Log in

Suhendra, Pemilik 200 Kg Ganja Divonis Seumur Hidup

Terdakwa Suhendra saat mendengar pembacaan putusan oleh majelis hakim pada sidang yang digelar di PN Lubuk Pakam Cabang Labuhan Deli, Selasa (11/6). andalas/desrin pasaribu Terdakwa Suhendra saat mendengar pembacaan putusan oleh majelis hakim pada sidang yang digelar di PN Lubuk Pakam Cabang Labuhan Deli, Selasa (11/6). andalas/desrin pasaribu

Majelis hakim Pengadilan Negeri (PN) Lubuk Pakam Cabang Labuhan Deli memvonis hukuman penjara seumur hidup kepada pemilik 200 kg ganja, Suhendra (29), warga Jalan Tanjung Balai Gang Setia Tirta, Desa Sunggal Kanan, Kecamatan Sunggal, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara, Selasa (11/6).

Dalam amar putusannya, majelis hakim menyatakan terdakwa terbukti memiliki 200 kg ganja. “Terdakwa dinyatakan melanggar pasal 114 ayat (2) UU RI No.35 tahun 2009 tentang narkotika jenis ganja, maka divonis hukuman penjara seumur hidup,” kata ketua majelis hakim Megawati SH didampingi anggota majelis hakim Halimatuksakdiah SH dan Rahmadini SH.

Vonis majelis hakim sama dengan tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Cabjari Labuhan Deli Berkat SH. Majelis hakim juga menyatakan, barang bukti (BB) ganja seberat 200 kg dimusnahkan dan mobil avanza dirampas untuk negara.

Menurut majelis hakim, yang memberatkan terdakwa tidak mendukung program pemerintah tentang pemberantasan narkotika, berpeluang mempercepat peredaran narkoba, merusak generasi muda, dapat menciptakan pengguna narkoba baru.

Sedangkan yang meringkan, terdakwa menyesali perbuatannya, mengakui bahwa barang bukti ganja itu miliknya, dan sopan dalam persidangan.

Usai membacakan putusannya, majelis hakim menyarankan kepada terdakwa Suhendra supaya berkonsultasi dengan penasihat hukumnya, M Amru Sinaga SH, terkait vonis hukuman penjara seumur hidup itu.

Setelah berkonsultasi dengan penasihat hukumnya, Suhendra dan penasihat hukum menyatakan pikir-pikir. Begitu JPU menyatakan pikir-pikir. Hakim memberitahukan bahwa waktu pikir-pikir hanya seminggu.

Sebelumnya, JPU Berkat SH dalam dakwaannya mengatakan, Suhendra merupakan pengedar ganja antarprovinsi yakni Aceh-Medan-Pekanbaru.

Suhendra diamankan petugas Satresnarkoba Polrestabes Medan pada Jumat (21/9/2018) saat membawa ganja siap edar seberat 200 kg. Selain menyita ganja, petugas juga dua unit mobil dan 1 sepeda motor.

Penangkapan terhadap Suhendra berawal dari informasi masyarakat yang menyebutkan ada seorang pria yang tinggal di Jalan Tanjung Balai Gang Setia Tirta  membawa ganja dari Aceh Utara  dan hendak dibawa menuju Pekanbaru lewat jalur darat.

Atas informasi tersebut petugas  melakukan penyelidikan ke lokasi yang dimaksud. Selanjutnya petugas menggerebek rumahnya  dan melakukan penggeledahan. Hasilnya, petugas menemukan barang bukti 200 kg ganja dari dalam mobil Toyota Avanza warna silver dan mobil Grandmax warna hitam milik terdakwa Suhendra yang terparkir di teras rumahnya.

Dalam pemeriksaan di depan majelis hakim, Suhendra  mengatakan ia dijanjikan upah Rp 80 juta oleh pemilik 200 kg ganja bernama Fadli (buron). (DP)

22°C

Medan, Sumatera Utara

Cloudy

Humidity: 95%

Wind: 11.27 km/h

  • 04 Jan 2019 29°C 21°C
  • 05 Jan 2019 31°C 21°C

Banner 468 x 60 px