Log in

3 dari 7 Korban Longsor di Nisel Ditemukan

Tim SAR saat mengevakuasi jenazah korban longsor di Dusun II, Desa Sukamaju Mohili, Kecamatan Gomo, Nias Selatan, Selasa (13/11). Tim SAR saat mengevakuasi jenazah korban longsor di Dusun II, Desa Sukamaju Mohili, Kecamatan Gomo, Nias Selatan, Selasa (13/11).

Medan-andalas Hingga hari keempat pencarian, tim gabungan Basarnas baru menemukan 3 dari 7 orang korban tertimbun longsor di Dusun II, Desa Sukamaju Mohili, Kecamatan Gomo, Kabupaten Nias Selatan.

"Korban ketiga ditemukan berjarak 1 kilometer dari lokasi longsor," kata Koordinator Pos Pencarian dan Pertolongan Basarnas Nias Tonggor Gultom yang dihubungi wartawan Selasa (13/11) petang.

Dia menyampaikan, korban ketiga ditemukan pada titik koordinat 0°51'34"N 97°48'33"E, atau sekitar 1 Km ke arah turunan longsoran. Pada saat ditemukan,  korban sudah dalam keadaan meninggal dunia.

"Sesuai permintaan keluarga, korban langsung diserahkan kepada pihak keluarga," katanya.

Dijelaskannya, guna mencari korban, tim harus menempuh perjalanan selama 3 jam. Adapun tim yang turun berasal dari Pos SAR Nias 6 orang, BPBD Nisel 15 orang, TNI 40 orang, Polri 30 orang, dan masyarakat 100 orang.

"Hari pertama tim SAR mengevakuasi satu korban. Semalam ditemukan satu dan hari ini ditemukan satu korban lagi. Pencarian korban masih terus dilakukan," katanya.

Korban kedua ditemukan pada pencarian hari ketiga, Senin (12/11) sekitar pukul 17.30 WIB. Jasadnya ditemukan tim SAR gabungan yang menyusuri kawasan Sungai Faye. Lokasi penemuan sekitar 2 Km dari lokasi terjadinya longsor.

Jasad korban kedua sudah diserahkan kepada keluarga. Tim SAR gabungan tiba di rumah duka Senin malam setelah melewati jalan setapak dan medan yang licin dan berlumpur.

Recuer Basarnas Nisel, Iman Jaya Zega menyebutkan, ketiga korban yang ditemukan yaitu Kristovan Hulu (4), Putri Hulu (5), dan Dalman Hati Hulu (7).

Sebelumnya, tujuh orang yang masih satu keluarga itu tertimbun tanah longsor, Sabtu (10/11). Tinggi longsoran itu diperkirakan mencapai 10-15 meter.

Empat korban lainnya yang belum ditemukan dan masih dicari yakni Aristina Laia ina Elsa (33),  Setiamas Hulu Ina Putri (30), Rei Jaya Hulu (3), dan Noverman Hulu (2).

Iman Jaya Zega mengatakan, Tim SAR gabungan masih terus melaksanakan pencarian. Lokasi yang terjal dan hujan terus mengguyur cukup menyulitkan upaya pencarian. Pencarian korban dan pembersihan material longsor terus dilakukan dengan cara manual karena alat berat tidak dapat masuk ke lokasi.

Gubsu akan ke Nisel

Sementara itu Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi berrencana segera  mengunjungi lokasi longsor di Nisel dan akan memimpin langsung proses pencarian dan evakuasi.

Edy sudah menginstruksikan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Sumut, untuk menurunkan tim membantu pencarian bergabung bersama TNI, Polri, dan SAR setempat.

"Saya akan ke sana (Nisel) tanggal 16 November 2018 ini," kata mantan Pangkostrad itu kepada wartawan di Medan, Senin (12/11).

Edy menjelaskan, kehadirannya ke lokasi longsor untuk memantau langsung lokasi longsor. Selain itu, mereka juga akan melibatkan pihak badan geologi untuk melihat kondisi alam di sana.

"Kita akan libatkan pihak geologi. Karena, dia yang tahu secara akademis kondisi alam di sana," tutur Ketua Umum PSSI itu.

Ia mengatakan, dari pemantau dan kajian tersebut, pihak Pemprov Sumut, akan menentukan langkah lanjutan dalam penanganan bencana tersebut. Bila hasil kajiannya bencana disebabkan oleh ulah manusia, hal ini juga akan ditindaklanjuti ke jalur hukum.

"Kita harus tahu dulu penyebabnya apa, kalau karena manusia, kita cari dia. Kalau memang karena faktor alam, kita carikan rakyat tempat yang aman," kata Edy yang juga mantan Pangdam I Bukit Barisan. (YN/VN)

25°C

Medan, Sumatera Utara

Cloudy

Humidity: 95%

Wind: 4.83 km/h

  • 17 Dec 2018 28°C 22°C
  • 18 Dec 2018 30°C 22°C

Banner 468 x 60 px