Log in

Gedung Rektorat Unimal Dibakar

Salah satu foto yang beredar luas di medsos, tampak ketika kobaran api melahap Gedung Rektorat Unimal, pada Jumat pagi (18/8). Salah satu foto yang beredar luas di medsos, tampak ketika kobaran api melahap Gedung Rektorat Unimal, pada Jumat pagi (18/8).

Pelaku Pembakaran adalah Mantan Karyawan Kampus

Lhokseumawe,Aceh-andalas Gedung Rektorat Universitas Malikussaleh (Unimal) yang berlokasi di Kampus Reulet, Kecamatan Muara Batu, Aceh Utara, dibakar oleh seorang mantan karyawan kampus, pada Jumat pagi (18/8) sekitar pukul 07.40 WIB.

Tidak ada korban jiwa akibat pembakaran itu, namun seluruh Gedung Rektorat dan Biro Administrasi Umum Unimal hangus mencapai 80 persen. Sementara berbagai perabotan, dokumen, dan benda-benda berharga lainnya di dalam gedung ludes terbakar.

Menurut salah seorang saksi mata, sebelum kejadian terbakarnya gedung dimaksud, ada seorang pria yang baru keluar dari ruangan perpustakaan dan tidak lama kemudian terlihat api yang masih kecil di ruangan tersebut dan api berhasil dipadamkan.

Akan tetapi, tidak lama kemudian terlihat api di ruangan lain yang kian membesar. Oleh pihak keamanan kampus segera menghubungi pihak pemadam kebakaran yang tiba pada pukul 08.10 dan segera melakukan upaya pemadaman.

Api baru berhasil dipadamkan total sekitar pukul 10.00 setelah dua unit damkar dari Pemko Lhokseumawe, dua unit damkar dari Pemkab Aceh Utara, dua unit damkar dari PT PIM, dua unit damkar dari Krueng Mane, dan satu unit damkar dari PT Arun berjibaku memadamkan kobaran api di lokasi.

Informasi yang beredar, pelaku pembakaran adalah mantan pegawai Rektorat Unimal. Tersangka pelaku berinisial SN itu telah berada di Mapolres Lhokseumawe dan sedang menjalani pemeriksaan terkait aksi nekatnya tersebut.

Dalam konferensi pers yang digelar di Polres Lhokseumawe, Jumat siang, Wakapolres Lhokseumawe Kompol Isharyadi mengatakan, kejadian pembakaran gedung tersebut memang sengaja dibakar oleh pelaku yang berinisial SN.

Motif pembakaran sebagaimana diakui oleh SN didasari karena sakit hati, akibat tak kunjung diangkat menjadi PNS di Unimal dan juga dipecat sebagai karyawan Unimal.

"Atas dasar itu, pelaku mengaku sakit hati dan melakukan pembakaran terhadap Gedung Rektorat Unimal," ujar Wakapolres Lhokseumawe.

Pihaknya sempat mencari pelaku ke rumah, namun pelaku belum pulang ke rumah, akan tetapi pelaku datang sendiri ke Mapolres Lhokseumawe menyerahkan diri.

Kini pelaku bersama sejumlah barang bukti seperti sepeda motor pelaku dan beberapa sisa kayu yang terbakar, sudah di Polres Lhokseumawe untuk diperiksa lebih lanjut.

"Kami sedang melakukan penyelidikan terkait kasus ini serta telah memberikan ke Labfor Polda Sumut di Medan, untuk turun memeriksa lokasi," ucap Kompol Isharyadi.

Wakapolres Lhokseumawe juga menambahkan, terkait pembakaran Gedung Rektoral Unimal tersebut, pihaknya telah memeriksa enam orang saksi, di antaranya empat orang anggota satpam, satu orang penjual minyak, dan kepala bagian umum. Sedangkan potensi kerugian akibat kebakaran gedung tersebut mencapai Rp10 miliar.

Terkait ancaman hukuman kepada pelaku, Wakapolres Lhokseumawe mengatakan, bahwa pelaku melanggar Pasal 187 KUHP dan dapat diancam hukuman 17 tahun penjara.

Sementara itu Safwandi (34), mengakui perbuatan nekatnya membakar Gedung Rekrorat Unimal. Dia juga menyatakan sudah siap menerima hukuman atas perbuatannya.

Kepada wartawan yang mewancarainya di Mapolres Lhokseumawe, alasan dia melakukan aksi nekat itu karena kecewa diberhentikan oleh pihak kampus dari tenaga honorer di bagian listrik. Padahal dia sudah bekerja lama di kampus tersebut.

Selain itu, istrinya yang berstatus bakti di kampus tersebut, sampai sekarang masih tetap bakti, tidak dinaikkan status sebagai tenaga honorer.

Sementara itu Humas Unimal Masriadi Sambo juga mengatakan gedung utama yang terbakar sekarang hanya tersisa rangkanya saja. Semua barang dan berkas dalam gedung tersebut hangus terbakar. "Semua terbakar, berkas juga terbakar," jelasnya.

Masriadi mengungkapkan, akibat kebakaran tersebut kerugian material yang ditanggung Unimal diperkirakan mencapai miliaran rupiah.

“Saat ini kami sedang data kerusakannya. Untuk sementara, kerugian ditaksir mencapai miliaran rupiah. Nanti lebih lengkap akan kita sampaikan lagi,” katanya. (ANT/OKZ/DBS)

22°C

Medan, Sumatera Utara

Cloudy

Humidity: 95%

Wind: 11.27 km/h

  • 04 Jan 2019 29°C 21°C
  • 05 Jan 2019 31°C 21°C

Banner 468 x 60 px