Log in

97 Persen SMK di Sumut Gelar UNBK

Wagub Sumut Musa Rajekshah saat meninjau pelaksaan UN di SMKN 10 Jalan Cik Di Tiro, Medan, Senin (25/3). Wagub Sumut Musa Rajekshah saat meninjau pelaksaan UN di SMKN 10 Jalan Cik Di Tiro, Medan, Senin (25/3).

Medan-andalas Tahun ini sebanyak 90.226 siswa dari 965 Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) yang ada di Sumatera Utara (Sumut) mengikuti Ujian Nasional. Dari jumlah SMK sebanyak itu, 97 persen diantaranya sudah menggelar Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK).

Wakil Gubernur (Wagub) Sumut Musa Rajekshah yang akrab disapa Ijeck mengakui sekolah-sekolah yang belum melaksanakan UNBK tersebut karena terkendala persoalan peralatan.

"Ke depannya kita akan upayakan agar 100 persen sekolah di Sumut bisa melaksanakan UNBK," katanya saat meninjau pelaksanaan UN hari pertama di SMKN 10 Jalan Cik Ditiro, Medan, Senin (25/3).

Ijeck mengharapkan pelaksanaan UN SMK 2019 berjalan dengan lancar. Khusus kepada para siswa peserta yang mengikuti UNBK, Ijeck juga berpesan agar betul-betul cermat dalam mengisi jawaban sesuai aturan cara mengisi jawaban berbasis komputer.

Meski diakuinya kelulusan siswa merupakan wewenang sekolah, pada pelaksanaan UN ini tidak ada lagi peran guru karena hasil UN ini terpusat di server Kementerian Pendidikan bahkan tidak ada lagi peran sekolah maupun dinas provinsi.

"Kita harapkan para peserta UN 2019 ini berhasil dengan kelulusan 100 persen," katanya seraya menyebutkan hasil UN nantinya akan digunakan untuk pemetaan kualitas pendidikan secara nasional.

Setelah lulus mengenyam pendidikan SMK, ia berharap anak-anak dapat melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi serta mendapatkan pekerjaan yang baik.

"Saya ucapkan selamat ujian kepada anak-anak kami di seluruh Sumatera Utara, semoga apa yang sudah ananda siapkan untuk ujian ini, insya Allah berhasil sesuai hasil yang diharapkan," ujarnya menyemangati peserta ujian.

Menurut data yang disampaikan Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Utara Arsyad Lubis,  UN SMK di Sumut 2019 diikuti 940 SMK terdiri dari 249 SMK Negeri, 691 SMK Swasta dengan jumlah peserta 90.226 siswa.

Sedangkan yang tidak berbasis komputer atau masih berbasis kertas dan pensil hanya tinggal 25 SMK terdiri dari 15 sekolah negeri dan 10 swasta.

"Dengan UN ini kita harapkan dapat memetakan mutu pendidikan dan dari UN ini dapat kita lihat apa saja mutu pendidikan di Sumatera Utara yang akan ditingkatkan.

Ia juga mengatakan yang menentukan kelulusan bukan UN tetapi sekolah tetapi siswa yang tidak UN pasti tidak lulus.

Sementara itu, Kepala SMKN 10 Medan Robert Lesbata mengatakan jumlah siswanya yang mengikuti UN berbasis komputer sebanyak 262. "Hari pertama ini ada empat mata pelajaran yaitu Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, Matematika, dan Teori Kejuruan, komputer dan semua siswa saya lengkap dan hadir semua," paparnya.

Sebelum UN dimulai, Wagub Sumut Musa Rajeckshah sempat memimpin upacara di SMKN 10 Medan disaksikan Kadisdik dan Ketua Panitia UN Provsu August Sinaga.

August Sinaga berharap selama pelaksanaan UN berlangsung lancar dan aman "Jikapun ada pemadaman listrik,  kami harapkan dapat diatasi pihak penyelenggara UN khususnya pada pelaksanaan UNBK dengan menyediakan mesin  genset. Kita memang sudah menyurati PLN dengan mengimbau untuk tidak melakukan pemadaman pada saat UN berlangsung," katanya.

Sementara pelaksaanaan UN hari pertama di SMKN 2, SMKN 3, dan SMKN 7 yang berlokasi di Jalan STM, Medan, juga berlangsung aman dan lancar. Sejauh ini belum ditemui kendala apapun dalam pelaksaan UN berbasis komputer tersebut. (RIL)

22°C

Medan, Sumatera Utara

Cloudy

Humidity: 95%

Wind: 11.27 km/h

  • 04 Jan 2019 29°C 21°C
  • 05 Jan 2019 31°C 21°C

Banner 468 x 60 px