Log in

Muhri Fauzi : Usulan GTPP Covid-19 Bubar, Resahkan Masyarakat

Muhri Fauzi Hafiz Muhri Fauzi Hafiz

 

Medan-andalas Ketua Perkumpulan Masyarakat Demokrasi 14 Sumatera Utara, Muhri Fauzi Hafiz MA menilai, permintaan salah seorang anggota DPRD Sumatera Utara (Zeira Salim Ritonga-red), supaya keberadaan Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 Provinsi Sumatera Utara dibubarkan, merupakan pernyataan yang tidak bertanggungjawab, sekaligus meresahkan masyarakat.

Menurut Muhri Fauzi, oknum anggota DPRDSU tersebut seharusnya dapat memahami, bahwa dalam situasi tanggap darurat bencana Covid-19 sekarang ini, peran strategis Gugus Tugas Percepatan Penanganan pandemi tersebut merupakan sebuah keniscayaan secara nasional maupun di Provinsi Sumatera Utara.

"Nah, atas dasar itu jika ada anggota DPRD yang menginginkan keberadaan Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 supaya dibubarkan, maka hal itu merupakan keinginan dan upaya buruk yang harus ditolak,"tegas Muhri Fauzi Hafiz melalui percakapan virtual dengan andalas, Sabtu (23/05/2020).

Sebagai anggota DPRD Sumatera Utara, oknum yang bersangkutan semestinya mampu memahami, bahwa kehadiran Gugus Tugas dari pusat hingga ke daerah merupakan amanat dari undang-undang negara, bukan keinginan dan bentukan sekelompok orang maupun individu.

"Kalau dia meminta Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 di daerah ini dibubarkan, maka hal itu dapat dimaknai, yang bersangkutan telah menolak kehadiran undang undang dan peraturan negara yang mengatur di dalamnya,"kata Fauzi, yang juga mantan Ketua Komisi A DPRD Sumatera Utara.

Fauzi menambahkan, perkembangan Covid-19 secara nasional, curvanya masih menaik. Karenanya sangat tidak logis, jika GTPP diminta supaya bubar. "Kalau Zeira Salim Ritonga merasa tanpa beban meminta Gugus Tugas daerah dibubarkan dalam studi kasus di Sumatera Utara, maka tak perlu pula merasa alergi kepada rakyat biasa yang menganggap keberadaan Gugus Tugas masih sangat berguna dan diperlukan,"katanya.

Soal di dalam pelaksanaan Gugus Tugas ada yang 'macam-macam' seperti disinyalir Zeira, patut dipertanyakan, apa gunanya yang bersangkutan sebagai anggota DPRD yang memiliki fungsi pengawasan. "Lakukanlah investigasi, sidak dan sejenisnya, ungkapkan kepada publik siapa dan apa saja yang terjadi,"kata Fauzi seraya mengingatkan, jangan gara-gara tikus, lumbung padi yang dibakar.(UJ)

22°C

Medan, Sumatera Utara

Cloudy

Humidity: 95%

Wind: 11.27 km/h

  • 04 Jan 2019 29°C 21°C
  • 05 Jan 2019 31°C 21°C