertanggal 1 Juni 2020 di lembaran buku tulis dan ditulis tangan, ditandatangani Jekrim Maharaja, Morhan Simamora, Lamkariah Manik, Rosma Banurea, Sangapan Tua Simamora dan Oloan Manik. Dalam suratnya, mereka menyebut pekerjaan sebagai upahan yang kerap ditekuni sebelumnya, sudah tidak tersedia pasca merebaknya wabah covid-19.

Mereka juga menunggu kehadiran Bupati untuk meninjau dan memastikan kondisi mereka yang sangat terdampak akibat wabah yang terjadi. “Untuk memastikan bahwa kami sangat terdampak covid, kami menunggu kehadiran bapak meninjau rumah kami masing-masing” tulis mereka dalam surat dimaksud.

Salinan surat tersebut disampaikan keberbagai pihak termasuk kepada anggota DPRD Dairi. Charles Tamba anggota Fraksi Golkar menyebut akan menyuarakan aspirasi tersebut pada sidang dewan. “Hari ini, ada agenda rapat, surat ini akan saya bacakan didalam rapat”, sebut Charles sembari berharap aspirasi tersebut mendapat atensi eksekutif.

Salah seorang warga yang turut membubuhkan tandatangan dalam surat tersebut, Morhan Simamora kepada wartawan, Senin (1/6) menguraikan, keluarganya belum pernah tersentuh program bantuan sosial dari pemerintah.

Morhan didampingi istri Merida boru Manik mengaku, kesehariannya bekerja sebagai petani tetapi terkadang bekerja ke ladang tetangga sebagai upahan dengan imbalan Rp70 ribu per hari. “Sebelumnya, kerap bekerja ke ladang orang atau tetangga, namun pasca merebaknya wabah corona, kerja upahan tidak lagi tersedia“, terangnya.

Selain tidak mendapatkan bansos penanggulangan covid-19, Morhan juga menyebut keluarganya belum pernah mencicipi sentuhan program sosial seperti Kartu Pintar, Program Keluarga Harapan atau Bansos lainnya.

Disebutkan, keluarga itu memiliki dokumen kependudukan lengkap, sementara protes kepada Kepala Desa dan Camat telah disampaikan, tetapi hanya direspon dengan jawaban untuk bersabar.

Tetangga Morhan bermarga Padang mengaku prihatin dengan kondisi ekonomi keluarga Morhan. Menurutnya tidak ada alasan bahwa keluarga itu tidak disertakan sebagai penerima bantuan terdampak Covid.

“Secara kasat mata saja, sesungguhnya tidak ada alasan bahwa keluarga ini tidak disertakan memperoleh bantuan terdampak Covid, tengok saja kondisi huniannya,”sebut Padang. Hunian dimaksud cukup sederhana, berkonstruksi kayu yang tampak sudah menua dan berukuran relatif kecil, sementara lantai semen sudah banyak terkelupas. (GOL)

22°C

Medan, Sumatera Utara

Cloudy

Humidity: 95%

Wind: 11.27 km/h

  • 04 Jan 2019 29°C 21°C
  • 05 Jan 2019 31°C 21°C