Log in

Tanah Pemda Dekat Kodim 0113 Terancam Diserobot

Bupati Gayo Lues H. Ibnu Hasim Bupati Gayo Lues H. Ibnu Hasim

Gayo Lues,Aceh-andalas Tanah milik Pemerintah Daerah Kabupaten Gayo Lues dikomplek kantor Kodim 0113/GL Desa Penggalangan, Kecamatan Blangkejeren terancam diserobot warga. Pasalnya, tanah itu hingga kini masih belum disertifikatkan meskipun dibeli sudah belasan tahun yang lalu. Tanah yang diperkirakan mencapai 26 hektare itu sebagian diantaranya sudah dihibahkan Pemda Gayo Lues kepada Kodim 0113/GL untuk kebutuhan kantor. Dan, sesuai ukuran yang dihibahkan ke pihak TNI Kodim sudah disertifikatkan, sedangkan sisanya milik Pemkab Gayo Lues masih belum disertifikatkan.

"Kalau tidak salah yang dihibahkan ke Kodim sekitar 8,8 hektare, sisanya yang  masih berstatus milik Pemda Gayo Lues, itupun dipinjam pakaikan Pemda ke pihak Kodim agar dimanfaatkan menanam jagung," kata salah satu warga yang identitasnya tak mau disebutkan.

Batas-batas tanah Pemkab Gayo Lues itu juga tidak dibangun tanda batasnya dengan tanah warga diseputar lokasi, sehingga sangat memungkinkan jika tanah Pemda itu di klaim milik masyarakat setempat.

Di Kabupaten Gayo Lues, Pemda pernah bermasalah terkait kepemilikan tanah yang hingga kini masih belum diselesaikan. Seperti tanah pintu masuk Stadion Seribu Bukit diklaim milik seorang warga lengkap dengan bukti sertifikat tanahnya, dan kini sudah dibangun rumah tepat didepan pintu masuk stadion.

Begitu juga dengan tanah Terminal Kota Blangkejeren, pemerintah daerah sudah membangun jalan dan bangunan, namun salah seorang warga memiliki sertifikat tanah tersebut yang dibuat sebelum Terminal Kota Blangkejeren ada.

"Jika Pemda terus lalai tanpa membuat Sertifikat tanah yang sudah dibeli, peluang diambil warga sangat besar, untuk itu kita berharap kepada Pemda agar membuat sertifikat tanah yang sudah dibeli supaya aset Pemda jelas berapa luas tanah dan dimana-mana saja. Karena bisa jadi tanah yang dibeli di dalam surat Puluhan Hektar, setelah di ukur tidak sampai, kan bisa menimbulkan masalah juga dengan pemilik tanah disampingnya," pintanya.

Sementara Bupati Gayo Lues H.Ibnu Hasim yang dikonfirmasi terkait tanah Pemda tanpa Sertifikat itu mengatakan, dirinya sudah memerintahkan bagian aset daerah agar tanah tersebut segera dibuat sertifikat dan tanda disetiap batas-batasnya. "Untuk lebih jelasnya konfirmasi saja sama bagian aset di kantor Badan Pengelolaan Keuangan Daerah (BPKD)" katanya melalui pesan singkat Rabu malam (19/4).

Kepala BPKD Gayo Lues Jata SE yang membawahi bagian Aset mengatakan akan melihat data-data tanah tersebut. "Hari Selasa depan datang ke kantor, karena pengadaan tanah itu kalau tidak salah tahun 2003 yang lalu," katanya seraya mengatakan agar persoalan tersebut biar lebih jelas. (Nuar)

Beri Komentar Anda

Wajib isi yang bertanda asterik (*). Kode HTML tidak diperbolehkan.

24°C

Medan, Sumatera Utara

Cloudy

Humidity: 95%

Wind: 11.27 km/h

  • 23 Sep 2017 30°C 22°C
  • 24 Sep 2017 30°C 23°C

Banner 468 x 60 px