Log in

Purnawirawan TNI Tewas Dibacok

Muhammad Alfatih, tersangka pelaku pembunuhan pembunuhan purnawirawan TNI AD Muhammad Ridwan, diamankan di Mapolres Lhokseumawe. Muhammad Alfatih, tersangka pelaku pembunuhan pembunuhan purnawirawan TNI AD Muhammad Ridwan, diamankan di Mapolres Lhokseumawe.

Lhokseumawe – andalas Seorang Purnawirawan TNI AD Muhammad Ridwan (58) asal Muara Dua, Lhokseumawe, tewas setelah ditebas menggunakan parang oleh Muhammad Alfatih (48). Peristiwa tersebut terjadi karena persoalan buah kelapa.

Pasalnya, Alfatih yang berprofesi sebagai penarik becak kesal karena kerap dituduh mencuri buah kelapa korban. Akibat perbuatannya tersangka dikenakan Pasal 338 Jo 351 Ayat 3 KUHPidana, ancaman pidana penjara paling lama 15 tahun.

Kapolres Lhokseumawe AKBP Ari Lasta Irawan SIK melalui Kasat Reskrim AKP Indra T Herlambang, Rabu (11/9) menyebukan, peristiwa berdarah itu terjadi Selasa (10/9) sekitar pukul 16.00 WIB, diawali pertengkaran mulut antara korban dan tersangka. Karena tersinggung, tersangka langsung memukul korban hingga terjatuh dari sepeda motornya.

Setelah memukul korban, tersangka pun langsung mengambil parang milik korban yang tergantung di gantungan jok depan sepeda motor korban. Lalu tersangka langsung melakukan pembacokan sebanyak tiga kali di bagian leher belakang/pundak korban.

“Korban dibacok sebanyak tiga kali di bagian leher, hingga korban jatuh bersimbah darah. Setelah melakukan aksinya tersangka MA masuk ke dalam rumah miliknya dan mengurung diri,” kata Indra.

Warga yang melihat korban tergeletak bersimbah darah di pinggir jalan, langsung membawanya ke rumah sakit. Namun naas nyawa korban tidak dapat diselamatkan. Lalu penyidik Satreskrim Polres Lhokseumawe yang mendapatkan informasi dari Kapolsek Blang Mangat terkait peristiwa pembunuhan purnawirawan TNI AD langsung melakukan koordinasi dengan personel Den B Brimob Lhokseumawe yang pada saat itu berada di tempat kejadian perkara (TKP) untuk melakukan penangkapan terhadap tersangka.

“Karena tersangka berada di dalam rumah dan dikhawatirkan masih memegang senjata tajam, personel Brimob mengambil tindakan dengan menembakkan gas air mata ke dalam rumah tersebut. Tembakan gas air mata itu memaksa Alfatih keluar dari rumahnya. Tapi dia masih tetap memegang parangnya. Kemudian petugas memberi peringatan agar tersangka membuang parangnya,” kata AKP Indra.

Selanjutnya, petugas mendekat untuk mengamankan tersangka. Tapi tersangka melakukan perlawanan sengit. Akhirnya petugas berhasil  menjatuhkan tersangka, dan mengamankannya ke dalam mobil dengan tangan terborgol. Selanjutnya dibawa ke Mapolres Lhokseumawe guna penyidikan lebih lanjut.

Dari tempat kejadian perkara (TKP), polisi juga mengamankan barang bukti berupa sepeda motor Honda Vario 125 warna hitam Nopol BL 3123 XK dan satu buah parang yang digunakan untuk membacok korban.

Polisi masih mendalami motif tersangka membunuh purnawirawan TNI tersebut. Menurut warga, sambung Indra, pelaku yang berasal dari Kecamatan Blang Mangat, Kota Lhokseumawe itu diduga mengalami gangguan jiwa. Namun, polisi akan memastikan untuk memeriksa kondisi kejiwaan pelaku. Sedangkan jenazah korban saat ini sudah diserahkan ke keluarga. “Pemeriksaan masih kami lakukan. Jenazah sudah dimakamkan, sedangkan pelaku sudah ditahan di Mapolres. Nanti akan kami kabari lagi update hasil penyelidikannya,” pungkas Indra. (MUL)

22°C

Medan, Sumatera Utara

Cloudy

Humidity: 95%

Wind: 11.27 km/h

  • 04 Jan 2019 29°C 21°C
  • 05 Jan 2019 31°C 21°C

Banner 468 x 60 px