Log in

Dua Finalis Puteri Indonesia Diduga Terlibat

Mulia Lestari (kiri) dan Fatya Ginanjarsari (kanan), finalis Puteri Indonesia yang turut menjadi terduga kasus prostusi artis online. Mulia Lestari (kiri) dan Fatya Ginanjarsari (kanan), finalis Puteri Indonesia yang turut menjadi terduga kasus prostusi artis online.

Prostitusi Artis Online

Polda Jawa Timur (Jatim) akhirnya mengungkap enam nama artis yang diduga terlibat jaringan prostitusi online. Dua diantaranya diketahui merupakan mantan finalis Puteri Indonesia. Keenamnya akan dipanggil Polda Jatim pekan depan untuk diperiksa. Menurut Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Frans Barung Mangera, mereka tak lagi merahasiakan identitas para artis atau model yang diduga terlibat jaringan prostitusi online.

Alasannya, mereka punya bukti kuat atas keterlibatan para publik figure ini. Polisi juga sudah melayangkan surat pemanggilan secara resmi untuk keenam nama tersebut. "Karena sudah dipanggil secara resmi sebagai saksi korban, maka diperlukan identitas yang terang untuk disampaikan. Jadi surat panggilan ini sifatnya memanggil seseorang, identitas seseorang, nama seseorang," kata Barung di Mapolda Jatim, Kota Surabaya, Jumat (11/1).

Keenam nama tersebut antara lain Maulia Lestari, Baby Shu, Fatya Ginanjarsari, Riri Febrian, Aldera Cena, dan Tiara Permata Sari. Nama-nama mereka, kata dia, terungkap dari jejak digital yang ditelusuri penyidik kepolisian. "Seperti yang saya sebut, ML itu Mulya Lestari, kemudian BS itu Baby Shu, kemudian Fatya Ginanjasari (FG), Riri Febianti (RF), Aldien Cena (AC), kemudian Tiara Permata Sari (TP). Enam orang ini yang akan kita panggil dalam rangka melengkapi penyidikan," ujar dia.

Sebelumnya, Kapolda Jatim Irjen Pol Luki Hermawan mengatakan, dari enam artis tersebut, dua di antaranya artis sinetron, dua mantan finalis Puteri Indonesia, satu bintang FTV, dan seorang foto model. "Jadi total ada enam yang sudah kita dapatkan dari rekam jejak digital," ujar dia. Dua di antara nama tersebut adalah finalis Puteri Indonesia tahun 2016 dan 2017. "Finalis Puteri Indonesia tahun 2016 dan 2017," ujar Luki Hermawan.

Nama Fatya Ginanjarsari dikenal sebagai finalis Puteri Indonesia 2017. Dia mewakili daerah Kalimantan Utara. Selain itu, Fatya juga mewakili Indonesia sebagai Miss Tourism World Indonesia 2018. Fatya Ginanjarsari juga menjadi Top 15 GUESS Girl Indonesia 2015. Sementara satu finalis lainnya yakni bernama Maulia Lestari. Dia merupakan finalis Puteri Indonesia 2016 mewakili Provinsi Jambi.

Sebelumnya, polisi menggerebek praktik prostitusi online di sebuah hotel di Surabaya pada Sabtu (5/1/2019). Dari hasil tersebut, seorang artis FTV Vanessa Angel dan model majalah pria dewasa Avriellya Shaqqila, turut diamankan.

Polisi pun sudah menetapkan dua orang tersangka dalam dugaan kasus ini, yakni ES dan TN sebagai muncikari prostitusi online yang melibatkan para artis dan model. Hasil penyelidikan Polda Jatim mengungkapkan, 45 artis yang terlibat prostitusi online di bawah jaringan muncikari ES dan TN rata-rata berusia di bawah 30 tahun. Bahkan, ada di antaranya masih berusia 19 tahun.

“Ada beberapa nama yang masih berusia 19 tahun. Bahkan, rata-rata usia para artis ini di bawah 30 tahun. Usianya dari 19 sampai 30 tahun,” kata Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Frans Barung Mangera di Mapolda Jatim di Surabaya, Jumat (11/1).

