Log in

Polisi: Bus ALS 170 Menipu

Salah foto yang beredar di medsos, Bus ALS maut yang menabrak polisi dan sejumlah warga di Jalinsum Sipirok, Lobu Pining, KM 31-31, Pahae Julu, Taput, Kamis (10/8). Salah foto yang beredar di medsos, Bus ALS maut yang menabrak polisi dan sejumlah warga di Jalinsum Sipirok, Lobu Pining, KM 31-31, Pahae Julu, Taput, Kamis (10/8).

Medan-andalas Bus ALS bernomor pintu 170, BK 7130 LD yang mengalami kecelakaan lalu lintas di Jalinsum Sipirok, Desa Lobu Pining, KM 31–32, Kecamatan Pahae Julu, Kabupaten, ternyata bukan mengangkut rombongan calon haji asal Kabupaten Mandailing Natal (Madina) menuju Asrama Haji Medan.

Menurut pihak Kepolisian Daerah Sumatera Utara (Polda Sumut), bus tersebut justru mengangkut 13 penumpang dari Jakarta tujuan Medan.

"Ini sesuai pengakuan kernet bus saat menjalani pemeriksaan di Satlantas Polres Taput," terang Kasubbid Penmas Polda Sumut AKBP MP Nainggolan, Jumat (11/8).

Dijelaskannya, kronologis kejadian, Kamis (10/8) sekitar pukul 11.00 WIB telah terjadi lakalantas di Jalinsum Sipirok, Desa Lobu Pining, KM 31–32, Kecamatan Pahae Julu, Kabupaten Taput.

"Menurut keterangan Kapolres Taput AKBP Dr Jonius TP Hutabarat ternyata awak Bus ALS 170 nomor polisi BK 7130 LD melakukan modus penipuan," sebut Nainggolan.

Penipuan yang dilakukan, sambungnya, dengan cara mengambil kertas tulisan Bus 2 Rombongan Haji dari Bus ALS lainnya yang mengangkut rombongan calhaj dari Kabupaten Madina.

"Karena waktu itu situasi agak panik, kita sedang mengevakuasi seluruh jemaah haji Kabupaten Madina yang terjebak macet karena jalan licin. Kendaraan satu-satu lewat, karena ingin duluan lewat Bus ALS yang mengambil tulisan Bus 2 dari bus rombongan jemaah haji Madina agar mereka bisa cepat melintas karena situasi jalan macet akibat tanah di sisi jalan longsor dan sangat licin," jelasnya.

Menurutnya, hasil pemeriksaan terhadap sopir dua Bus ALS nomor 170, BK 7130 LD, atas nama Riswan Nasution warga Medan di Unit Laka Satlantas Polres Taput, mengatakan mereka tidak membawa rombongan haji.

"Riswan mengaku mereka hanya membawa 13 orang penumpang umum, berangkat dari Jakarta tujuan Medan. Saat kejadian kecelakaan, dia tertidur di bagian belakang bus. Bus waktu itu dikemudian oleh Hamdani Nasution. Setelah kejadian, sopir satu langsung melarikan diri," bebernya.

"Sedangkan kondektur Bus ALS atas nama Ikhmat Lubis (41), warga Medan Tembung menjelaskan, pada waktu beriringan dengan empat bus rombongan calhaj dari Kabupaten Madina, saat kejadian kecelakaan mengambil sebuah kertas yang bertuliskan “Bus 2” dari bus rombongan calhaj di depan mereka lalu menempelkannya ke bus mereka agar bus mereka cepat bisa lewat karena antrean panjang," sambungnya.

Hingga saat ini, sopir "Bus 2" dan dua kondektur masih diamankan di Unit Laka Polres Taput untuk pemeriksaan lebih lanjut. "Ketiganya masih menjalani pemeriksaan secara intensif," kata Nainggolan. (DA)

Beri Komentar Anda

Wajib isi yang bertanda asterik (*). Kode HTML tidak diperbolehkan.

26°C

Medan, Sumatera Utara

Partly Cloudy

Humidity: 87%

Wind: 11.27 km/h

  • 16 Dec 2017 29°C 23°C
  • 17 Dec 2017 28°C 22°C

Banner 468 x 60 px