Log in

Sah, Jokowi-Ma'ruf Presiden dan Wapres 2019-2024


Jakarta-andalas Joko Widodo (Jokowi) dan Ma'ruf Amin mengucapkan sumpah jabatan sebagai presiden dan wakil presiden Republik Indonesia (RI). Di bawah Alquran dan di hadapan tamu undangan serta ribuan pasang mata rakyat Indonesia, Jokowi dan Ma'ruf Amin mengucap sumpah jabatan.

Jokowi lebih dulu memulai pengambilan sumpah. "Demi Allah saya bersumpah akan memenuhi kewajiban Presiden Republik Indonesia dengan sebaik-baiknya dan seadil-adilnya. Memegang teguh Undang-Undang Dasar dan menjalankan segenap Undang-Undang dan peraturan dengan selurus-lurusnya nya serta berbakti pada nusa dan bangsa," ujar Jokowi.

Dilanjutkan pengambilan sumpah Ma'ruf Amin sebagai Wakil Presiden. "Demi Allah saya bersumpah akan memenuhi kewajiban Wakil Presiden Republik Indonesia dengan sebaik-baiknya dan seadil-adilnya. Memegang teguh Undang-Undang Dasar dan menjalankan segenap Undang-Undang dan peraturan dengan selurus-lurusnya nya serta berbakti pada nusa dan bangsa," kata Ma'ruf Amin.

Setelah keduanya mengucapkan sumpah jabatan, mereka menandatangani berita acara pelantikan. Disusul penandatanganan yang dilakukan pimpinan MPR.

"Alhamdulillah kita telah menyaksikan sumpah jabatan presiden dan wakil presiden. Dengan begitu mulai saat ini, Ir Joko Widodo dan Ma'ruf Amin menjadi Presiden dan Wakil Presiden untuk masa jabatan 2019-2024," ujar Ketua MPR Bambang Soesatyo (Bamsoet).

Dalam pidato pertamanya sebagai Presiden periode kedua, Jokowi menyampaikan lima hal yang akan dikerjakan dalam lima tahun ke depan.

"Pertama, pembangunan SDM akan menjadi prioritas utama kita, membangun SDM yang pekerja keras, yang dinamis. Membangun SDM yang terampil, menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi. Mengundang talenta-talenta global bekerja sama dengan kita," ujar Jokowi.

"Itupun tidak bisa diraih dengan cara-cara lama, cara-cara baru harus dikembangkan. Kita perlu endowment fund yang besar untuk manajemen SDM kita. Kerja sama dengan industri juga penting dioptimalkan. Dan juga penggunaan teknologi yang mempermudah jangkauan ke seluruh pelosok negeri," tambah Jokowi.

Kedua, lanjut Jokowi, pembangunan infrastruktur akan dilanjutkan. Infrastruktur yang menghubungkan kawasan produksi dengan kawasan distribusi, yang mempermudah akses ke kawasan wisata, yang mendongkrak lapangan kerja baru, yang mengakselerasi nilai tambah perekonomian rakyat.

"Ketiga, segala bentuk kendala regulasi harus kita sederhanakan, harus kita potong, harus kita pangkas. Pemerintah akan mengajak DPR untuk menerbitkan 2 undang-undang besar. Pertama, UU Cipta Lapangan Kerja. Kedua, UU Pemberdayaan UMKM.

Masing-masing UU tersebut akan menjadi Omnibus law, yaitu satu UU yang sekaligus merevisi beberapa UU, bahkan puluhan UU.

Puluhan UU yang menghambat penciptaan lapangan kerja langsung direvisi sekaligus. Puluhan UU yang menghambat pengembangan UMKM juga akan langsung direvisi," tutur Jokowi.

Keempat, kata Jokowi, penyederhanaan birokrasi harus terus dilakukan besar-besaran. Investasi untuk penciptaan lapangan kerja harus diprioritaskan. Prosedur yang panjang harus dipotong.

"Birokrasi yang panjang harus kita pangkas. Eselonisasi harus disederhanakan. Eselon I, eselon II, eselon III, eselon IV, apa tidak kebanyakan? Saya minta untuk disederhanakan menjadi 2 level saja, diganti dengan jabatan fungsional yang menghargai keahlian, menghargai kompetensi. Saya juga minta kepada para menteri, para pejabat dan birokrat, agar serius menjamin tercapainya tujuan program pembangunan. Bagi yang tidak serius, saya tidak akan memberi ampun. Saya pastikan, pasti saya copot," tegas Jokowi.

