Log in

Lagi, Dua Anggota DPRD Sumut Ditahan

Mustofawiyah Sitompul (kiri) dan Tiaisah Ritonga (kanan) tampak mengenakan rompi tahanan saat akan keluar dari Gedung KPK. Mustofawiyah Sitompul (kiri) dan Tiaisah Ritonga (kanan) tampak mengenakan rompi tahanan saat akan keluar dari Gedung KPK.

Jakarta-andalas Komisi Pemberantasan Korupsi menahan dua orang lagi tersangka tindak pidana korupsi suap dari mantan Gubsu Gatot Pujo Nugroho kepada anggota DPRD Sumatera Utara (Sumut) periode 2009-2014 dan 2014-2019.

Dua tersangka yang ditahan tersebut yakni Mustofawiyah Sitompul (MSF) dan Tiaisah Ritonga (TIR). Kedua anggota DPRD Sumut dari Partai Demokrat itu langsung ditahan setelah menjalani pemeriksaan perdana di gedung KPK sebagai tersangka dalam kasus suap tersebut.

"Tersangka MSF ditahan 20 hari pertama di Rutan Polres Jakarta Timur. Sedangkan TIR ditahan 20 hari pertama di Rutan Cabang KPK di belakang kantor KPK Kavling K-4," kata Juru Bicara KPK Febri Diansyah saat dikonfirmasi di Jakarta, Rabu (11/7).

Selain Mustofawiyah dan Tiaisah Ritonga, KPK juga telah menahan tujuh tersangka lainnya dalam kasus tersebut, yakni Fadly Nurzal, Rijal Sirait, Rooslynda Marpaung, Helmiati, Muslim Simbolon, Rinawati Sianturi, dan Sonny Firdaus.

Dengan demikian masih ada 29 dari 38 anggota DPRD Sumut periode 2009-2014 dan 2014-2019 tersangka penerima suap dari mantan Gubsu Gatot Pujo Nugroho yang cepat atau lambat bakal menyusul ditahan KPK.

Menurut Jubir KPK Febriansyah, pada Rabu (11/7), ada tiga tersangka yang dipanggil untuk diperiksa di Gedung KPK. Namun seorang tersangka lagi, yakni  Arifin Nainggolan tidak datang.

Dalam suratnya kepada KPK, Arifin Nainggolan yang juga anggota DPRD Sumut dari Partai Demokrat mengaku tengah sakit sehingga berhalangan hadir memenuhi panggilan penyidik KPK.

KPK, kata Febri,  akan menjadwalkan kembali pemanggilan terhadap Arifin Nainggolan untuk diperiksa. Namun kepastian tentang waktunya akan diinformasikan menyusul.

Selain memanggil ketiga tersangka tersebut, penyidik KPK pada Rabu (11/7) juga memanggil Bendahara Sekretariat DPRD Provinsi Sumut Muhammad Alinafiah dan Fahrizal Dalimunte yang merupakan staf dari mantan anggota DPRD Sumut Indra Alamsyah.

Keduanya diperiksa sebagai saksi untuk tersangka anggota DPRD Sumut periode 2009-2014 dan periode 2014-2019, Sonny Firdaus (SF). “Pemeriksaan berkaitan dengan kasus suap kepada anggota DPRD Sumut periode 2009-2014 dan 2014-2019,” ujar Febri Diansyah.

Sebelumnya, KPK pada 3 April 2018 telah mengumumkan 38 anggota DPRD Provinsi Sumut sebagai tersangka dugaan tindak pidana korupsi memberi atau menerima hadiah terkait fungsi dan kewenangan anggota DPRD Sumut 2009-2014 dan/atau 2014-2019.

Sebanyak 38 anggota DPRD Sumut 2009-2014 dan atau 2014-2019 tersebut diduga menerima hadiah atau janji dari mantan Gubernur Sumatera Utara Gatot Pujo Nugroho.

Pertama, terkait dengan persetujuan laporan pertanggungjawaban Pemprov Sumut Tahun Anggaran 2012-2014 oleh DPRD Provinsi Sumut. Kedua, persetujuan perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Provinsi Sumut Tahun Anggaran 2013 dan 2014 oleh DPRD Provinsi Sumut.

Ketiga terkait pengesahan APBD Provinsi Sumut Tahun Anggaran 2014 dan 2015 oleh DPRD Provinsi Sumut. Terakhir, terkait penolakan penggunaan hak interpelasi oleh DPRD Provinsi Sumut pada 2015.

KPK mendapatkan fakta-fakta yang didukung dengan alat bukti berupa keterangan saksi, surat, dan barang elektronik bahwa 38 tersangka itu diduga menerima "fee" masing-masing antara Rp300 sampai Rp350 juta dari Gatot Pujo Nugroho terkait pelaksanaan fungsi dan wewenang sebagai anggota DPRD Provinsi Sumut.

Atas perbuatannya, 38 tersangka tersebut disangkakan melanggar pasal 12 huruf a atau b atau pasal 11 UU No. 31 Tahun 1999 sebagaimana diubah dengan UU No. 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi jo pasal 64 ayat 1 dan pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP.

Sebanyak 38 orang tersangka itu adalah Rijal Sirait, Rinawati Sianturi, Rooslynda Marpaung, Fadly Nurzal, Abu Bokar Tambak, Enda Mora Lubis, M Yusuf Siregar, Muhammad Faisal, DTM Abul Hasan Maturidi, Biller Pasaribu, Richard Eddy Marsaut Lingga, Syafrida Fitrie, Rahmianna Delima Pulungan.

Selanjutnya, Arifin Nainggolan, Mustofawiyah, Sopar Siburian, Analisman Zalukhu, Tonnies Sianturi, Tohonan Silalahi, Murni Elieser Verawati Munthe, Dermawan Sembiring, Arlene Manurung, Syahrial Harahap, Restu Kurniawan Sarumaha, Washington Pane, John Hugo Silalahi, Ferry Suando Tanuray Kaban, Tunggul Siagian.

Kemudian Fahru Rozi, Taufan Agung Ginting, Tiaisah Ritonga, Helmiati, Muslim Simbolon, Sonny Firdaus, Pasiruddin Daulay, Elezaro Duha, Musdalifah, dan Tahan Manahan Panggabean. (G/ANT)

24°C

Medan, Sumatera Utara

Scattered Thunderstorms

Humidity: 97%

Wind: 4.83 km/h

  • 13 Nov 2018 29°C 23°C
  • 14 Nov 2018 27°C 22°C

Banner 468 x 60 px