Log in

Gubernur-Wagub Sumut Disambut Ribuan Warga

Gubernur Sumut Edy Rahmayadi dan Wakil Gubernur Musa Rajekshah didampingi istri masing-masing, disambut ribuan orang di Bandara Kuala Namu, Deli Serdang (6/9). andalas|istimewa Gubernur Sumut Edy Rahmayadi dan Wakil Gubernur Musa Rajekshah didampingi istri masing-masing, disambut ribuan orang di Bandara Kuala Namu, Deli Serdang (6/9). andalas|istimewa

Medan-andalas Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi dan Wakil Gubernur Musa Rajekshah (Ijek), Kamis (6/9), disambut meriah sejak kedatangan di Bandara Kuala Namu, Deli Serdang, hingga di Rumah Dinas Gubernur Jalan Sudirman, Medan, setelah keduanya dilantik Presiden Joko Widodo di Istana Negara, Jakarta, Rabu (5/9).

Di Bandara Kuala Namu, ribuan warga antusias menyambut kedatangan Gubernur dan Wakil Gubernur Sumut periode 2018-2023 itu. Begitu mendarat di Bandara Kuala Namu, kedatangan Edy Rahmayadi dan Musa Rajekshah atau yang akrab disapa Ijek didampingi istri masing-masing langsung disambut oleh Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Sumut R Sabrina, pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemprov Sumut, serta perwakilan organisasi masyarakat.

Pada kesempatan itu juga dilakukan pengalungan bunga kepada keduanya sebagai bentuk ucapan selamat datang.

Dari pintu keluar pertama bandara, Edy dan Ijek beserta istri masing-masing yang tampak memakai pakaian khas adat Melayu disambut dengan atraksi pencak silat dan tarian Melayu.

Tak lupa, seperti pada adat tepung tawar biasanya, keduanya juga ditaburi bertih dan beras oleh para penari. Tampak masyarakat memenuhi lantai 1 hingga 3 terminal kedatangan Bandara Kuala Namu. Semuanya bersorak-sorai dan mengelu-elukan Edy-Ijek.

Selanjutnya, dari pintu keluar kedua, mereka disambut dengan barisan pasukan pengibar bendera yang memegang bendera merah putih. Juga barisan petugas Avsec Bandara Kuala Namu, dan organisasi kemasyarakatan.

Tidak sedikit warga yang berebut mengambil gambar dan ingin melihat lebih dekat gubernur dan wakil gubernur baru hasil pilihan masyarakat Sumut pada 27 Juni 2018 lalu itu, sehingga barisan yang semulanya rapi, menjadi tidak lagi tertib. Meski begitu, Edy dan Ijek tetap menebar senyum yang hangat.

Sebelum meninggalkan bandara, dari dalam mobil, Edy dan Ijek kembali menyapa dan melambai-lambaikan tangan kepada masyarakat yang terus bersorak-sorai menyambut mereka.

Pada kesempatan itu, Edy Rahmayadi mengatakan bersyukur lantaran telah diamanahkan oleh masyarakat Sumut untuk menjadi pemimpin. “Sujud syukur kepada Allah SWT,” ujarnya.

Meski hujan deras mengguyur wilayah Kuala Namu, riuh gempita masyarakat tidak surut. Barisan pelajar SMA dan SMK yang mengibarkan bendera merah putih rela berbasah-basah demi menyambut pemimpin baru Sumut itu.

Kemudian rombongan konvoi meninggalkan bandara untuk selanjutnya menuju rumah Dinas Gubernur di Jalan Jenderal Sudirman 41 dan Kantor Gubernur Jalan Pangeran Diponegoro 30, Medan.

Namun ternyata antusiasme warga juga terlihat di sepanjang jalan yang dilalui iring-iringan mobil rombongan yang membawa Edy-Ijek mulai dari gerbang keluar Tol Bandar Selamat.

Di sana banyak masyarakat yang sudah menunggu rombongan sejak pagi. Bahkan ada marching band, para pelajar SMA, dan organisasi kemasyarakatan juga. Mereka seolah tidak peduli dengan hujan deras yang turun pagi itu. Mereka menyambut kedatangan Edy-Ijek dengan suka cita.