Pada akhirnya, lanjut Jokowi, yang kelima adalah transformasi ekonomi. "Kita harus bertransformasi dari ketergantungan pada sumber daya alam menjadi daya saing manufaktur dan jasa modern yang mempunyai nilai tambah tinggi bagi kemakmuran bangsa demi keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia," ujar Jokowi.

Terima Relawan
Setelah pelantikannya sebagai Presiden RI Periode 2019-2024, Presiden Joko Widodo kembali menerima tamu kenegaraaan mulai dari kunjungan kehormatan Wakil Presiden Tiongkok, Wakil Presiden Vietnam, Wakil Presiden Myanmar, hingga utusan khusus sejumlah negara sahabat.

Presiden Joko Widodo (Jokowi) setelah dilantik sebagai Presiden RI periode 2019-2024 melanjutkan agenda menerima tamu kenegaraan di Ruang Kredensial, Istana Merdeka, Jakarta, Minggu malam.

"Malam ini saya masih menerima beberapa wakil presiden, mungkin nanti sampai jam sembilan (21.00 WIB)," kata Presiden Jokowi setelah tiba di Istana Merdeka usai pelantikannya.

"Setelah itu ada pertemuan dengan relawan. Setelah itu ada pertemuan lagi yang lain," tutur Presiden Jokowi menambahkan.

Beberapa kunjungan kehormatan yang diterimanya yakni pada kunjungan kehormatan Wakil Presiden Republik Rakyat Tiongkok, Wang Qishan. Setelah itu, kunjungan kehormatan Wakil Presiden Republik Sosialis Vietnam Dang Thi Ngoc Thinh.

Selanjutnya, kunjungan kehormatan Wakil Presiden Republik Uni Myanmar, Henry Van Thio. Kemudian pada pukul 20.00 WIB, Presiden Jokowi menerima kunjungan kehormatan Utusan Khusus Negara Sahabat kepada Presiden Republik Indonesia.

Para utusan khusus yang diterima Presiden Jokowi yakni Khusus Presiden Republik Korea, Noh Young-min, Utusan Khusus Presiden Filipina, Theodoro Locsin Jr, Utusan Khusus Perdana Menteri Jepang, Nakayama Norihiro, Utusan Khusus Presiden Persatuan Emirat Arab, Sheikh Nahyan Mabarak Al Nahyan, dan Utusan Khusus Presiden Amerika Serikat, Hon. Elaine L. Chao.

Sedangkan Ma'ruf Amin tiba di Istana Wakil Presiden (Wapres) di Jakarta Pusat. Ma'ruf tampak semringah saat menginjakkan kaki di kantor barunya itu.

Ma'ruf tiba di Istana Wapres, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Minggu (20/10), pukul 19.21 WIB. Setiba di lokasi, Ma'ruf disambut oleh tamu undangan yang lebih dulu tiba di Istana Wapres.

Di Istana Wapres Ma'ruf akan courtesy call dengan sejumlah petinggi negara sahabat. Ketua MUI nonaktif itu diagendakan courtesy call dengan Wapres China pukul 19.30 WIB, kemudian pukul 19.55 WIB dengan Wapres Myanmar.

Ma'ruf Amin sempat kembali ke kediamannya di Jalan Situbondo Nomor 16, Menteng, Jakarta Pusat, usai menjalani prosesi pelantikan.

"Ya bapak baru tiba, tapi tidak tahu lagi ke mana setelah ini," ujar salah seorang Petugas Pengamanan Presiden (Paspampres) yang berjaga.

Berdasarkan pantauan, Ma'ruf beserta rombongan tiba di kediaman sekitar pukul 18.15 WIB. Kedatangan Ma'ruf tidak mengundang perhatian masyarakat sekitar. (MDC/ANT/DOH)

22°C

Medan, Sumatera Utara

Cloudy

Humidity: 95%

Wind: 11.27 km/h

  • 04 Jan 2019 29°C 21°C
  • 05 Jan 2019 31°C 21°C

Banner 468 x 60 px