Log in

Rycko Tembak Mati 11 Bandar Narkoba

PERLIHATKAN Kapolda Sumut IrjenPol Rycko Amelza Dahniel bersama Kapolrestabes Medan Kombes Sandi Nugroho, Kamis (18/5) memperlihatkan senjata api rakitan dan timbangan elektronik milik bandar sabu asal Aceh yang ditembak mati di Sunggal. andalas|hs poetra PERLIHATKAN Kapolda Sumut IrjenPol Rycko Amelza Dahniel bersama Kapolrestabes Medan Kombes Sandi Nugroho, Kamis (18/5) memperlihatkan senjata api rakitan dan timbangan elektronik milik bandar sabu asal Aceh yang ditembak mati di Sunggal. andalas|hs poetra

Tujuh Bulan Jabat Kapolda Sumut

Medan-andalas  Ini peringatan bagi bandar narkoba di Provinsi Sumatera Utara (Sumut). Polisi di daerah ini sudah mendapat perintah untuk memberikan tindakan tegas, termasuk menembak mati pelaku. Selama tujuh bulan Polda Sumut dipimpin Irjen Rycko Amelza Dahniel, 11 bandar narkoba sudah ditembak mati. 

"Penembakan sesuai prosedur. Itu perintah saya. Itu membuktikan Polda Sumut terus memberikan tindakan tegas kepada para pelaku kejahatan narkoba,” ujar Kapolda Sumut Irjen Rycko Amelza Dahniel saat pemaparan penembakan dua bandar narkoba, di depan kamar mayat Rumah Sakit (RS) Bhayangkara, Jalan KH Wahid Hasyim Medan, Kamis (18/5).

Didampingi Kapolrestabes Medan Kombes Pol Sandi Nugroho, Rycko mengatakan, dua tersangka bandar narkoba ditembak mati polisi di Sunggal, Medan. Mereka ditengarai telah mengedarkan 8 kg sabu-sabu di Medan.

Tersangka yang ditembak mati yaitu, MR (22) dan ML (22). Dari tangan warga Sigli, Aceh ini, tim dari Satuan Reserse Narkoba Polrestabes Medan menyita 2 kg sabu-sabu dan sepucuk revolver rakitan berikut sejumlah peluru.

"Ini bandar yang ke-10 dan ke-11 yang kita tembak mati. Tindakan tegas kita kepada bandar. Polda Sumut konsisten memberi tindakan tegas. Kita akan terus kejar pelaku," jelas pria yang resmi menjabat Kapolda Sumut sejak Jumat, 14 Oktober 2016.

Penembakan terhadap MR dan ML bermula dari penangkapan keduanya di Jalan Sei Rokan, Medan, Selasa (16/5) malam. Dari tangan keduanya disita 1 kg sabu-sabu.

Selanjutnya petugas mengembangkan penangkapan itu. Mereka menggeledah tempat kos keduanya di Jalan Sei Begawan. Di sana tidak ditemukan narkotika.

Kedua tersangka kemudian mengaku menyimpan sabu-sabu di Perumahan Tor Ganda, Jalan Bunga Raya, Sunggal. Di sana ditemukan ransel berisi 1 kg sabu-sabu.

Saat penggeledahan itu, MR dan ML melakukan perlawanan. "Waktu disuruh membuka ransel, pelaku mengambil pistol dan mengancam petugas menggunakan pistol yang diambil dari ransel, kemudian lari ke wilayah perkuburan," jelas Kapolrestabes Medan Kombes Sandi Nugroho.

Tiga petugas yang mengapit MR dan ML langsung melakukan pengejaran. Mereka akhirnya menembak mati keduanya. MR dan ML diduga sebagai bandar yang terkait dengan jaringan pengedar narkoba Malaysia-Aceh-Medan. Sabu-sabu yang diedarkan diduga berasal dari Tiongkok dan menggunakan bungkus teh warna jingga.

Untuk mengelabui petugas, pelaku memindahkan sabu dari bungkus teh ke dalam plastik bening ukuran 1 kg. "Jadi seolah-olah seperti gula pasir," sambung Sandi.

Polisi juga menemukan 8 bungkus teh yang sudah kosong. "Kita menduga mereka sudah berhasil mengedarkan 8 kg sabu-sabu," papar Sandi.
Kapolda Sumut Rycko Amelza Dahniel memaparkan, tindakan tegas ini dilakukan karena narkoba masih menjadi masalah yang sangat mengkhawatirkan di Sumut. Dari 10 kasus hukum di daerah ini, 7 atau 8 di antaranya merupakan kasus narkoba.

"Tindakan tegas untuk memberi efek jera dan bukti keseriusan Polda Sumut melindungi masyarakat dari bahaya narkoba," tandas Rycko.

Polda Sumut, katanya, akan terus melakukan pengembangan dan pengejaran terhadap sindikat bandar sabu asal Aceh dan bandar narkotika lainnya di Sumut.

"Kejahatan narkoba ini menjadi sangat prioritas bagi jajaran Polda Sumut. Ini akan terus dilakukan pengembangan dan pengejaran terhadap bandar narkotika, baik yang dari Aceh maupun daerah lainnya. Kita komit untuk membersihkan Sumut ini dari narkoba," tegas Rycko.(ACO/DA/MDK)

Beri Komentar Anda

Wajib isi yang bertanda asterik (*). Kode HTML tidak diperbolehkan.

22°C

Medan, Sumatera Utara

Mostly Cloudy

Humidity: 98%

Wind: 6.44 km/h

  • 20 Sep 2017 30°C 22°C
  • 21 Sep 2017 29°C 23°C

Banner 468 x 60 px