Log in

Anak Tega Bunuh Ayah Kandung

Tersangka Haga Juakta Sembiring diamankan di Mapolsek Kuala, Langkat, seuai membunuh ayah kandung sendiri.(kiri) Korban Sampurna Sembiring saat dibawa ke puskesmas di Langkat.(kanan) Tersangka Haga Juakta Sembiring diamankan di Mapolsek Kuala, Langkat, seuai membunuh ayah kandung sendiri.(kiri) Korban Sampurna Sembiring saat dibawa ke puskesmas di Langkat.(kanan)

Diduga Pengaruh Narkoba

Stabat- andalas Seorang pria di lingkungan Bela Rakyat, Kecamatan Kuala, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara, tega membunuh ayah kandungnya, diduga karena pengaruh narkoba. Kepala Sub Bagian Hubungan Masyarakat Kepolisian Resor Langkat, AKP Arnold Hasibuan ketika dikonfirmasi di Stabat, Selasa (14/5) membenarkan peristiwa itu dan pelaku sudah diringkus untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.

Korban bernama Sampurna Sembiring (56) warga Jalan Samanhudi Kelurahan Bela Rakyat, Kecamatan Kuala yang dibunuh anak kandungnya Haga Juakta Sembiring (30), Senin (13/5) malam sekira pukul 21.00 WIB.

Dari informasi yang didapat di lokasi kejadian, warga mendengar anak dan ayah itu sempat bertengkar. Kegaduhan di kontrakan itu mengundang perhatian warga sekitar. Mereka lalu melapor ke kepala lingkungan setempat yang kemudian sekitar pukul 21.00 WIB melaporkan peristiwa itu kepada aparat Polsek Kuala.

Selanjutnya beberapa orang personel Polsek Kuala datang ke tempat kejadian perkara (TKP). Petugas pun langsung menemui tersangka yang sedang berada di rumah tersebut.
Petugas sempat bertanya, "dek, dek, mana bapakmu?" Anak itu pun langsung menjawab, ”di dalam pak, sudah kubunuh." 

Mendengar jawaban itu, petugas pun langsung mengamankan Haga Juakta Sembiring. Selanjutnya, petugas menemukan korban sudah tidak bernyawa.  Korban Sampurna Sembiring ditemukan dengan tubuh telentang dan baju kaos sobek berlumuran darah. Diduga tersangka mengamuk karena tidak diberi uang oleh sang ayah.

Polisi sempat membawa korban ke puskesmas terdekat untuk pemerikasaan tahap awal dan selanjutnya membawanya ke Rumah Sakit Bhayangkara Polda Sumut di Kota Medan. Dalam kasus pembunuhan tersebut polisi mengamankan barang bukti di antaranya satu bilah parang bergagang kayu, satu kaos berkerah bewarna hijau lumut yang berlumuran darah, satu kaos singlet yang berlumuran darah. Sementara tersangka Haga sendiri sudah diamankan di Mapolsek Kuala.

Kanit Reskrim Polsek Kuala, Iptu Andri Siregar, Selasa (14/5) mengatakan, berdasarkan pemeriksaan awal, tersangka Haga mengaku membunuh ayahnya karena kesal terus dinasihati.

Sang ayah yang tinggal di Jalan Samanhudi, Bela Rakyat, Kuala, selalu menyambangi kontrakan Haga. Setiap siang dan malam dia mengantarkan lauk-pauk untuk putranya itu. Setiap datang dia kerap memberi nasihat.

"Tersangka ini pemakai narkoba aktif, jenis sabu-sabu, sejak 2010. Sudah berulang kali dia dinasihati ayahnya. Setiap hari ayahnya mengantarkan lauk makanan ke rumah kontrakan tersangka. Itu tadi, setiap kali datang dinasihati. Tadi malam puncaknya, begitu diantar sayurnya dan dinasihati lagi, ada di situ parang ditikamnya ayahnya," ujar Andri. (BD)

22°C

Medan, Sumatera Utara

Cloudy

Humidity: 95%

Wind: 11.27 km/h

  • 04 Jan 2019 29°C 21°C
  • 05 Jan 2019 31°C 21°C

Banner 468 x 60 px