Log in

Tersangka Jual Beli Hutan Lindung Bertambah

Kasat Reskrim Polres Gayo Lues Iptu Eko Rendy Oktama SH Kasat Reskrim Polres Gayo Lues Iptu Eko Rendy Oktama SH

Gayo Lues,Aceh-andalas Aparat Kepolisian Resor (Polres) Gayo Lues kembali menetapkan satu orang tersangka terkait jual beli hutan lindung yang sudah besertifikat. Tersangka baru ini diduga kuat ikut terlibat memasukkan data otentik membantu tersangka sebelumya yang kini mendekam dalam tahanan Polres setempat.

Kapolres Gayo Lues AKBP Eka Surahman melalui Kasat Reskrim Iptu Eko Rendy Oktama SH, Selasa (15/5) mengatakan, tersangka baru dalam jual beli hutan lindung yang bersertifikat itu berinisial SM (37) warga Desa Ujung Dah, Kecamatan Blangkejeren, Kabupaten Gayo Lues.

"Sebelumnya sudah kita tetapkan SO (44) warga Desa Kampung Jawa sebagai tersangka, sekarang kita tetapkan lagi tersangka baru dengan inisial SM (37). Jadi sekarang sudah dua orang tersangka yang kita tetapkan dalam kasus memasukkan data otentik hutan lindung yang disertifikatkan," katanya.

Ditambahkan Kasat Reskrim, tersangka SM ini diduga membantu tersangka SO dalam memasukkan keterangan palsu ke dalam data otentik. Kasat Reskrim juga mengaku tidak tertutup kemungkinan akan ada tersangka baru selain SO dan SM.

"Saat ini tersangka baru sudah kita tahan di Polres Gayo Lues bersama tersangka sebelumnya, dan kami akan terus bekerja supaya kasus ini bisa diusut dengan tuntas sampai ke akar-akarnya," jelasnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, 250 hektare hutan lindung di daerah Genting, Desa Gajah, Kecamatan Pining Gayo Lues disertifikatkan Badan Pertanahan Nasional (BPN) dengan total sertifikat mencapai 145 persil, dan semua sertifikat itu dibuat melalui program Prona.

Akibat sudah disertifikatkan hutan lindung itu, pihak-pihak tertentu pun mengambil kesempatan dengan cara melakukan jual beli dengan warga luar daerah Gayo Lues, seperti dijual ke warga Tapanuli, dan Sumatera Utara, sehingga hutan lindung itu ditebang menjadi gundul dan sebagian ditanam serai wangi.

"Kedua tersangka ini kita sangkakan melanggar Pasal 266 KUHP tentang memasukan keterangan palsu ke dalam data otentik dengan ancaman hukuman maksimal tujuh tahun penjara," katanya. (Nuar)

Beri Komentar Anda

Wajib isi yang bertanda asterik (*). Kode HTML tidak diperbolehkan.

29°C

Medan, Sumatera Utara

Thunderstorms

Humidity: 79%

Wind: 11.27 km/h

  • 22 May 2018 30°C 23°C
  • 23 May 2018 30°C 23°C

Banner 468 x 60 px