Log in

Menteri Asman: Rekrutmen CPNS Tak Tunggu Pilkada


Jakarta – andalas Jika Anda bertanya kapan dibukanya rekrutmen CPNS di tahun 2018 ini, ada kabar baik untuk Anda. Pasalnya, penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) tahun ini tidak akan menunggu pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) selesai. Hal ini disampaikan oleh Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB), Asman Abnur.

Dia mengungkapkan, saat ini pemerintah tengah mengumpulkan permohonan formasi CPNS dari daerah. Sebab, belum semua daerah menyampaikan permohnan formasi CPNS yang dibutuhkannya.

"Sekarang lagi menyusun permohonan-permohonan daerah, kemudian kita sinkronkan dengan beban kerjanya. Jadi tidak begitu langsung kita setujui. Sebagian besar (permohonan) sudah masuk. Ada yang masih belum," ujar dia di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, kemarin.

Asman mengungkapkan, yang masih menjadi kendala pemerintah daerah dalam menyusun permohonan CPNS-nya adalah kemampuan keuangan yang dimiliki. Karena jangan sampai penambahan PNS justru membebani keuangan daerah.

"Mereka masih menghitung kebutuhan riilnya. Termasuk kemampuan keuangannya. Nah yang agak menghambat kan kemampuan keuangannya," kata dia.

Namun demikian, Asman memastikan jika pembukaan rekrutmen CPNS tidak akan bergantung dari pelaksanaan Pilkada. Rekrument akan dilaksanakan jika semua persiapannya sudah matang.

"Tidak ada kaitan (dengan Pilkada), tergantung kesiapan kita," tandas dia.

Sebelumnya, Menteri PANRB Asman Abnur mengatakan, pihaknya masih berkoordinasi dengan Kementerian Keuangan mengenai berapa anggaran yang bisa dialokasikan untuk perekrutan CNPS 2018.

"2018, lagi dihitung kemampuan keuangan kita. Kementerian Keuangan sudah memberi green like ya. Tapi berapa jumlahnya tentu sesuai kebutuhan," kata Asman di Kantor Kemenko Maritim, Jakarta, 15 Januari 2018.

Perihal tahapannya, dia menuturkan, Kementerian PANRB akan meminta kepada sejumlah instansi pemerintah untuk mengajukan kebutuhan jabatan. Nantinya pengajuan ini akan disinkronisasi dengan kebijakan Aparatur Sipil Negara (ASN) sesuai dengan program Kementerian PANRB.

Yang pasti, untuk beberapa jabatan yang bersifat administratif, untuk saat ini belum menjadi kebutuhan. Sementara untuk jabatan-jabatan yang memiliki kompetensi khusus, hal itu yang akan diutamakan.

Dia mengaku, posisi paling banyak pada seleksi CPNS di 2018 adalah untuk PNS di daerah, karena pada 2017, rekrutmen mayoritas untuk pemerintah pusat. "Maret-April. Akan ada pendaftaran, teknis itu, jadi tunggu saja," tegas Asman.

Sedangkan Deputi SDM Aparatur KemenPAN-RB, Setiawan Wangsaatmaja mengatakan, pemerintah melalui Kementerian PANRB membuka rekrutmen CPNS pada 2018. Jumlah maksimal rekrutmen sebanyak 250 ribu orang untuk di tempatkan di pusat dan daerah.

"Prinsipnya, pemerintah ini adalah recruitment zero to minus the growth. Itu yang harus dipegang. Artinya, pertama, (jumlah formasi) tidak melebihi dari yang pensiun. Kedua, minus yang kita ambil. Jadi, pembagiannya bukan dari 250 ribu," ujarnya, beberapawa waktu lalu.

Angka 250 ribu tersebut berasal dari jumlah PNS yang bakal pensiun pada 2018. Sebanyak 38 ribu di antaranya bertugas di kementerian/lembaga pusat dan sisanya di daerah.

"Tetapi untuk memastikan persetujuan rincian formasi seperti biasa, itu belum kita tetapkan," jelasnya.

Kepala Biro Hukum, Komunikasi dan Informasi Publik Kementerian PANRB, Herman Suryatman mengatakan, penerimaan CPNS 2018 sedikit berbeda dengan penerimaan CPNS 2017. Di mana, 2018 akan diutamakan untuk tenaga kesehatan dan pengajar.

"Iya memang rencananya titik beratnya lebih ke kesehatan, tenaga pengajar formasi spesifik, yang bukan ke formasi administrasi," kata Herman baru-baru ini. (MC/DOH)

Beri Komentar Anda

Wajib isi yang bertanda asterik (*). Kode HTML tidak diperbolehkan.

23°C

Medan, Sumatera Utara

Cloudy

Humidity: 95%

Wind: 6.44 km/h

  • 16 Aug 2018 30°C 23°C
  • 17 Aug 2018 31°C 23°C

Banner 468 x 60 px