Log in

Sempati Star Tabrak Sejumlah Kenderaan

Mobil penumpang L300 yang ringsek akibat ditabrak Bus Sempati Star di kawasan Desa Rambaiyan ,Kecamatan Peukan Baro, Kabupaten Pidie. andalas|dhian Mobil penumpang L300 yang ringsek akibat ditabrak Bus Sempati Star di kawasan Desa Rambaiyan ,Kecamatan Peukan Baro, Kabupaten Pidie. andalas|dhian

Tiga Tewas, Tiga Luka Berat

Sigli,Aceh-andalas Kecelakaan Bus Sempati Star kembali merenggut korban jiwa. Kali ini terjadi di Jalinsum Banda Aceh-Medan kawasan Desa Rambaiyan, Kecamatan Peukan Baro, Kabupaten Pidie. Kecelakaan yang terjadi pada Rabu pagi (10/10) sekitar pukul 05.15 WIB itu mengakibatkan tiga nyawa melayang, tiga luka berat, dan satu luka ringan.

Kasat Lantas Polres Pidie AKP Radhika Angga Rista kepada andalas membenarkan peristiwa tabrakan maut tersebut. Kronologis kejadian itu disebutkan, Bus Sempati Star Peristiwa bernomor polisi BL 7777 A itu awalnya melaju kencang dari arah Medan menuju Banda Aceh. Lalu tiba-tiba hilang kendali saat melintasi tikungan tajam dari pangkal jembatan Jalan Nasional Desa Rambayan.

Bus yang dikemudikan Ridwan (31) warga Desa Matang Kruet, Kecamatan Pante Bidari, Kabupaten Aceh Timur tersebut kemudian menghantam dua beca barang di depannya yang masing masing dikendarai M Hasan (35) dan Ridwan (54) keduanya warga Kecamatan Keumala, Kabupaten Pidie.

Setelah itu bus menghantam bagian samping mobil penumpang L300 BL 1887 AN yang disopiri Mahdi (48) yang datang dari arah berlawanan, atau dari arah Banda Aceh menuju Medan.

Tidak berhenti sampai di situ, di belakang mobil L300 meluncur kendaraan lainnya, yakni mobil barang Colt BL 9052 PB yang dikemudikan Yusri Yunus, warga Desa Cebreik, Kecamatan Simpang Tiga.

Sopir mobil barang ini, tidak mampu lagi menginjak rem pakam, sehingga turut menyenggol dari belakang mopen L300 yang dikemudikan Mahdi. "Itulah kronologis kejadian di subuh hari tadi," ujar Kasatlantas Polres Pidie.

Ia juga menyebutkan, tercatat tiga orang meninggal dunia, masing masing adalah Bahenol Bakirin (63) warga Kota Lhoksukon, Aceh Utara. Selanjutnya, Andika Yoga Fandana (28) dan M.Hasan (35) warga Desa Naleueng, Kecamatan Keumala, Kabupaten Pidie, pengemudi beca barang.

Sedangkan yang luka berat adalah Mahdi (48) sopir L300, Ridwan (54) pengemudi beca mesin (betor) dan M Nasir (25) warga Desa Sawang, Aceh Utara. Sementara satu orang luka ringan adalah Khatijah (38) warga Sungai Raya, Aceh Tamiang.

Tabrakan maut Bus Sempati Star sempat membuat geger warga setempat di subuh hari tersebut. "Warga saat itu baru saja Salat Subuh dan langsung berhamburan keluar rumah karena mendengar suara dentuman yang sangat keras dari arah jalan raya," papar sejumlah warga Desa Rambaiyan kepada andalas.

Akibat tabrakan keras itu, dua penumpang L300, masing masing Andika Yoga Anggana (20) alamat Aceh Tamiang, tewas di tempat. Sedangkan, Bachrul Wakidin (59) tahun meninggal di Rumah Sakit Umum Tgk Abdullah Syafe'i Beureunuen, Kecamatan Mutiara, Kabupaten Pidie.

Bachrul Wakidin, beralamat Lhoksukon, Aceh Utara saat tabrakan sempat muntah darah. Korban menghembuskan nafas terakhir saat dalam perawatan medis di RSU Beureunuen, sebut salah seorang perawat di RSU Beureunuen. (DHIAN)

22°C

Medan, Sumatera Utara

Cloudy

Humidity: 98%

Wind: 8.05 km/h

  • 20 Oct 2018 30°C 21°C
  • 21 Oct 2018 28°C 22°C

Banner 468 x 60 px