Log in
Wakapolda-SUMUT-v2.jpg

Provider Tower Telekomunikasi Minta Maaf, Terkelin : Hukum Jalan Terus

 Tim Work Telkomsel meminta maaf kepada Pemkab Karo. Namun Bupati Terkelin Brahmana menekankan, penyelesaian kasus provider tower telekomunikasi satu tahun lebih berdiri tanpa memiliki IMB sudah di ranah hukum. Andalas/robert tarigan Tim Work Telkomsel meminta maaf kepada Pemkab Karo. Namun Bupati Terkelin Brahmana menekankan, penyelesaian kasus provider tower telekomunikasi satu tahun lebih berdiri tanpa memiliki IMB sudah di ranah hukum. Andalas/robert tarigan

Kabanjahe-andalas Setelah beberapa kali disorot dan mendapat kecaman, tower telekomunikasi berdiri tanpa izin, akhirnya Tim Work Telkomsel meminta maaf kepada Pemerintah Kabupaten Karo. Namun Bupati Karo, Terkelin Brahmana, SH, MH menekankan, penyelesaian kasus provider tower satu tahun lebih berdiri tanpa memiliki Izin Mendirikan Bangunan (IMB) sudah di ranah hukum. Karena ini masih suasana Lebaran Idul Fitri kami maklumi, hal yang patut dan wajar kita saling memaafkan.

Hal itu terungkap saat Tim Work PT Telkomsel datang menemui Bupati Karo Terkelin Brahmana yang saat itu turut didampingi Kepala Bappeda Ir Nasib Sianturi, Msi, Kepala Dinas Pertanian Ir Metehsa Purba, Plt DPMSPT Joses Bangun, Kakan Satpol PP, Hendrik Philemon Tarigan, Selasa (26/5) di ruang kerja Bupati Karo, Jalan Letjen Djamin Ginting, Kabanjahe.

Dikatakan Bupati Karo, permintaan maaf bukan berarti selesai semuanya, apa yang menjadi koridor hukum pidana dan hukum perdata tetap kita hormati, apalagi menurut Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Karo, telah membuat laporan pengaduan ke Polres Tanah Karo, tertanggal 20 Mei 2020, tentang laporan peninjauan pembangunan tower telekomunikasi tanpa seijin Pemkab Karo dilahan aset Dinas Pertanian, kata Terkelin Brahmana.

"Tentu ini sudah ranah pidana, mari kita hormati proses hukum, kami Pemkab Karo, tidak bisa mencampuri proses hukum yang sudah ditangani Polres Karo, apa yang menjadi bagian Pemkab Karo untuk adminitrasi sesuai ketentuan dapat diselesaikan dengan pihak OPD terkait,"sebutnya.

Terkelin Brahmana menambahkan, jangan karena sudah datang menemui saya, lantas menjadi asumsi di kepolisian selesai. "Itu adalah tupoksi Polri, sekali lagi Pemkab Karo tidak bisa mencampuri, sebagai negara hukum, mari kita hormati proses hukum,"tegasnya.

Di kesempatan itu, Kepala Dinas Pertanian, Metehsa Purba mengatakan tindakan pihak Telkomsel yang mendirikan tower di areal belakang bangunan Stasion Terminal Agribisnis (STA), Desa Bandar Tongging, Kecamatan Merek, Kabupaten Karo milik Dinas Pertanian. Anehnya, pendirian tower itu tanpa seijin dinas pertanian. “Untuk itu, pihaknya sudah melaporkan hal tersebut ke Polres Tanah Karo,” tuturnya.

Metehsa Purba mengaku, sistem pelaporan yang disampaikan secara tertulis melalui surat ke Kapolres Tanah Karo Nomor : 520/1513/distan/2020 tanggal 20 mei 2020 tentang permohonan peninjauan tower telekomunikasi.

Sebelumnya, Tim Work Telkomsel Cabang Kabanjahe, Fauzan mengatakan, jika diberikan kesempatan, maka dalam 1-2 hari kedepan pihaknya siap membongkar tower tersebut, namun tentu ini perlu juga dikordinasikan dengan pihak Pemkab Karo maupun Polres Tanah Karo, ungkapnya.

Kami mohon maaf atas sepak terjang staf sebelumnya yang mewakili wilayah Kabanjahe dalam rangka membangun tower tersebut, apalagi mendirikan di aset milik Pemkab Karo, ini kami akui suatu kesalahan, tentu inilah melatari kedatangan kami dan meminta maaf kepada Pemkab Karo dan mencari solusi kedepannya, imbuh Faisal dari Pematang Siantar dan Fauzan wilayah Kabanjahe, tim work Telkomsel.

Plt Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Perizinan Terpadu Satu Pintu (DPMSTP) Kabupaten Karo, Joses Bangun membenarkan bahwa tower telekomunikasi tersebut belum ada memiliki izin membangun yang dikeluarkan dinasnya, jelasnya.

Untuk itu, ke depan Joses Bangun, mengaku akan lebih selektif lagi dalam mengeluarkan IMB tower yang ada diseluruh Kabupaten Karo, sebab semasa dirinya menjabat Plt Kepala DPMSTP, belum tahu jumlah tower Telekomunikasi yang ada di Kabupaten Karo yang memiliki izin. “Dengan munculnya kasus ini, iya akan saya data kembali,” tegasnya.

Sebelumnya diberitakan, Bupati Karo Terkelin Brahmana SH MH menemukan Tower Telekomunikasil berdiri tanpa izin di lokasi aset Pemkab Karo, tepatnya di Stasion Terminal Agribisnis (STA), Desa Bandar Tongging, Kecamatan Merek, Kabupaten Karo, Rabu sore (20/5). Bupati Karo sempat berang dan langsung meminta Kasat Pol PP Kabupaten Karo Hendrik Tarigan, segera turun ke lokasi untuk menyegel dan memutus arus listrik ke tower.

Bupati Karo Terkelin Brahmana dan rombongan mengunjungi STA Merek untuk memastikan calon lokasi pembangunan gedung uji KIR Dinas Perhubungan Kabupaten Karo, yang rencananya akan dibangun di lokasi itu. Ketika sampai di lokasi, Bupati Karo terkejut karena mendapati tower telekomunikasi sudah berdiri. Saat itu juga diselidiki, ternyata tower berdiri tanpa mengantongi IMB dari Pemkab Karo maupun legalitas lainnya. (RTA)

22°C

Medan, Sumatera Utara

Cloudy

Humidity: 95%

Wind: 11.27 km/h

  • 04 Jan 2019 29°C 21°C
  • 05 Jan 2019 31°C 21°C