Log in

Tabung Gas Bocor di Pesta Sunatan, 13 Orang Luka Bakar

Sebagian korban terbakar yang dirawat di Klinik Harun. Sebagian korban terbakar yang dirawat di Klinik Harun.

Suasana bahagia di kediaman pasangan suami-istri, Junaedi dan Neni, di Dusun Sono, Desa Lalang, Kecamatan Medang Deras, Kabupaten Batu Bara, mendadak berubah menjadi cerita pilu, Jumat (31/8).

Itu setelah sebuah tabung gas bahan bakar keperluan memasak untuk hajatan sunatan putra pasutri itu, bocor dan menyambar api.     

Kobaran api yang cukup  besar itu mucul tiba-tiba dan langsung menjilat orang-orang yang ada di sekitarnya. Sebanyak 13 orang terluka dalam peristiwa itu. Tubuh mereka melepuh terkena jilatan api.

Salah seorang korban, Ucok kepada wartawan di Klinik Harun menceritakan, sekitar pukul 10.30 WIB ia bermaksud memasang tabung gas di dalam rumah untuk membantu memasak dalam hajatan pesta sunatan tuan rumah.

Begitu disambungkan dengan regulator yang terhubung dengan kompor, dari  tabung itu tercium bau mengeluarkan gas. Saat regulatornya dilepas ternyata gas tetap keluar dari mulut tabung.

"Kami sempat bingung kemudian ada yang bilang masukkan ke air, lalu tabung itu dimasukkan ke ember di dalam kamar mandi. Ternyata gas sudah menyebar ke seluruh ruang dapur, lalu lidah api dari tungku masak di belakang rumah masuk dari atas dan menyambar gas yang menguap," kata Ucok.

Orang-orang yang ada di dalam ruangan dapur terbakar pun terjilat api sehingga beberapa bagian tubuh mereka terluka. Setelah suasana histeris akibat kejadian ini reda, seluruh korban dilarikan ke klinik terdekat. Kebanyakan korban mengalami luka bakar di kaki, pundak, dan bagian belakang tubuh mereka.

Kepala Klinik Harun H Harun mengatakan ada beberapa korban yang terpaksa dirujuk ke rumah sakit. "Itu karena luka bakarnya di atas 40 persen, kalau yang tetap di sini sekitar 10 persen," terang Harun.

Para korban yang tetap dirawat di klinik, antara lain Neni, Ilham Fahmi, Kevin, Ridwan, Supriatna, Lupi, Sisi, Sri Astuti, Andi Syahputra, Bambang, Sakiem dan Alfian.

Tragisnya, Dimas, pengantin yang akan disunat juga turut mengalami luka bakar. Kondisi lukanya bahkan cukup serius sehingga harus dirujuk ke rumah sakit untuk mendapat perawatan yang lebih intensif.

Atas kejadian, keluarga besar Junaedi dan Neni pun akan rembug kembali untuk memutuskan apakah hajatan ini diteruskan atau ditunda. (SUSI/PUR)

Beri Komentar Anda

Wajib isi yang bertanda asterik (*). Kode HTML tidak diperbolehkan.

23°C

Medan, Sumatera Utara

Cloudy

Humidity: 90%

Wind: 11.27 km/h

  • 21 Sep 2018 30°C 22°C
  • 22 Sep 2018 27°C 22°C

Banner 468 x 60 px