Log in

Setelah MoU dengan Tiongkok, PT Semen Indonesia Dibawa Kemana?


Rencana bagus PT Samana Citra Agung (SCA) menggandeng investor Tiongkok untuk membangun pabrik semen di Laweueng, Kecamatan Muara Tiga,  Kabupaten Pidie, mendapat sambutan hangat dari berbagai komponen masyarakat di kabupaten penghasil beras terbesar untuk Pulau Sumatera itu.

Sejauh itu, pihak Pemerintah Kabupaten Pidie belum memberi keterangan resmi terkait masalah kelanjutan pembangunan pabrik semen tersebut. Bahkan Wakil Bupati (Wabup) Pidie, Fadhlullah TM Daud ST melalui Whatsapp menyebutkan, “itu urusan PT Samana Citra Agung, pemda tidak terlibat”.

Sementara itu, Plt Gubernur Aceh, Nova Iriansyah,  Rabu (7/11) turut menyaksikan perjanjian kerja sama antara PT Samana Citra Agung dengan Jiangsu Pengfei Group China yang berlangsung di Nantung City.

Jauh sebelumnya, Direktur PT Semen Indonesia Tbk Persero, Hendi Prio Santoso menyebutkan, pihaknya tidak akan angkat kaki atau meninggalkan pembangunan pabrik semen di Laweueng, karena sudah menanam investasi cukup besar.

Diakuinya, pihaknya masih kesulitan membangun sejumlah bangunan lain karena masyarakat masih terus menuntut ganti rugi atas lahannya. Sedangkan, PT Samana Cutra Agung mengatakan pada PT Semen Indonesia sudah tidak ada masalah lagi dengan saham lahannya untuk pembangunan pabrik semen.

"Inilah, buat sementara kita hentikan aktivitasnya sampai persoalan lahannya bebas dari berbagai persoalan dengan masyarakat Kecamatan Laweueng,"  sebut Hendi Prio.Santoso yang sempat berkunjung ke Laweueng .

Demo tuntut ganti rugi lahan dari lokasi pembangunan Pabrik Semen di Laweueng dilakukan warga Desa Cot serta sebagian kecil  warga  Kecamatan Batee, sempat membuat mantan Wakil Bupati Pidie, M.Iriawan SE pusing tujuh keliling.

Pasalnya, warga di dua kecamatan tersebut sering berjanji siap mendukung pembangunan pabrik semen yang diberi nama PT Semen Aceh Indonesia. Bahkan, di atas bukit batu karang sering dilaksanakan makan bersama dengan memotong lembu serta juga digelar pasar murah.

Tuntutan ganti rugi yang tidak pernah tuntas ini, akhirnya membuat PT Semen Indonesia mengembalikan persoalan tersebut pada PT Samana Citra Agung untuk menuntaskan persoalan tuntutan masyarakat tersebut. Hingga, akhirnya PT Samana mencari mitra ke Tiongkok.

Dalam hal pembebasan lahan oleh PT Samana Citra Agung, sudah pernah dituntaskan sejak 1992 hingga 1994. Dan, pihak PT Samana pun mulai mengeruk lahan di seputaran kaki Gua Tujoh Laweueng, gua penuh misteri.

Pada saat itu, Direktur Utama PT Samana Citra Agung adalah A Bakar Pasir Hitam (Alm), teman paling Drs H Sulaiman Abda MSi, sekarang Wakil Ketua DPR Aceh. Terkait masalah lahan, bersangkutan yang lebih banyak tahu.

Paling mengejutkan lagi bagi pihal PT Semen Indonesia di saat Bupati Pidie, Abusyiek yang turut menyatakan, tanahnya saja seluas tiga hektare diserobot belum pernah ada gantu rugi. Pernyataan ini, sempat diekpos media daerah dan media luar daerah Aceh.

Jauh sebelumnya, pihak PT Semen Indonesia dalam pertemuan dengan wartawan di Pidie mengatakan, bahan baku untuk memproduksi semen yang ada di Laweueng, bisa bertahan 100 tahun, atau dengan produksi per tahun sebanyak 100.000 ton semen. (dhian)

23°C

Medan, Sumatera Utara

Cloudy

Humidity: 95%

Wind: 8.05 km/h

  • 21 Nov 2018 27°C 22°C
  • 22 Nov 2018 27°C 22°C

Banner 468 x 60 px