Log in
BPKD_Pemkab_Aceh_Selatan.jpg

PPDB SMAN Online Sumut Kacau, Orang Tua Siswa dari Karo Kecewa

  Salah satu sekolah menengah favorit di Sumut, SMAN 1 Kabanjahe Jalan Letjen Djamin Ginting, Kabanjahe. Andalas/robert tarigan Salah satu sekolah menengah favorit di Sumut, SMAN 1 Kabanjahe Jalan Letjen Djamin Ginting, Kabanjahe. Andalas/robert tarigan

Kabanjahe-andalas Masa pandemi Covid-19, orang tua calon peserta didik baru untuk Sekolah Menengah Atas dan Kejuruan, mengeluhkan situs Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) online Dinas Pendidikan Sumatera Utara, sulit diakses dan membuat informasi yang didapat sangat terbatas.

"Sulit sekali mengakses, setelah kita masuk ke website PPDB Provinsi Sumatera Utara Tahun 2020, begitu kita mau klik form pendaftaran online dengan memilih sekolah dituju langsung muncul “kesalahan internal serever (invalid configuration)," ujar salahb satu orang tua siswa di Kabanjahe, Sabtu (30/5) yang enggan menyebutkan identitasnya.

Menurut dia, akibat sulitnya mengakses situs resmi PPDB Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Utara, dirinya kesulitan membuka web PPDB SMA yang hendak mendaftarkan anaknya di salahsatu sekolah SMA Negeri di kota Kabanjahe. "Saya tidak pernah bisa buka web sama sekali, kami sudah tiga jam lebih di warnet, tapi tetap tidak bisa. Setiap di klik, kesalahan internal serever selalu muncul, bikin kita kesal banget,” kecamnya.

Tidak hanya dia, salah satu orang tua calon peserta lainnya, Hendry Kurniawan asal Berastagi juga mengalami hal serupa. Ia bercerita, saat ia mencoba mendaftarkan anaknya melalui sistem PPDB online, selalu gagal. Berulang-ulang di coba tetap tidak bisa, dua jam lebih kami menunggu, ketusnya.

“Saya panik takut anak saya tidak bisa masuk sekolah SMA negeri, kalau swasta rasanya tidak mungkin, dampak Covid-19, ekonomi sangat berat, sementara waktu pendaftaran hanya dibuat empat hari terhitung mulai hari ini," lontarnya.

Terpisah aktivis Pengembangan dan Pemberdayaan Potensi Daerah Kabupaten Karo, Hendra Ginting menuding pihak Dinas Provinsi malas belajar dari PPDB tahun lalu, yang juga saat itu kacau. Nah sekarang terulang lagi. Seharusnya lebih diefektifkan dan lebih dimatangkan lagi dari PPDB Tahun lalu dan disiapkan pencegahan-pencegahan supaya tidak terjadi seperti sekarang.

“Coba bayangkan banyak orang tua datang jauh-jauh dari sejumlah desa yang hendak mendaftarkan anaknya melalui sejumlah warnet di kota Kabanjahe dan Berastagi, terpaksa pulang lagi ke desanya karena situs Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) Dinas Pendidikan Sumatera Utara tidak bisa dibuka, sementara waktu pendaftaran sangat singkat hanya 4 hari sejak hari ini,” sorotnya.

Selain itu, ia juga mengimbau kepada para orang tua siswa, agar melaporkan segala permasalahan yang dihadapinya saat pendaftaran PPDB SMA. Mereka bisa mendatangi perwakilan dinas pendidikan Sumatera Utara di Kabanjahe atau mengadu langsung melalui Ombudsman Sumatera Utara. "Kita mendorong masyarakat agar berani melaporkan entah itu ke Dinas Pendidikan Sumatera Utara atau Ombudsman. Kita menunggu laporan terkait permasalahan PPDB SMA, agar menjadi bahan efaluasi dan masukan bagi Pemprovsu dan DPRD Sumut,” tegasnya.

Diperoleh informasi, pendaftaran tahap kedua (4 hari kerja) pada 30 Mei-2 Juni 2020 untuk pendaftaran wilayah kerja Cabdis Kabanjahe (Kabupaten Karo, Dairi, dan Pakpak Bharat) dan Cabdis Sergei (Kota Tebing Tinggi dan Kabupaten Serdang Bedagai) dan lainnya.

PPDB online Sumut melaui empat jalur yaitu jalur zonasi, jalur afirmasi, jalur perpindahan tugas orang tua/wali dan/atau anak guru setempat dan jalur prestasi akademik dan prestasi non akademik. Plt Kepala Dinas Pendidikan Sumut Dr Arsyad Lubis belum bisa dihubungi termasuk Kepala Cabdis Kabanjahe sehingga belum diperoleh keterangan resmi terkait ‘gagalnya’ membuka aplikasi pendaftaran online PPDB SMA Sumatera Utara di https://ppdb.disdik.sumutprov.go.id. (RTA)

22°C

Medan, Sumatera Utara

Cloudy

Humidity: 95%

Wind: 11.27 km/h

  • 04 Jan 2019 29°C 21°C
  • 05 Jan 2019 31°C 21°C