Log in

Bersenjatakan Air Cabai, Indera Nekat Rampok Toko Emas

Tersangka Indera Mahkota bersama semprotan berisi air cabai diamankan polisi. Tersangka Indera Mahkota bersama semprotan berisi air cabai diamankan polisi.

Kesulitan ekonomi rupanya bukan hanya dirasakan para pengangguran. Dampak inflasi juga dirasakan oleh pekerja swata. Sehingga tak sedikit yang menyimpang dengan menghalalkan segala cara guna mendapatkan uang.

Seperti yang dilakukan, Indera Mahkota (43) warga Desa Perkebunan Seiko Kasih, Kecamatan Kotarih, Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai). Meski sudah bekerja sebagai staf di PT PSU (Perkebunan Sumatera Utara), Indera tetap merasa tak cukup. Alhasil, jalan singkat dilakukannya.

Bermodal batu koral, serta perlengkapan pendukukung lainnya dan juga semprotan berisi air cabai, Indra Mahkota nekat melancarkan perampokan di Toko Emas Asia Baru, Jalan MH Thamrin/Asia Baru No 4, Kelurahan Sri Rengas II, Kecamatan Medan Area, Minggu (12/5) sekira pukul 14.50 WIB.

Awalnya, aksi pelaku sempat berhasil. Pelaku mampu meraup beberapa rantai emas dari kaca toko setelah kotak kaca pajangan emas dipecahkan pelaku dengan batu. Pelaku berhasil kabur membawa emas setelah menyemprotkan air cabai ke wajah beberapa penjaga toko.

Apes baginya, suarah gemuruh keributan dibarengi teriakan minta tolong dari korban membuat pelarian pelaku tak jauh dari toko. Beberapa meter dari sana, warga yang mendengar teriakan itu lantas mengejar dan berhasil mengepung serta menangkap pelaku.

Selanjutnya, warga pun memboyong pelaku ke kantor Polsek Medan Area, guna dilakukan proses hukum. Kapolsek Medan Area, Kompol Kristian Sianturi saat dikonfirmasi, Rabu (15/5) membenarkan perihal perampokan toko emas di wilayahnya. "Iya benar, datanya minta ke Kanit saja bro, saya lagi acara FGD di Kecamatan Medan Area," ucap, Kompol Kristian Sianturi.

Selain menangkap tersangka, polisi turut mengamankan barang bukti berupa 1 buah batu koral, pecahan kaca, jaket warna hitam yang dipakai pelaku, 1 buah tas warna hitam putih bercorak berisi 1 botol air cabe.

Sayangnya, meski Lina Chandra (45) dan suaminya telah membuat laporan, polisi tak menyebutkan sitaan emas sebagai barang bukti. Dengan dalih, adanya perdamaian antara korban dan pelaku.

"Pelapor telah mencabut keterangan dan pengaduannya," aku Kanit Reskrim Polsek Medan Area, Iptu ALP Tambunan. Saat disinggung keberadaan pelaku, Kanit Reskrim Polsek Media Area Iptu ALP Tambunan mengaku kalau tersangka saat ini masih berada di balik jeruji besi Polsek Medan Area. "Pelaku masih di dalam (sel Polsek Medan Area)," tulis ALP Tambunan lalui pesat WatssAp. (ACO)

22°C

Medan, Sumatera Utara

Cloudy

Humidity: 95%

Wind: 11.27 km/h

  • 04 Jan 2019 29°C 21°C
  • 05 Jan 2019 31°C 21°C

Banner 468 x 60 px