Log in

Miris, Dua SD Negeri di Belawan Cuma Punya Tiga Ruang Belajar

Pertemuan Komisi B DPRD Kota Medan dengan puluhan kepala SD dari Kecamatan Medan Belawan, Senin (25/3). Pertemuan Komisi B DPRD Kota Medan dengan puluhan kepala SD dari Kecamatan Medan Belawan, Senin (25/3).

Umumnya sekolah-sekolah dasar (SD) Negeri apalagi di perkotaan, apalagi kota besar dan maju seperti Medan, memiliki sedikitnya enam ruang belajar untuk menampung siswa setiap tingkatan.

Namun ternyata tidak demikian dengan SD Negeri 060959 dan SD Negeri 060961 di Medan Belawan. Meski sudah beroperasi sejak puluhan tahun lalu, dua SD Negeri itu hanya memiliki tiga ruang belajar.

Padahal siswanya terdiri dari enam tingkatan mulai kelas 1 hingga kelas 6. Kondisi ini jelas menunjukkan kalau kedua SD Negeri itu jauh dari kata layak untuk tempat berlangsungnya proses belajar mengajar.

Hal ini terungkap dalam rapat dengar pendapat (RDP) Komisi B DPRD Medan dengan kepala sekolah dasar se-Kecamatan Medan Belawan, di DPRD Medan, Senin (25/3). Ketua Komisi B Bahrumsyah pun tampak terkejut baru mengetahui hal tersebut.

"Kita mengira semua sekolah sudah memadai, ternyata ada sekolah di utara Kota Medan, khususnya di Medan Belawan, yang hanya memiliki tiga lokal (ruang kelas) saja. Berarti itu kan cuman disekat-sekat saja pakai tepas-tepas atau triplek, ke mana anggaran pendidikan kita," cetus Bahrumsyah.

Padahal, kata dia, APBD Kota Medan hampir Rp6 triliun. Dari jumlah itu, anggaran yang disediakan untuk pendidikan mencapai ratusan miliar. "Tapi di Kota Medan. masih ada sekolah seperti itu. Ini tidak pantas," sergah Bahrumsyah dalam pertemuan.

Dia menduga kondisi memprihatinkan yang dialami SD 060959 dan SD 060961 di Medan Belawan itu akibat Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Medan tidak benar dalam mengelola anggaran pendidikan.

Legislator dari Partai Amanat Nasional itu menilai kondisi yang dialami dua SD Negeri di Medan Belawan tersebut tidak mencerminkan Medan sebagai kota metropolitan.

"Itukan sudah seperti sekolah di kampung-kampung terpencil," sindirnya.

Dalam rapat bersama sekitar 30-an kepala SD dari Medan Belawan itu, Bahrum menuding Disdik Medan tidak punya konsep dan tidak fokus membenahi sarana dan mutu pendidikan.

Bahkan Disdik Medan tidak memiliki data base untuk menabulasi secara benar sekolah-sekolah yang belum memiliki sarana pendidikan yang layak. Padahal dalam setiap kali rapat anggaran, pihaknya selalu mempertanyakan tentang pembangunan sarana dan prasarana pendidikan kepada Disdik Medan, namun anehnya masih saja ditemukan kondisi seperti dua SD Negeri di Medan Belawan ini.

"Bayangkan di Nias saja sudah tidak ada lagi sekolah yang seperti ini. Triliun rupiah anggaran untuk prasarana tidak berdampak dengan sarana pendidikan kita?. Artinya Dinas Pendidikan Kota Medan tidak fokus untuk membenahi prasarana sekolah di Medan," katanya.

Merespon persoalan tersebut Komisi B DPRD Medan berencana mengalokasikan anggaran untuk merenovasi SD Negeri 060959 dan SD Negeri 060961 Medan pada tahun ini. DPRD Medan juga berencana memanggil pihak terkait untuk meminta pertanggungjawaban terkait persoalan ini.

"Kita upayakan menganggarkan biaya pembenahan sekolah ini. Jika sekolahnya tak punya lahan lagi untuk dibangun kelas, kita buat bertingkat saja. Dan kita lihat juga apakah tenaga pendidik ini punya kemampuan mengelola anggaran atau tidak. Apakah mengelola dana BOS juga tidak bisa," katanya.

Sekadar diketahui SD Negeri 060959 berlokasi di Jalan Cianjur, Belawan II, sedangkan  SD Negeri 060961 Jalan Cipanas, Belawan II. (THA)

22°C

Medan, Sumatera Utara

Cloudy

Humidity: 95%

Wind: 11.27 km/h

  • 04 Jan 2019 29°C 21°C
  • 05 Jan 2019 31°C 21°C

Banner 468 x 60 px