Log in

Kejari Dairi Tahan Sekretaris Diskominfo

DITAHAN-Mantan Camat Sumbul yang kini menjabat sebagai sekretaris Diskominfo Dairi, keluar dari ruang penyidik Kejaksaan Negeri Dairi menggunakan rompi tahanan berwarna oranye, digiring petugas memasuki mobil tahanan yang akan membawanya ke Rutan Sidikalang, Senin (20/3) . andalas/parulian nainggolan DITAHAN-Mantan Camat Sumbul yang kini menjabat sebagai sekretaris Diskominfo Dairi, keluar dari ruang penyidik Kejaksaan Negeri Dairi menggunakan rompi tahanan berwarna oranye, digiring petugas memasuki mobil tahanan yang akan membawanya ke Rutan Sidikalang, Senin (20/3) . andalas/parulian nainggolan

Gelapkan Uang Beras Miskin

Kejaksaan Negeri (Kejari) Dairi  melakukan penahanan terhadap Monang Habeahan, Sekretris Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Dairi.
Monang ditahan, sejak Senin (20/3) di Rutan Sidikalang, karena tersandung kasus dugaan korupsi penyelewengan uang beras miskin (raskin) tahun 2015 dan tahun 2016 sebesar Rp 668 juta lebih, saat dirinya masih menduduki posisi sebagai Camat di Kecamatan Sumbul.

Monang keluar dari ruang pemeriksaan penyidik tindak pidana khusus Kejaksaan Negeri Dairi sekitar pukul 14.00 WIB mengenakan rompi tahanan berwarna oranye bernomor 13  dan digiring petugas memasuki mobil tahanan. Saat berjalan menuju mobil tahanan, Monang  memilih diam dan tidak menjawab pertanyaan wartawan.

Kepala Kejaksaan Negeri Dairi Johnny William Pardede melalui Kepala Seksi Tindak Pidana Khusus Wijaya, membenarkan penahanan tersebut. Tersangka diperiksa diperiksa sejak pukul 10.00 WIB hingga sekira pukul 13.45 WIB. 

Dijelaskan,  tersangka  Monang diduga melakukan penyimpangan keuangan negara senilai Rp 668.272.000  juta. Dana dimaksud merupakan pembayaran raskin dari masyarakat penerima manfaat yang dikumpulkan kepala desa dan disetor ke bagian Kesra Kecamatan Sumbul yang sejatinya diteruskan kepada Bulog,  tetapi diambil dan digunakan Camat  Monang Habeahan untuk kepentingan pribadi. Dari angka itu, Rp373.015.000  telah dikembalikan ke rekening Bulog , sementara yang belum dibayar sebesar  Rp295.257.000.

“Masyarakat sudah menyetor uang raskin kepada kepala desa. Selanjutnya, kades membayar ke Kasi Kesra, Namun tersangka menarik uang dimaksud dari bawahannya untuk kepentingan sendiri,” sebut Wijaya.

Dijelaskan, sejumlah saksi telah dimintai keterangan termasuk kepala desa di Kecamatan Sumbul dan juga dari pihak Bulog. Dari dokumen yang ada, diketahui  bahwa kepala desa sudah melunasi pembayaran ke pihak kecamatan. Selain itu dalam pemeriksaan penyidik, Monang Habeahan telah mengakui telah mengambil uang dan menggunakannya untuk kepentingan pribadi.

Wijaya menambahkan,  Monang dititipkan di Rutan Sidikalang di jalan Rimo Bunga Desa Sitinjo 2 Kecamatan Sitinjo.  Nantinya, perkara akan disidangkan  di Pengadilan Tipikor Medan. Menjawab pertanyaan wartawan, Wijaya menyebut, pihaknya masih terus melakukan pendalaman termasuk kemungkinan adanya keterlibatan orang lain. (GOL)

Beri Komentar Anda

Wajib isi yang bertanda asterik (*). Kode HTML tidak diperbolehkan.

24°C

Medan, Sumatera Utara

Scattered Thunderstorms

Humidity: 95%

Wind: 11.27 km/h

  • 27 Mar 2017 29°C 23°C
  • 28 Mar 2017 28°C 22°C

Banner 468 x 60 px