Log in

Sosialisasi Bahaya Narkoba di Langkahan Sukses


Aceh Utara-andalas Sosialisasi Bahaya Narkoba yang diselenggarakan Kepolisian Sektor (Polsek) Langkahan bekerjasama dengan Muspika Plus Langkahan, Aceh Utara dan BNN Kota Lhokseumawe selama empat kali pertemuan, berjalan sukses.

Kegiatan pertama diselenggarakan Sabtu (6/10) di Aula Balai Desa Kecamatan Langkahan. Berlanjut Minggu (07/10), Sabtu (13/10) dan berakhir pada Minggu (14/10) kemarin.

“Kegiatan ini kita laksanankan, bertujuan agar masyarakat terjauhkan dari ancaman jeratan narkoba, karena narkoba sangat bahaya dari kehidupan masyarakat,” kata Kapolsek Langkahan, Ipda Syamsul Bahri, SH usai kegiatan sosialisasi di aula kantor camat setempat.

Kapolsek mengakui, saat ini soal narkoba sudah tidak tabu lagi di tengah-tengah masyarakat. Oleh karena, sosialisasi ini merupakan upaya untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat soal narkoba yang sebenarnya.

“Melalui kegiatan ini, kita menyampaikan juga bahwa pengentasan narkoba tidak mampu jika hanya dilakukan oleh penegak hukum saja. Melalui pembekalan ini, kita juga mengajak masyarakat untuk ikutserta dalam upaya pencegahan narkoba masuk ke desa-desa, khususya di Langkahan,” jelasnya.

Masyarakat di 22 desa di Langkahan, antusias mengikuti sosialisasi ini. Pasalnya, mereka mengaku cemas terhadap ancaman obat terlarang tersebut. Tidak sedikit di antaranya, dalam tanya jawab, melontarkan pertanyaan tentang keamanan dan kenyaman masyarakat dalam memerangi narkoba.

Selama empat pertemuan, Muspika Langkahan, Kapolsek dan Forgelang menghadirkan BNN untuk memberikan pengetahuan bahaya narkoba kepada masyarakat. Aparat penegak hukum Polres Aceh Utara juga turut dilibatkan sebagai instruktur sosialisasi.

“Kita sangat mengapresiakan langkah aparat hukum sektor bersama Muspika Plus Langkahan, Forum Geuchik, dan pemerintah desa yang memiliki kesadaran akan ancaman besar terhadap generasi muda ini. Kita harapkan, semoga kegiatan ini menjadi langkah untuk menghacurkan sindikat narkoba di sana,” kata pejabat BNN Kota Lhokseumawe, Muhammad Ardabili, SKM.

Ia menegaskan, pembentukan kader desa akan langsung ditangani oleh BNN Kota Lhokseumawe. Kader di 22 desa atau sebanyak 110 orang ini akan mendapatkan pembekan khusus dari BNN dan akan disertifikasikan oleh BNN Kota Lhokseumawe.

“Kaderisasi ini bukan suatu lapangan kerja, melain kesadaran masyarakat sendiri yang ingin mengantisipasi ancama berbahaya Narkoba. Mereka akan mengabdi tanpa imbalan untuk menyelamatkan desa mereka. Mereka dilindungi secara hukum,” lanjut Ardabili. (EN)

22°C

Medan, Sumatera Utara

Cloudy

Humidity: 95%

Wind: 11.27 km/h

  • 04 Jan 2019 29°C 21°C
  • 05 Jan 2019 31°C 21°C

Banner 468 x 60 px