Log in

BNN Musnahkan 3,5 Hektare Ladang Ganja di Madina


Panyabungan,Sumatera Utara-andalas Petugas gabungan dari Badan Narkotika Nasional (BNN) pusat, BNN Kabupaten Mandailing Natal, dan kepolisian, memusnahkan 3,5 hektare ladang ganja yang ditemukan di pegunungan Tor Sihite, Dusun Banjar Julu, Desa Banjar Lancat, Kecamatan Panyabungan Timur, Kabupaten Madina, Kamis (30/8).

Ikut turun dalam pemusnahan ladang ganja itu, Direktur Narkotika Deputi Pemberantasan BNN Brigjen Pol Drs Viktor J Lassut MM selaku ketua tim pemusnahan, kemudian dari Bareskrim Polri yakni Kombes Pol Iwan Eka Putra, Kombes Pol Jacksen, dan Kombes Giri, serta dari BNNP Sumut AKBP Agus Halimudin. Pemusnahan ladang ganja itu juga melibatkan aparat Kodim 0212/TS,  Danramil Kotanopan, Kasat Narkoba Polres Madina, serta masyarakat.

"Penemuan 3,5 hektare ladang ganja ini berkat kerja sama BNN dengan masyarakat. Dan jumlah keseluruhan anggota tim yang berangkat guna melakukan pemusnahan ladang ganja tersebut sebanyak 92 orang," kata Kepala BNNK Madina AKBP S Bangko kepada andalas.

Rombongan bertolak ke Tor Sihite pada Kamis pagi pukul 05.30 WIB dengan menempuh perjalanan selama kurang lebih tiga jam untuk sampai ke lokasi dengan berjalan kaki.

"Kondisi geografis yang dilalui untuk mencapai lokasi ladang ganja harus mendaki dari Dusun Banjar Julu, Desa Banjar Lancat," jelasnya.

Setiba di lokasi ladang ganja, tim operasi gabungan langsung melakukan pemusnahan dengan cara dicabut dan dibakar.

"Dari 3,5 hektare ladang ganja yang kita temukan, terdapat di dua titik lokasi  dengan variasi tinggi tanaman 1 sampai dengan 3 meter," ungkapnya.

Bangko menambahkan, apabila seluruh pohon ganja  yang ditemukan dikonversi, hasil dari keseluruhan tanaman ganja tersebut diperkirakan mencapai 122,5 ton ganja basah.

Setelah seluruh tanaman ganja dimusnahkan, sorenya seluruh anggota tim pulang dan tiba kembali di Kota Panyabungan sekitar pukul 18.00 WIB.

Sementara itu Kepala Bidang Pemberantasan Narkotika BNNP Sumatera  AKBP Agus Halimudin mengatakan, penemuan ini berawal dari informasi masyarakat, yang diteruskan petugas dengan melakukan survei ke lokasi.

"Ternyata, ditemukan pohon ganja yang tingginya hingga mencapai satu meter," ujar Agus kepada wartawan, di Medan, Jumat (31/8).

Halimudin menjelaskan, untuk sampai ke lokasi, petugas harus melalui jarak tempuh sekitar 3 jam dengan berjalan kaki. Setelah mencapai lokasi dan menemukan ladang ganja tersebut, tim gabungan berjumlah sekitar 90 orang langsung melakukan pemusnahan.

"Usai mencabuti pohonnya, kemudian ganja-ganja tersebut dibakar. Adapun 1 pohon ganja itu memiliki perincian 1 meter persegi dengan 6 batang," jelasnya.

Halimudin menambahkan, setelah diukur, luas ladang ganja tersebut mencapai 3,5 hektare. Bila dikonversi, hasil tanaman ganja itu jumlahnya mencapai sebanyak 122,5 ton ganja basah. "Sejauh ini kita masih melakukan pengembangan untuk mencari pemiliknya," pungkasnya. (JBL/DA)

Beri Komentar Anda

Wajib isi yang bertanda asterik (*). Kode HTML tidak diperbolehkan.

24°C

Medan, Sumatera Utara

Scattered Thunderstorms

Humidity: 98%

Wind: 6.44 km/h

  • 25 Sep 2018 28°C 22°C
  • 26 Sep 2018 30°C 22°C

Banner 468 x 60 px