Log in

Belasan Dewan Malas Dengarkan Pidato Presiden

Ketua DPRD Sumut H Wagirin Arman bersama pimpinan dewan lainnya saat menyanyikan Lagu Indonesia Raya pada paripurna istimewa mendengarkan pidato kenegaraan Presiden RI Joko Widodo memperingati HUT ke-72 Republik Indonesia. Ketua DPRD Sumut H Wagirin Arman bersama pimpinan dewan lainnya saat menyanyikan Lagu Indonesia Raya pada paripurna istimewa mendengarkan pidato kenegaraan Presiden RI Joko Widodo memperingati HUT ke-72 Republik Indonesia.

Sidang Paripurna Istimewa DPRDSU

Medan-andalas DPRD Sumut menggelar sidang paripurna istimewa mendengarkan pidato Presiden Republik Indonesia Joko Widodo memperingati HUT ke-72 RI, di Gedung DPRD Sumut, dalam sidang bersama DPR-MPR RI di Senayan Jakarta, Rabu (16/8).

Sayangnya, belasan anggota DPRDSU tidak hadir karena diduga malas  untuk mendengarkan pidato kenegaraan Presiden Jokowi yang dimulai pukul 14.00 WIB itu.

Hal itu terlihat dari minimnya kehadiran anggota DPRD Sumut di ruang paripurna. Bahkan salah seorang unsur pimpinan dewan, yakni Wakil Ketua DPRDSU Parlinsyah Harahap juga tak terlihat di ruang paripurna.

Sementara anggota dewan yang terlihat absen, antara lain Ajie Karim, Fajar Waruwu, Lidia Lase, Muslim Simbolon, Sutrisno Pangaribuan, Inge Nasution, Salomo Pardede, Meilizar Latif, Arota Lase, Fernando Simanjuntak, Hartoyo, Sarma Hujalulu, Siti Aminah Perangin-angin, Augus Napitupulu, Dameria Pangaribuan, dan lainnya.

Sidang paripurna dipimpin Ketua DPRD Sumut Wagirin Arman itu dihadiri Wagubsu Nurhajizah Marpaung. Sedangkan Gubsu Erry Nuradi berhalangan hadir. Hadir juga dari unsur Forum Komunikasi Pimpinan Daerah Sumut, para konsul negara sahabat, para pimpinan SKPD jajaran Pemprovsu, tokoh masyarakat, pemuda, ormas, para ulama, dan para sosok teladan se-Sumut.   

Wagirin Arman mengatakan, sesuai amanat ketatanegaraan maka di setiap tanggal 16 Agustus, dilakukan sidang paripurna istimewa  mendengarkan pidato Presiden RI di depan sidang bersama DPR-RI dan DPD-RI.

"Momentum kali ini juga mengingatkan kita semua untuk senantiasa mengenang dan berterima kasih kepada para pahlawan yang mendahului kita,” kata Wagirin seraya minta seluruh elemen masyarakat meneladani dan menjadikan pengorbanan para pejuang sebagai insiprasi dan motivasi dalam menjalani kehidupan.

Mengapresiasi

Menyimak pidato kenegaraan Presiden RI Joko Widodo, anggota DPRD Sumut seperti HM Nezar Djoeli ST, Ir Juliski Simorangkir MM, Drs Baskami Ginting mengapresiasi kinerja pemerintahan Jokowi melasanakan program pembangunan yang mulai dirasakan rakyat Indonesia terutama di bidang infrastruktur.

Menurut Nezar, dari pidato kenegaraan Presiden Jokowi yang disampaikan melalui sidang istimewa DPR-MPR RI, terlihat adanya konsistensi pemerintah dalam meneruskan program-program yang sudah mulai dibangun sebelumnya, seperti pembangunan infrastruktur jalan lintas penghubung antar-beberapa provinsi di Indonesia, juga pembangunan sektor kesehatan dan pendidikan.

Hal ini, ungkap Nezar dan Baskami, ditandai dengan meningkatnya anggaran di sektor tersebut. "Kita juga mengapresiasi terhadap penekanan presiden agar setiap rupiah uang rakyat dalam APABN maupun APBD agar digunakan secara efisien dan sebesar-besarnya untuk kemakmuran rarakyat. Ini kiranya menjadi acuan yang harus dipedomani oleh pemerintah baik di pusat dan daerah termasuk di Sumut," katanya.

Demikian halnya Juliski Simorangkir menilai, pidato Presiden Jokowi menimbulkan optimistisme bagi rakyat Indonesia, sekaligus membangkitkan harapan untuk kebangkitan Indonesia. 

"Dengan tagline INDONESIA KERJA BERSAMA menandakan 72 tahun Indonesia menuju kebangkitan dan itu diwujudkan dengan kerja keras dan melibatkan semua komponen masyarakat dari Sabang sampai Merauke," ujarnya.

Ketua DPP PKPI Sumut ini mengatakan, pembangunan yang berpola Indonesia sentris mewujudkan pemerataan pembangunan infrastruktur yang merata di seluruh pelosok Indonesia dan penyamaan harga barang untuk seluruh Indonesia menandakan semua warga dimanapun telah menikmati kemerdekaan.

Dia juga berharap, peringatan 72 tahun Republik Indonesia menjadi momentum bagi segenap lapisan masyarakat memperkokoh persatuan dan kesatuan. "Kita berkewajiban untuk terus menerus memperkokoh persatuan, kesatuan dan dapat mengambil suri tauladan dan pengalaman sejarah bangsa kita,” tambah Juliski. (UJ)

Beri Komentar Anda

Wajib isi yang bertanda asterik (*). Kode HTML tidak diperbolehkan.

24°C

Medan, Sumatera Utara

Cloudy

Humidity: 95%

Wind: 6.44 km/h

  • 18 Nov 2017 30°C 22°C
  • 19 Nov 2017 27°C 22°C

Banner 468 x 60 px