Log in

Setelah Dianulir KIP Pidie, Panwaslih Putus Abdul Manaf Sah Caleg Terpilih

Sidang Ajudikasi Sengketa Pemilu Panwaslih Pidie yang menetapkan Tgk Abdul Manaf sah sebagai anggota DPRK Pidie terpilih, Jumat (9/8). dokumen dhian anna asmara Sidang Ajudikasi Sengketa Pemilu Panwaslih Pidie yang menetapkan Tgk Abdul Manaf sah sebagai anggota DPRK Pidie terpilih, Jumat (9/8). dokumen dhian anna asmara

Sigli-andalas Meski Panitia Pengawas Pemilihan (Panwaslih) Kabupaten Pidie telah memutuskan Tengku Abdul Manaf sah sebagai calon terpilih anggota DPRK Pidie hasil Pemilu 2019, hingga kini Komisi Independen Pemilihan (KIP) setempat belum mengajukan nama yang bersangkutan ke Gubernur Aceh untuk di-SK-kan.

Ketua KIP Pidie Muhammad Ali membenarkan tertundanya pengiriman berkas hasil penetapan kursi anggota DPRK Pidie yang terpilih di Pemilu 2019 kepada Gubernur Aceh.

"Kita memang sudah mengirim berkas tersebut kepada Bupati (Pidie) Abusyiek, tapi sudah kita minta sama beliau jangan dibawa dulu ke Gubernur Aceh," sebut Muhammad Ali kepada wartawan di ruangan kerjanya, Selasa (13/8).

Menurut dia, alasan penundaan pengiriman berkas tersebut ke Gubernur lantaran Panwaslih Pidie masih menyidangkan sengketa hasil Pemilu Legislatif 17 April 2019 menyangkut gugatan Abdul Manaf, caleg dari PDA.

Abdul Manaf menggugat keputusan KIP Pidie yang menganulir keterpilihannya sebagai anggota DPRK Pidie dari daerah pemilihan (Dapil) I meliputi Kecamatan Kota Sigli, Kecamatan Pidie, Kecamatan Gronggong, dan Kecamatan Mila.

Namun pada Jumat (9/8), lanjutnya, Panwaslih Pidie, sebagai majelis dalam sidang ajudikasi penyelesaian sengketa proses Pemilihan Anggota Legislatif (Pileg), 17 April 2019, memutuskan merintahkan KIP Pidie mengembalikan kursi Abdul Manaf, anggota DPRK terpilih dari PDA, sekaligus KIP harus membatalkan surat penetapan sebelumnya.

Terkait dengan putusan Panwaslih Pidie yang memberi tempo tiga hari kepada KIP Pidie untuk mengembalikan Abdul Manaf sebagai DPRK Pidie terpilih hasil Pemilu 2019, Muhammad Ali menyatakan pihaknya akan segera mengajukan berkas baru kepada Bupati Pidie untuk diteruskan ke Gubernur Aceh.

"Kami memang diberi tempo tiga hari setelah putusan tersebut dikeluarkan/ditetapkan Panwaslih, tapi sekarang kan libur Idul Adha, paling Rabu (14/8) ada tempo bekerja," kilah Ketua KIP Pidie tersebut.

Diketahui, setelah empat kali menggelar persidangan, Panwaslih Pidie melalui majelis sidang ajudikasi masing-masing Junaidi SAg MH, Faisal MA, Ismaillianto SPdi, dan Muktar SE memutuskan agar KIP Pidie mengembalikan kursi Abdul Manaf sebagai anggota DPRK Pidie periode 2019-2024.

Sidang pembacaan putusan Panwaslih Pidie itu berlangsung, Jumat (9/8). Panwaslih Pidie dalam putusannya mengabulkan permohonan Tengku Abdul Manaf untuk sebagian, membatalkan berita acara KIP Pidie Nomor 721/PL.01.9-BA/KIP-KAB/VII/2019, tentang Pembatalan Keikutsertaan dalam Pemeringkatan Calon Terpilih Anggota DPRK Pidie pada Pemilihan Umum 2019.

Selanjutnya, memerintahkan termohon untuk memperbaiki berita acara KIP Pidie, Nomor 723/PL.01.9-BA/1107/KIP/KAB-VII/ 2019, tentang Penetapan Perolehan Kursi Partai Politik dan Calon Terpilih Anggota DPRK Pidie, pemilihan umum tahun 2019.

Syaratnya, sepanjang berkaitan dengan pembatalan berita acara Nomor 721/PL.01.9-BA/KIP-KAB/VII/2019. Selain itu, memerintahkan termohon menetapkan Tgk H Abdul Manaf, untuk pemeringkatan calon terpilih anggota DPRK Pidie pada Pemilu 2019.  Dan, memerintahkan termohon untuk melaksanakan putusan ini paling lama tiga hari kerja sejak dibacakan keputusan.

Sebelumnya KIP Pidie menganulir nama Abdul Manaf sebagai Caleg DPRK Pidie terpilih dalam Rapat Pleno Terbuka Penetapan Perolehan Kursi Partai Politik dan Calon Terpilih Anggota DPRK Pidie pada Pemilu 2019, di Gedung DPRK Pidie, Senin, 22 Juli 2019.

"Caleg tersebut tidak ditetapkan karena tidak memenuhi syarat (TMS-red) dan digantikan dengan caleg nomor urut dua peraih suara terbanyak dari partai tersebut, atas nama Sayed Muhammad Fakhran," kata Ketua KIP Pidie, Muhammad Ali, Senin, 22 Juli 2019.

Ketua Divisi Teknis dan Penyelenggara KIP Pidie Fuadi Yusuf, mengatakan Abdul Manaf tidak mengundurkan diri sebagai anggota Forum Kerukunan Umat Beragama Kabupaten Pidie tahun 2019 dan masih menerima honorarium pada Badan Kesatuan Bangsa Politik dan Perlindungan Masyarakat (Kesbangpollinmas) Pidie setelah penetapan Daftar Caleg Tetap (DCT). “Sehingga namanya tidak ditetapkan dalam rapat pleno hari ini,” kata Fuadi saat itu. (DHIAN)

22°C

Medan, Sumatera Utara

Cloudy

Humidity: 95%

Wind: 11.27 km/h

  • 04 Jan 2019 29°C 21°C
  • 05 Jan 2019 31°C 21°C

Banner 468 x 60 px