Log in

5 Bandar Narkoba Pengeroyok Kapolsek Patumbak Diburu

Kapolsek Patumbak AKP Ginanjar Fitriadi saat dirawat di RS Asia Columbia Medan. Kapolsek Patumbak AKP Ginanjar Fitriadi saat dirawat di RS Asia Columbia Medan.

Medan – andalas Polisi memburu lima tersangka bandar narkoba yang melakukan pengeroyokan terhadap Kapolsek Patumbak, Kabupaten Deli Serdang, AKP Ginanjar Fitriadi. Kelimanya kini masuk Daftar Pencarian Orang (DPO) alias buron.

"Ini masih dikejar," tutur Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Dedi Prasetyo di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Senin (12/8). Menurutnya, kondisi polisi yang dikeroyok itu kini sudah membaik. Dia banyak mengalami luka di bagian wajah dan dirawat di Rumah Sakit Asia Colombia, Medan, Sumatera Utara.

"Semoga dalam waktu dekat lima pelaku ini bisa ditangkap," jelas dia. Pihak kepolisian belum bisa menyimpulkan ada tidaknya keterlibatan jaringan narkoba internasional dengan kasus pengeroyokan polisi itu. Namun berdasarkan rekam jejak, Sumatera Utara memang pintu utama masuknya narkoba internasional ke Indonesia.

"Belum berani ke arah sana ya. Soalnya Sumut berapa kali kita ungkap keterlibatan jaringan internasional. Pintu yang paling rawan itu kan Sumut, Aceh, Riau, cukup rawan. Kepri diperketat, larinya ke daratan. Sumut masih cukup rawan, Aceh pun demikian. Itu pintu utama masuknya narkoba jaringan internasional melalui jalur laut," Dedi menandaskan.

Kepala Kepolisian Sektor (Kapolsek) Patumbak, Kabupaten Deli Serdang, AKP Ginanjar dikeroyok saat hendak menangkap bandar narkoba. Akibatnya, ia harus dirawat di Rumah Sakit Colombia Medan, Sumatera Utara karena mengalami luka di bagian wajah.

Kasat Narkoba Polrestabes Medan AKBP Raphael Sandy Cahya Priambodo menjelaskan, peristiwa pengeroyokan itu berawal saat Kapolsek Patumbak AKP Ginanjar beserta jajaran menggerebek kampung narkoba (GKN) di Jalan Karya Marindal I Gang Rukun.

Dalam penggerebekan tersebut, polisi berhasil menciduk 3 pengedar narkoba, yakni U (49), K (30) dan S (29). Setelah diamankan, ketiga tersangka diinterogasi oleh petugas dan didapatkan nama bandar besarnya. "Mereka mengaku bahwa sabu yang dijual berasal dari bandar berinisial A," kata Sandy.

Mendapat informasi itu, Ginanjar beserta anggota langsung melakukan pengembangan dan mencari rumah bandar besar berinisial A di kediamannya Jalan Marindal I Pasar IV Gang Keluarga, Kecamatan Patumbak.

Kemudian polisi melihat tersangka A sedang duduk di depan rumah. Mengetahui petugas akan menyergapnya, tersangka A berusaha melarikan diri dengan cara kabur menuju jalan besar. Petugas pun langsung mengejar tersangka.

Sesampainya di jalan besar, ternyata tersangka tidak sendirian. Dia dan sekitar 20 orang rekannya lantas mengeroyok Ginanjar dan anggota Polsek Patumbak menggunakan senjata tajam. "Kapolsek mendapat luka di wajah tepatnya pipi kiri, di bawah mata dan lengannya. Kemudian dilarikan oleh anggotanya ke RS Colombia guna mendapatkan perawatan medis," jelas Sandy.

Setelah menjalani perawatan, Kapolsek Patumbak Ajun Komisaris Polisi Ginanjar Fitriadi sudah kembali beraktivitas seperti sediakala, Senin (12/8). Ginanjar terlihat sudah mengikuti rapat rutin di markas Polrestabes Medan. Kapolrestabes Medan Kombes Pol Dadang Hartanto mengatakan,  Kapolsek Patumbak AKP Ginanjar sudah mulai beraktivitas sejak Senin.

"Sampai dengan hari ini kami masih melakukan penyelidikan kasus penganiayaan terhadap anggota kita. Sebagian pelaku pengeroyokan dan penganiayaan sudah teridentifikasi. Kita minta segera pelaku lainnya menyerahkan diri," ujarnya. Untuk pelaku yang diamankan dari lokasi kejadian lebih ditekankan pada kasus keterlibatan narkotika.

"Ada beberapa pelaku dari TKP kami amankan. Tapi pelaku itu bukan kasus penganiayaan terhadap anggota (AKP Ginanjar) melainkan kita fokuskan keterlibatannya dengan kasus narkotikanya," ungkap Dadang. Terkait peredaran narkoba, Polrestabes Medan terus melakukan pemberantasan peredaran narkotika di wilayah hukumnya. "Dari awal memang kami sudah komit dengan masalah narkotika ini. Medan ini akan benar-benar kita bersihkan dari peradaran narkotika," pungkasnya. (MDC/TMC)

22°C

Medan, Sumatera Utara

Cloudy

Humidity: 95%

Wind: 11.27 km/h

  • 04 Jan 2019 29°C 21°C
  • 05 Jan 2019 31°C 21°C

Banner 468 x 60 px