Logo
Print this page

Densus 88 Tangkap Satu Wanita di Tanjung Balai

Kapoldasu Irjen (Pol) Agus Andrianto (tengah) di Rindu Alam 1, Kelurahan Sibuluan, Kecamatan Pandan, Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng) ketika akan menyaksikan peledakan bom milik teroris Sibolga. andalas|haposan simbolon Kapoldasu Irjen (Pol) Agus Andrianto (tengah) di Rindu Alam 1, Kelurahan Sibuluan, Kecamatan Pandan, Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng) ketika akan menyaksikan peledakan bom milik teroris Sibolga. andalas|haposan simbolon

Diduga Anggota Jaringan Abu Hamzah di Sibolga

Sibolga-andalas  Tim Densus 88 Mabes Polri menangkap dua orang lagi terduga teroris yang diduga masuk jaringan Abu Hamzah alias Husein alias Uppang yang ditangkap di Kota Sibolga, Sumatera Utara (Sumut).

Dua orang tersebut ditangkap di dua lokasi berbeda pada Rabu (13/3) malam. Satu berinisial R ditangkap di Tanjung Balai dan seorang lagi berinisial M ditangkap di Tapanuli Tengah .

Penangkapan kedua orang tersebut merupakan pengembangan pasca-penangkapan terduga teroris Abu Hamzah dan aksi istri Abu Hamzah meledakkan diri di Sibolga.

Kapolda Sumut Irjen Pol Agus Andrianto, Kamis (14/3) mengatakan, terduga teroris yang ditangkap di Tanjung Balai adalah seorang wanita. Namun, Agus enggan untuk membeberkan secara detail tentang lokasi penangkapan dan barang bukti yang diamankan.

Dia juga tidak menjawab ketika ditanya apakah masih ada teroris lain  yang diburu di Sumut. Informasi menyebutkan, terduga teroris beinisial R ini dibekuk di kawasan Kelurahan Sirantau, Kecamatan Datuk Bandar, Kota Tanjung Balai.

Wanita 22 tahun ini disebut sebagai warga Jalan Ampera/Jalan Protokol Bagan, Dusun II, Desa Bagan Pekan, Kecamatan Tanjung Balai Asahan, Kabupaten Asahan.

Dia diduga terlibat dalam insiden ledakan bom di Sibolga, karena mengetahui pembelian bahan untuk pembuatan bom.

R merupakan istri dari Hendri Syahli Manurung (27) warga Tanjung Balai, anggota teroris jaringan Jamaah Anshaut Daulah (JAD) kelompok Syaiful yang ditembak mati Densus 88 Mabes Polri pada Oktober 2018 lalu.

Sementara, untuk penangkapan yang dilakukan di Tapteng, Agus menyebutkan terduga teroris tersebut berjenis kelamin pria berinisial M.

"Jadi, yang ditangkap di Tanjung Balai cuma satu. M ditangkap di Tapteng," tandasnya.

"Masih dalam pengembangan. Tapi informasinya terduga teroris R akan menjadi istri kedua AH (Abu Hamzah) dan direkrut untuk jadi perakit," ungkap Kapolda.

Berdasarkan catatan andalas, tiga terduga teroris yang lebih dahulu ditangkap, yakni Abu Hamzah alias Husein ditangkap pada Selasa 12 Maret 2019 pada pukul 14.00WIB di Jalan Selamat, Kecamatan Sibolga Sambas.

Selanjutnya Asmir Khoir alias Ameng alias Abu Halimah ditangkap pada pukul 10.30 WIB dari Jalan SM Raja simpang Jalan Gambolo, Kota Sibolga, dan ZP alias Ogek Zul.

Sementara itu satu orang terduga teroris lainnya, yakni istri dari terduga teroris Abu Hamzah, yang diketahui bernama Asnita tewas bersama setelah bunuh diri dengan meledakkan bom di dalam rumah mereka di Jalan Mojopahit, Gang Sekuntum, Kelurahan Pancuran Bambu, Kecamatan Sibolga Sambas, Rabu (13/3) dini hari. (HAS)

PT. STAR MEDIA INTERNUSA
JL. TENGKU AMIR HAMZAH KOMP RUKO GRIYA RIATUR INDAH 182, 184, 186 - MEDAN - 20124 - SUMATERA UTARA - INDONESIA.
Email : berita.andalas@googlemail.com © 2013 - 2014 harianandalas.com - All Rights Reserved.
IKLAN ONLINE | REDAKSI

http://kpkpos.com http://bursaandalas.com http://harianandalas.com http://harianandalas.com http://harianandalas.com