Log in

Satu Lokal Diisi 60 Murid

Suasana halaman atau ruang bermain luar kelas TK Dharmawanita Bakongan yang minim dengan alat permainan edukatif. Suasana halaman atau ruang bermain luar kelas TK Dharmawanita Bakongan yang minim dengan alat permainan edukatif.

Kondisi TK DW Bakongan

Tapaktuan,Aceh-andalas Sungguh miris. Di tengah memacu perkembangan pendidikan bagi generasi penerus bangsa, namun masih ditemui sekolah yang minim dengan fasilitas.  Taman Kanak-Kanak Dharma Wanita (TK-DW) di jalan Teuku Cut Ali, Keude Bakongan, Kecamatan Bakongan, kabupaten Aceh Selatan contohnya. Saat ini sangat minim memiliki sarana penunjang pendidikan. Satu lokal (kelas) belajar ukuran 5X5 diisi dengan 60 murid.

Kepala Sekolah TK DW Bakongan Nurlaila, S.Pd membenarkan kekurangan sarana untuk sekolah yang dipimpinnya. Sekolah TK DW Bakongan hanya memiliki dua ruang belajar dan satu ruang guru. “Kondisi itu sudah sejak lama, sementara jumlah murid antara 98 hingga 130 setiap tahun ajaran, artinya dalam satu local ukuran 5X5 meter diisi sekitar 50-60 murid,” terangnya kepada andalas, Rabu (1/3).

Sambungnya, kondisi ini terpaksa berjalan terus, karena hingga kini belum ada lokal baru. Soal dampak membludaknya siswa dalam ruangan, dia mengaku praktis ada. Karena selain guru sulit untuk berlalulalang mengatur anak-anak dengan segala kelucuan dan tingkah polahnya, juga pelajaran sesuai kurikulum tidak tercapai 100 persen.

Nurlaila mengaku saat ini pihaknya sedang mengajukan proposal tentang pengadaan alat permaianan edukatif (APE) luar kelas juga minim di TK tersebut. Jumlah tenaga pengajar di Taman kanak-kanak tersebut sebanyak empat PNS plus dua tenaga honor.

Ermita (32) salah seorang wali murid mengaku prihatin dengan kondisi TK DW Bakongan belajar sambil berdesakan. “ Seharusnya Pemerintah Kabupaten melalui Dinas Pendidikan dan kebudayaan cepat tanggap terhadap kondisi ini dan tidak dibiarkan berlarut-larut. Setidaknya segara dibangun local baru,” katanya kemarin

Menurut dia, perhatian pemerintah terhadap TK DW Bakongan ini terkesan diskriminatif soalnya TK-TK lainnya memperoleh fasilitas yang memadai. Padahal lanjutnya, anak-anak Bakongan yang ingin bersekolah cukup tinggi, tetapi tidak didukung sarana yang resprentatif.

Ibu dua anak ini berharap TK DW Bakongan memperoleh tambahan ruangan belajar dan alat-alat permainan tahun ini, agar belajar sambil bermain dapat dirasakan seutuhnya bagoi anak didik.

Kepala Dinas Pendidikan kabupaten Aceh Selatan Drs. Martunis yang dihubungi mengatakan pembangunan sarana pendidikan tetap mendahulukan yang prioritas. “TK DW Bakongan akan kita jadikan prioritas, namun perlu kejelasan soal ketersediaan lahan untuk pembangunan lokal baru. Jika itu telah jelas baru ketahapan berikutnya,” terang Martunis melalui telepon seluler. (HSP)

Beri Komentar Anda

Wajib isi yang bertanda asterik (*). Kode HTML tidak diperbolehkan.

26°C

Medan, Sumatera Utara

Cloudy

Humidity: 82%

Wind: 11.27 km/h

  • 25 Sep 2018 27°C 22°C
  • 26 Sep 2018 30°C 22°C

Banner 468 x 60 px