Log in

Warga Minta Normalisasi Saluran Irigasi

Saluran tersier irigasi ini banyak ambrol akibat abrasi, di antaranya di seputaran perbatasan Desa Buket Batee Badan dan Ulee Glee, Kecamatan Tanah Jambo Aye, Kabupaten Aceh Utara. andalas/effendi Saluran tersier irigasi ini banyak ambrol akibat abrasi, di antaranya di seputaran perbatasan Desa Buket Batee Badan dan Ulee Glee, Kecamatan Tanah Jambo Aye, Kabupaten Aceh Utara. andalas/effendi

Aceh Utara-andalas Sepanjang saluran tersier BMS5 yang menghubungkan empat kecamatan mengalami rusak parah. Karenanya, masyarakat meminta pemerintah segera programkan perbaikan dinding saluran dan juga melakukan normalisasi. Amatan wartawan hampir setiap titik saluran tersier irigasi ini telah longsor akibat abrasi. Titik terparah terlihat di seputaran perbatasan Desa Buket Batee Badan dan Ulee Glee, Kecamatan Tanah Jambo Aye, Kabupaten Aceh Utara.

Geuchik Ulee Glee yang ditemui andalas, Kamis (12/10) mengatakan, saluran ini menghubungkan empat kecamatan, yakni Langkahan, Tanah Jambo Aye, Baktiya dan Baktiya Barat. Bila saluran ini bermasalah, maka akan berimbas ke kecamatan  tetangga lainnya.

“Ini sudah lama kita sampaikan ke petus Penjaga Pintu Air (PPA), namun belum ada respon. Sementara kerusakan irigasi semakin parah,” ujar Hasanuddin, Geuchik Ulee Glee.

Hasanuddin menambahkan, sebagian tempat sudah nyaris putus, dimana badan tanggul hanya tersisa setengah dari tanggul. “Yang lainnya ambrol dikikis air,” katanya.

Dampak lainnya, terdapat ratusan meter dinding beton juga ikut ambrol, dinding irigasi ini sudah patah-patah sejak lama. Namun, kondisi saat ini semakin parah.

“Kita berharap pemerintah terkait segera ambil kebijakan. Kita takutkan, bangunan (dinding irigasi) yang telah dibangun oleh pemerintah ini habis tergerus juga,” lanjut Hasanuddin.

Kepala Dinas Bina Marga dan Pengairan Aceh Utara, Edi Anwar menuturkan, pihaknya belum memiliki anggaran untuk melakukan normalisasi saluran air yang merupakan titik vital kebutuhan petani. Ia berjanji, untuk pembangunan tersebut akan segera menurunkan tim servei dinas terkait.

“Kita upayakan pembahasan tahun ini, kita sangat mengerti, saluran irigasi adalah kebutuhan yang vital bagi masyarakat. Kita akan segerakan menurunkan petugas,” demikian kata Edy Anwar melalui sambungan telepon selular, Kamis kemarin. (EN)

Beri Komentar Anda

Wajib isi yang bertanda asterik (*). Kode HTML tidak diperbolehkan.

26°C

Medan, Sumatera Utara

Partly Cloudy

Humidity: 87%

Wind: 11.27 km/h

  • 16 Dec 2017 29°C 23°C
  • 17 Dec 2017 28°C 22°C

Banner 468 x 60 px