Logo
Print this page

Pemasok 53 Kg Sabu Divonis Mati

Empat terdakwa kasus pemasok sabu-sabu 53 kg Hamdan Syukranlillah (kiri), Irwandi (kedua kiri), M Arrazi (kanan) dan Ibnu Sahar (kedua kanan) mengikuti sidang dengan agenda pembacaan putusan, di PN Lhokseumawe, Aceh, Kamis (7/11). Empat terdakwa kasus pemasok sabu-sabu 53 kg Hamdan Syukranlillah (kiri), Irwandi (kedua kiri), M Arrazi (kanan) dan Ibnu Sahar (kedua kanan) mengikuti sidang dengan agenda pembacaan putusan, di PN Lhokseumawe, Aceh, Kamis (7/11).

Lhokseumawe-andalas Satu terdakwa kasus penyelundupan sabu-sabu 53 kilogram, Ibnu Sahar (36) divonis dengan hukuman mati. Sedangkan tiga terdakwa lainnya atas kasus yang sama divonis hukuman penjara seumur hidup. Mereka adalah Hamdan Syukranillah (26), M Arazi (26), dan Irwandi (27). Keempat terdakwa adalah warga Lhokseumawe.

Majelis hakim Pengadilan Negeri (PN) Lhokseumawe membacakan putusan tersebut dalam sidang terakhir di PN Lhokseumawe, Kamis (7/11). Sidang yang dimulai sekitar pukul 11.00 WIB itu dipimpin majelis hakim Mukhtar dibantu hakim anggota Jamaluddin dan Muhtari.

Putusan ini berbeda dengan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejari Lhokseumawe pada sidang sebelumnya dua pekan lalu, semua terdakwa dituntut hukuman mati. Awalnya keempat terdakwa langsung duduk kursi persakitan. Namun sebelum sidang dimulai, hakim ketua meminta terdakwa Ibnu Sahar untuk keluar dari ruang sidang. Sedangkan tiga terdakwa lagi tetap di tempat semula.

Selanjutnya majelis hakim membacakan amar putusan sekitar 20 menit. Ketiganya satu persatu divonis hukuman seumur hidup penjara, pertama Hamdan, kedua Muhammad Razi dan terakhir Irwandi. Setelah membacakan vonis hakim pun bertanya terhadap ketiga terdakwa dan kuasa hukumnya serta JPU, apakah mengajukan banding terhadap putusan tersebut. Ketiga terdakwa melalui kuasa hukumnya menyatakan pikir-pikir. Begitu juga JPU.

Setelah itu, sidang pun dilanjutkan terhadap terdakwa keempat, yakni Ibnu Sahar. Seperti sidang sebelumnya, hakim menguraikan fakta-fakta hukum yang terungkap dalam sidang sebelumnya hingga akhirnya menghukum mati terdakwa Ibnu Sahar.

"Menjatuhkan pidana terhadap terdakwa Ibnu Sahar dengan hukuman mati," putus Ketua Majelis Hakim Mukhtar dengan dua anggota, Jamaluddin dan Muhtari. Vonis terhadap Ibnu sesuai dengan tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU). Sebelumnya JPU menuntut keempatnya divonis mati.

Setelah itu, hakim juga bertanya terhadap terdakwa dan kuasa hukumnya serta JPU, terhadap putusan tersebut, apakah menyatakan banding atau tidak. Sehingga terdakwa melalui kuasa hukumnya menyatakan pikir-pikir. Begitu juga JPU menyatakan pikir-pikir. Atas jawaban tersebut, maka hakim pun menutup sidang.

Humas PN Lhokseumawe, Jamaluddin, menyebutkan pihaknya memutuskan hukuman berbeda antara satu terdakwa dengan tiga terdakwa lainnya atas beberapa pertimbangan. Ketiga terdakwa divonis hukuman seumur hidup. Majelis hakim menilai ketiganya dalam penyelundupan sabu 53 Kg ini diajak oleh terdakwa Ibnu Sahar.

Sedangkan terdakwa Ibnu Sahar divonis lebih berat, yaitu hukuman mati karena ia yang mengajak ketiga terdakwa dalam kasus ini. Selain itu, Ibnu Sahar juga sudah menyelundupkan sabu beberapa kali.

"Jadi atas pertimbangan tersebut majelis hakim memutuskan hukuman berbeda," pungkas Jamaluddin. Seperti diketahui, dalam perkara ini, Tim F1QR Lanal Lhokseumawe berhasil menangkap dua boat bermuatan 53 Kg sabu di perairan Ujong Blang, Lhokseumawe, Senin (18/3/2019).

Petugas juga ikut mengamankan empat tersangka dan satu pucuk pistol jenis Pietro Beretta beserta magazn dan tujuh butir amunisi. Setelah ditangkap oleh TNI AL, selanjutnya para tersangka diserahkan ke BNN pusat untuk proses hukum lanjutan. Sehingga pada Rabu (17/8/2019), BNN pun melimpahkan keempat tersangka beserta barang bukti ke Kejaksaan Negeri Lhokseumawe. Setelah itu jaksa pun melimpahkan ke Pengadilan Negeri Lhokseumawe untuk proses sidang. (SNC/DTC)

PT. STAR MEDIA INTERNUSA
JL. TENGKU AMIR HAMZAH KOMP RUKO GRIYA RIATUR INDAH 182, 184, 186 - MEDAN - 20124 - SUMATERA UTARA - INDONESIA.
Email : berita.andalas@googlemail.com © 2013 - 2014 harianandalas.com - All Rights Reserved.
IKLAN ONLINE | REDAKSI

http://kpkpos.com http://bursaandalas.com http://harianandalas.com http://harianandalas.com http://harianandalas.com