Sesampainya di Rumah Dinas Gubernur, keduanya juga disambut ribuan warga dan karpet merah.

Mantan Penjabat (Pj) Gubernur Sumut Eko Subowo didampingi istri, Ketua DPRD Sumut Wagirin Arman, pejabat unsur Forkopimda Sumut, perwakilan negara sahabat, para bupati/wali kota se-Sumut, tokoh masyarakat, tokoh agama, dan tokoh ormas, juga setia berbaris menanti Edy dan Ijeck.

Melewati keramaian dan keriuhan masyarakat yang histeris dan berebut untuk berjabat tangan, Edy dan Ijek berjalan melewati karpet merah menuju ke dalam rumah dinas untuk kemudian mengikuti acara tepung tawar dan pemberian upah-upah.

Edy Rahmayadi dalam sambutannya di acara itu mengajak masyarakat untuk fokus pada Sumut yang bermartabat.

“Cita-cita untuk mewujudkan Sumut bermartabat ini hanya akan tercapai jika kita semua bersatu dan bergandengan tangan menyelesaikan masalah yang ada. Hindari persoalan yang tidak perlu, seperti perbedaan,” imbaunya.

Edy mengaku paham bahwa demokrasi erat kaitannya dengan perbedaan pilihan. Menurutnya, semakin ragam perbedaan yang ada, semakin kaya pula proses demokrasi yang berlangsung di Sumut.

“Tapi, saya katakan semua itu telah usai. Jika tempo hari ada warna hijau, kuning, putih, abu-abu, kini sudah tidak ada. Saya tidak menghiraukan itu, karena yang paling penting saat ini adalah kita semua satu, kita semua Sumatera Utara,” tegas Edy.

Meski banyak pekerjaan rumah dan tugas berat yang telah menanti Gubernur dan Wakil Gubernur, Edy mengatakan bahwa mereka akan berusaha untuk bertugas dengan sebaik-baiknya.

“Insya Allah, atas restu kedua orang tua dan restu dari saudara-saudara semua, kami akan laksanakan amanah yang telah kami terima dengan sebaik-baiknya,” tuturnya bersungguh-sungguh.

Edy yang juga didampingi Wakil Gubernur Musa Rajekshah kemudian mengapresiasi dan mengucapkan terima kasih atas sambutan masyarakat yang antusias menerima mereka. “Sambutan ini sangat berarti bagi kami berdua, sekali lagi terima kasih,” ucap Edy.

Sementara itu tidak kalah meriah dengan Rumah Dinas Gubernur, di Kantor Gubernur Sumut, giliran marching band dan ratusan aparatur sipil negara Pemprov Sumut juga menyambut Edy dan Ijek yang untuk pertama kali memasuki Kantor Gubernur sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur Sumut.

Didampingi Sekdaprov Sumut dan pimpinan OPD, Edy dan Ijek berjalan sambil melambaikan tangan kepada ASN di pelataran Kantor Gubernur. Sejurus dengan itu, mereka disambut sorak sorai dan tepuk tangan ASN Kantor Gubsu yang gegap gempita. “Semoga daerah ini semakin baik, dengan dipimpin Pak Edy dan Ijeck,” ujar seorang ASN.

Edy Rahmayadi, sebelumnya, usai dilantik Presiden di Jakarta, Rabu, menyebutkan, Presiden Joko Widodo berpesan kepadanya agar mengejar keterlambatan pembangunan di Sumut.

Menurut Edy, pesan Presiden itu merupakan atensi sekaligus tantangan yang mesti dilaksanakan dengan baik bersama wakilnya Musa Rajekshah.

Mantan Pangdam I/BB dan Pangkostrad itu menegaskan, janji kampanye mereka akan menjadi prioritas kerja mereka di periode 2018-2023.  (WAN)

23°C

Medan, Sumatera Utara

Cloudy

Humidity: 95%

Wind: 6.44 km/h

  • 15 Nov 2018 26°C 22°C
  • 16 Nov 2018 30°C 22°C

Banner 468 x 60 px