Log in

Plat Mobil Perampok Bank BTPN Asli

Bukti rekaman CCTV yang menunjukkan saat salah seorang dari tiga kawanan pelaku perampokan beraksi dengan latar belakang mobil yang mereka gunakan, Selasa pagi (11/7). Bukti rekaman CCTV yang menunjukkan saat salah seorang dari tiga kawanan pelaku perampokan beraksi dengan latar belakang mobil yang mereka gunakan, Selasa pagi (11/7).

Medan-andalas Pihak kepolisian telah mendapat petunjuk berharga untuk mengungkap kasus perampokan terhadap Bank BTPN Purnabakti Cabang Tembung di Jalan Medan-Batangkuis, Bandar Khalifah, Kecamatan Percut Sei Tuan, Kabupaten Deli Serdang, Selasa pagi (10/7) di mana kawanan pelaku menggondol cash box berisi uang tunan Rp148 juta.

Petunjuk berharga itu berupa plat nomor polisi mobil yang digunakan kawanan pelaku saat beraksi. Polisi telah berhasil mengindentifikasi siapa pemilik mobil yang turut terekam CCTV di kantor bank tersebut.

"Mobil yang digunakan pelaku perampokan itu sudah teridentifikasi," kata Direktur Reskrimum Polda Sumut Kombes Pol Andi Rian kepada wartawan, Rabu (11/7).

Disebutnya, mobil berplat nomor polisi BB (keluaran Tapanuli) yang digunakan pelaku beraksi itu asli, pemiliknya adalah seorang wanita, bukan warga Medan.

Namun, belum diketahui apakah mobil tersebut dipinjam atau direntalkan kepada orang lain. "Ini yang masih kita cari tahu, apakah itu benar mobil pelaku, atau justru dipinjam dan dirental," katanya.

Disinggung mengenai jumlah pelaku, Andi Rian menyebut tiga orang dan identitasnya masih dalam penyelidikan. Namun Andi Rian optimistis kasus perampokan itu dapat segera terungkap.  

"Ya, mudah-mudahan lah, kan sudah ada petunjuknya (identifikasi mobil)," ucapnya.

Sementara itu Kapolda Sumut Irjen Pol Paulus Waterpau telah memerintahkan Direktur Reserse Kriminal Umum bekerja sama dengan Polrestabes Medan membentuk tim gabungan mencari pelaku perampokan bersenjata terhadap Bank BTPN Purna Bakti Tembung.

"Pelaku perampokan tersebut secepatnya harus dapat ditangkap untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya yang membawa kabur uang masyarakat," kata Irjen Paulus, usai upacara perayaan HUT ke-72 Bhayangkara, di Lapangan KS Tubun Mapolda Sumut, Rabu (12/7).

Menurut dia, petugas kepolisian saat ini masih bekerja memeriksa sejumlah saksi dan mengumpulkan keterangan dari masyarakat yang mengetahui kasus perampokan tersebut.

"Kasus perampokan di bank itu, ada indikasi bahwa pelaku telah lebih dahulu mengetahui uang ratusan juta rupiah yang berada dalam 'cash box' dan langsung mereka ambil setelah mengancam kasir," ujar Irjen Pol Paulus.

Ia mengatakan, dari tiga orang pelaku perampokan itu, hanya satu orang yang berani masuk dan dua orang lagi menunggu di luar, serta berada dalam mobil.

"Hal ini dilakukan perampok tersebut untuk menghindari rekaman CCTV yang terpasang di kantor Bank BTPN. Mereka juga diduga mengetahui situasi kantor,"  kata Kapolda Sumut itu.

Sebelumnya, perampokan bersenjata terjadi di Bank BTPN Purna Bakti Tembung, Jalan Medan - Batangkuis, Bandar Khalipah, Kecamatan Percut Sei Tuan, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara, Selasa (10/7) dan pelaku menggondol "cash box" berisi uang senilai Rp148 juta.

Kasat Reserse Kriminal Polrestabes Medan AKBP Putu Yudha Prawira, Selasa, mengatakan kasus perampokan tersebut sedang diselidiki dan petugas masih berada di lapangan.

Menurut dia, pelaku perampokan itu mengambil cash box Bank PTPN Purna Bakti Tembung.  "Kita, masih melakukan penyelidikan untuk menangkap perampok tersebut," ujar AKBP Putu.

Ia mengatakan, pelaku memang membawa benda berbentuk pistol untuk mengancam satpam dan kasir Bank BTPN. Namun, jelasnya, belum dapat memastikan, apakah memang benar senjata api (senpi) atau mainan.

"Nanti, setelah pelaku tertangkap, baru dapat kita pastikan," kata Kasat Reskrim Polrestabes Medan itu.

Mulia Rizki (18) seorang warga di lokasi kejadian, menyebutkan tiga orang pelaku perampokan di Bank BTPN Purna Bakti Tembung.  Menurut dia, satu orang pelaku masuk ke dalam bank itu, dan teman lainnya menunggu di mobil.

"Ada yang pakai topi, pakai masker dan pakau jaket. Mobilnya warna hitam dan seperti Avanza atau Xenia," ujar Rizki.

Sebelumnya, Kabid Humas Polda Sumut Kombes Pol Tatan Dirsan Atmaja menyampaikan sejauh ini, polisi telah melakukan pemeriksaan terhadap pegawai kasir Bank BTPN Tembung Leli  Hasibuan (25) serta sekuriti Bank BTPN Tembung Alfisyar (31).     

Namun, soal kepemilikan senjata api, belum bisa dipastikan apakah organik atau bukan. "Belum tau kita. Bisa saja senjata laras pendek yang digunakan pelaku merupakan replika," tukasnya.

Disinggung dari kepemilikan senjata, diduga keterlibatan aparat bersenjata atau teroris, Tatan enggan berspekulasi. "Masih diselidiki. Untuk mengetahui senpi itu milik aparat atau bukan diketahui dari nomor yang ada di senpi tersebut," terangnya.

Tetapi, Tatan mengakui, saat perampokan terjadi, sistem penjagaan tempat kejadian perkara (TKP) memang sedikit lengah karena masih pagi. Ditambah lagi tidak adanya personel kepolisian yang biasanya berjaga-jaga di setiap bank. "Kemungkinan para pelaku telah mengintai bank saat jam-jam lengah. Kebetulan kejadiannya pagi,  saat pergantian penjagaan," urainya. (DA/ANT)

24°C

Medan, Sumatera Utara

Scattered Thunderstorms

Humidity: 97%

Wind: 6.44 km/h

  • 13 Nov 2018 29°C 23°C
  • 14 Nov 2018 27°C 22°C

Banner 468 x 60 px