Log in

Kemenag Atur Penggunaan Pengeras Suara Masjid


Medan-andalas Kepala Kementerian Agama Provinsi Sumatera Utara (Kemenag Sumut)  Darmansah mengimbau kepada umat Islam bijak menyikapi aturan yang dikeluarkan Kementerian Agama tentang tuntunan penggunaan pengeras suara di masjid, langgar,  dan musala.

“Pada dasarnya pemerintah dalam hal ini Kementerian Agama tidak pernah melarang penggunaan pengeras suara di masjid, langgar, dan musala, namun hanya mengatur saja,” kata Darmansah saat menggelar konferensi pers di Ruang Sidang Kanwil Kemenag Sumut, Selasa (4/9) di Medan.

Darmansah yang saat itu didampingi Kabag TU David Saragih dan Kabid Penais, Zakat dan Wakaf Abdul Manan lebih jauh menjelaskan Kemenag melalui Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam telah mengeluarkan Surat Edaran Nomor: B.3940/DJ.III/Hk.00.7/08/2018 tentang Pelaksanaan Instruksi Dirjen Bimas Islam Nomor: KEP/D/101/1978 tentang Tuntunan Penggunaan Pengeras Suara di Masjid, Langgar, dan Musala.

Dalam instruksi tersebut sudah diatur waktu-waktu yang diperbolehkan menggunakan pengeras suara dalam atau suara luar dalam di masjid, langgar, dan musala.

“Pada dasarnya suara yang dikeluarkan dari pengeras suara masjid hanyalah suara azan sebagai tanda telah tiba waktu salat. Demikian juga (saat) salat dan doa, pada dasarnya (suara) hanya untuk kepentingan jemaah ke dalam dan tidak perlu ditujukan ke luar,” ujarnya.

Kepala Kantor Kemenag kabupaten/kota juga diinstruksikan agar mensosialisasikan Instruksi Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam tentang surat edaran tersebut di masing-masing wilayahnya.

Adapun aturan penggunaan pengeras suara di masjid yaitu pengeras suara luar digunakan untuk azan sebagai penanda waktu salat. Pengeras suara dalam digunakan untuk doa dengan syarat tidak meninggikan suara. Kemudian mengutamakan suara yang merdu dan fasih serta tidak meninggikan suara

Sebelum Salat Subuh boleh menggunakan pengeras suara paling awal 15 menit sebelum waktunya. Pembacaan Alquran hanya menggunakan pengeras suara keluar. Azan waktu Subuh menggunakan pengeras suara ke luar. Salat Subuh, kuliah subuh, dan sebagainya menggunakan pengeras suara ke dalam saja.

Waktu Salat Ashar, Maghrib, dan Isya 5 menit sebelum azan dianjurkan membaca Alquan. Azan dengan pengeras suara ke luar dan ke dalam. Sesudah Azan, hanya menggunakan pengeras suara ke dalam.

Waktu Salat Zuhur dan Jumatan, 5 menit menjelang Zuhur dan 15 menit menjelang waktu Salat Jumat diisi dengan bacaan Alquran yang ditujukan ke luar. Demikian juga suara azan. Salat, doa, pengumuman, khutbah, menggunakan pengeras suara ke dalam.

Untuk waktu takbir Idul Fitri/Idul Adha dengan menggunakan pengeras suara ke luar. Tarhim doa dengan pengeras suara ke dalam dan tarhim zikir tak menggunakan pengeras suara.

Saat Ramadan siang dan malam hari, bacaan Alquran menggunakan pengeras suara ke dalam. Waktu upacara hari besar Islam dan pengajian/tabligh hanya menggunakan pengeras suara ke dalam, kecuali pengunjungnya meluber ke luar. (YN)

30°C

Medan, Sumatera Utara

Scattered Thunderstorms

Humidity: 72%

Wind: 8.05 km/h

  • 17 Nov 2018 30°C 22°C
  • 18 Nov 2018 29°C 23°C

Banner 468 x 60 px