Log in

Kakek di Marelan Sodomi Tujuh Bocah Laki-Laki

gka Sy saat dikeluarkan dari sel tahanan Polsek Medan Labuhan. gka Sy saat dikeluarkan dari sel tahanan Polsek Medan Labuhan.

Belawan-andalas Seorang kakek berusia 61 tahun berinisial Sy, warga Lingkungan 8, Jalan Pringgan, Lorong Rajawali, Kelurahan Paya Pasir, Kecamatan Medan Marelan mengaku telah menyodomi tujuh bocah laki-laki di sekitar lingkungan tempat tinggalnya. Perbuatan bejatnya itu diakuinya di Mapolsek Medan Labuhan, Senin (15/4), usai dirinya ditangkap petugas atas laporan keluarga bocah korban sodomi.

Menurut tersangka dia tega mencabuli ketujuh bocah laki-laki itu lantaran stres tidak dapat menyalurkan hasrat seksualnya karena sudah 10 tahun hidup menduda. Dia memilih anak-anak di bawah umur untuk dijadikan tempat pelampiasan nafsu bejatnya karena anak-anak gampang dibujuk dan diiming-imingi uang sebesar Rp10 ribu hingga Rp15 ribu.

Lelaki gaek yang telah ditetapkan polisi berstatus tersangka pencabulan anak di bawah umur itu juga mengaku dulu semasa mudanya, dia juga sering menyetubuhi bencong di kawasan Belawan.

"Tapi karena anak-anak lebih gampang dan bayarnya cukup 10 ribu sampai 15 ribu aja, makanya aku pakai anak-anak untuk disodomi. Anak-anak itu lebih gampang untuk diajak memuaskan nafsu. Cukup hanya dikasih uang jajan. Lagian aku juga sekarang jadi kurang tertarik sama perempuan," ujar lelaki yang kepalanya sudah dipenuhi rambut putih tersebut.

Kapolsekta Medan Labuhan Kompol Rosyid Hartanto didampingi Wakapolsek AKP Ponijo dan Kanit Reskrim Iptu Bonar Pohan mengatakan, modus tersangka untuk menjerat para korbannya adalah dengan pura-pura minta dipijat dengan diiming-imingi uang Rp10 ribu. Kemudian korban disuruh membuka baju dan celananya, lalu disodomi.

"Korbannya semua berumur antara usia 8 hingga 15 tahun, diantaranya, AS (15) masih duduk di bangku SMP dan satu kali dicabuli; RR (8) pelajar SD sudah lima kali dicabuli;  MFR (15) pelajar SMP, tiga kali dicabuli; RP (14) pelajar SMP sudah tiga kali dicabuli; MRL (13) pelajar SMP, tiga kali dicabuli; I alias D (13) pelajar SMP sudah 2 kali dicabuli; dan korbannya yang terakhir adalah AS (12)," paparnya.

Terkuaknya aksi bejat pelaku setelah korbannya yang ketujuh (AS), mengeluh sakit pada duburnya saat akan membuang air besar. Orangtua korban yang curiga lalu menanyai korban hingga akhirnya korban mengaku baru disodomi oleh tersangka.

"Pengakuan tersangka, dia sudah setahun ini mencabuli anak-anak, jadi kuat dugaan kita masih ada korban-korban lainnya, apalagi korban-korbannya hampir semua masih satu lingkungan dengan tersangka," ungkap Kompol Rosyid. Tersangka dijerat dengan Pasal 76-E Jo 82 ayat (1) UU No 35 Tahun 2014 tentang Perubahan Atas UU No 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak, dengan ancaman hukuman 15 tahun penjara. (DP)

22°C

Medan, Sumatera Utara

Cloudy

Humidity: 95%

Wind: 11.27 km/h

  • 04 Jan 2019 29°C 21°C
  • 05 Jan 2019 31°C 21°C

Banner 468 x 60 px