Log in

Buyung dan Wildan Berpotensi Tersangka


Polda Geledah Kantor BPKAD Labura dan Labusel 

Medan-andalas Kantor Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Pemkab Labuhanbatu Utara (Labura) dan Pemkab Labuhanbatu Selatan (Labusel) digeledah penyidik Subdit III/Tipidkor Direktorat (Dit) Reskrimsus Polda Sumut, Kamis (18/7).

Direktur Reskrimsus Polda Sumut, Kombes Pol Rony Samtana mengatakan, penggeledahan instansi dua pemerintahan kabupaten tersebnut dilakukan dalam kaitan proses penyidikan kasus dugaan korupsi Dana Bagi Hasil (DBH) Pajak Bumi dan Bangunan (PBB).

"Memang ada kita lakukan penggeledahan di Labura dan Labusel untuk mencari bukti-bukti penyidikan," kata Rony. Namun, Rony mengaku belum mengetahui dokumen yang telah diamankan penyidik karena petugas di lapangan masih bekerja. Dia hanya menegaskan, pihaknya serius menyidik kasus yang diduga melibatkan Bupati Labura Kharuddin Syah Sitorus alias Buyung dan Bupati Labusel Wildan Aswan Tanjung.

Rony menyebut, pihaknya masih menunggu proses audit pihak Badan Pemeriksa Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Sumut untuk menghitung kerugian negara. "Kita sedang menunggu hasil audit dari BPKP," pungkas Rony.

Sebelumnya, Rony Samtana menyatakan,  kasus dugaan korupsi DBH PBB Bupati Labura Khairuddin Syah Sitorus dan Bupati Labusel, Wildan Aswan Tanjung, sudah masuk tahap penyidikan. Kedua kepala daerah tersebut bisa saja dipanggil kembali dan statusnya naik menjadi tersangka.

Dia menambahkan, modus operandi yang dilakukan Bupati Labura dan Bupati Labusel dengan mengambil sebagian dari PBB sejak tahun 2013-2015 masing-masing sebesar Rp3 miliar dengan alasan sebagai uang komisi. (DA)

22°C

Medan, Sumatera Utara

Cloudy

Humidity: 95%

Wind: 11.27 km/h

  • 04 Jan 2019 29°C 21°C
  • 05 Jan 2019 31°C 21°C

Banner 468 x 60 px