Barung mengungkapkan, saat ini telah ada tujuh nama oknum publik figur yang sudah teridentifikasi digital forensik terlibat prostitusi online. Jumlah ini bertambah dua orang setelah sebelumnya Kapolda Jatim Irjen Pol Luki Hermawan menyebut ada lima publik figur yang memiliki bukti kuat terlibat praktik haram tersebut.

“Daftar artis dan model diduga terlibat prostitusi online berpotensi bertambah,” ujarnya. Dia memastikan daftar 45 artis dan 100 model yang terlibat pelacuran itu didukung data autentik rekam jejak digital. Data itu mulai dari tempat atau lokasi di hotel, rekaman percakapan hingga terjadinya transaksi prostitusi tersebut.

“Masih ada nama-nama mereka yang beranjak menjadi calon artis dan model, yang diduga juga ikut terlibat prostitusi online,” ungkapnya. Polda Jatim sebelumnya menyebutkan, ada 45 artis dan 100 model yang diduga terlibat dalam jaringan prostitusi online yang dikendalikan muncikari TN dan ES. Berdasarkan penyelidikan Polda Jatim, tersangka muncikari ES mengendalikan 45 artis dan muncikari TN membawahi ratusan model untuk dijajakan kepada laki-laki hidung belang.

Pengakuan dua muncikari ES dan TN sebelumnya, pihak manajemen artis juga ikut terlibat dalam prostitusi online. Mereka kerap menjadi perantara antara muncikari dengan artis yang bersangkutan. Keduanya tidak mengenal semua artis yang menyediakan layanan kencan berbayar. Bahkan, untuk kasus Vanessa Angel, mereka mengaku tidak kenal dan baru sekali bertemu melalui rekannya.

Muncikari ES misalnya, menampik bahwa daftar 45 artis dan 100 model hasil rekrutannya. Sebab, sebagian besar artis tersebut menawarkan diri. Selain itu ada pula yang ditawarkan oleh agen, yakni pihak manajemen masing-masing.

“Ada beberapa (artis) yang sempat menawarkan diri. Tetapi ada juga yang disuplai oleh agen masing-masing,” kata muncikari ES. Polda Jatim meminta dua germo kasus pelacuran artis yang masuk dalam daftar pencarian orang (DPO) untuk segera menyerahkan diri.

"DPO ini saya minta segera datang ke Polda Jatim. Kalau sudah diterbitkan DPO akan menjadi menyangkut ke keluarga. Kita harapkan segera datang ke Polda Jatim," kata Barung Mangera. Barung mengatakan, polisi telah mengantongi identitas dari dua DPO tersebut, dan anggota telah melakukan pengejaran ke wilayah Jawa Barat dan DKI Jakarta. "Kami akan segera menangkapnya. Sekarang ini tinggal menunggu waktu," ucap Barung.

Dijelaskannya, pihak kepolisian butuh waktu untuk menangkap dua muncikari itu karena mereka terus berpindah dari satu tempat ke tempat lainnya. "Inisialnya sudah ada tapi akan disampaikan jika sudah ditangkap," ucapnya.

Sebelumnya Dirreskrimsus Polda Jatim, Kombes Pol Akhmad Yusep Gunawan, menyebut pihaknya sedang memburu dua orang lagi yang diduga menjadi germo pelacuran artis. Yusep tak menjelaskan siapa dua orang yang dimaksud. Meski tak menyebut nama maupun inisial kedua orang tersebut, namun Yusep menyebutkan jenis kelamin mereka. "Keduanya wanita. Mereka teridentifikasi dalam jaringan prostitusi dengan muncikari ES dan TN," ujarnya. Peranan dua orang germo yang sedang diburu ini adalah ikut menyediakan jasa pelacuran. (iN/DTC/ANT)

22°C

Medan, Sumatera Utara

Cloudy

Humidity: 95%

Wind: 11.27 km/h

  • 04 Jan 2019 29°C 21°C
  • 05 Jan 2019 31°C 21°C

Banner 468 x 60 px