Log in

Ribuan KK Cemas dengan Banjir di Pidie


Sigli,Aceh-andalas Ribuan kepala keluarga yang mendiami pemukiman penduduk selepas Daerah Aliran Sungai (DAS) Krueng Tiro, Krueng Baro serta Sungai Keumala merasa cemas  dengan datangnya banjir kiriman menyusul hujan lebat yang mengguyur Kabupaten Pidie dua hari belakangan ini. Sementara kantor Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) kabupaten setempat mengingatkan warga agar mewaspadai ancaman banjir.

"Kami  sekarang ini sangat cemas datangnya banjir dari luapan sungai. Pasalnya, sejak dua hari belakangan ini hujan turun mengguyur pemukiman penduduk,  sedangkan mendung gelap menutupi kawasan pegunungsn, " papar Nurmiati, Sukmawati, Nuraini, warga Desa Tiba, Kecamatan Mutiara Timur kepada andalas, Senini (20/3) sore kemarin.

Keprihatinan senada juga dipaparkan warga di sejumlah desa dalam Kecamatan Kembang Tanjong dan Kecamatan Sakti, Dimana, menurut warga setempat jika hujan masih turun dalam dua hari ini, maka sungai atau Krueng Tiro bakal meluap dengan ganas dengan meredam pemukiman penduduk.

Kegelisahan terjadi banjir akibat hujan masih turun mengguyur Kabupaten Pidie, juga membuat petani yang belum sempat memanen padinya cemas dan takut lahan persawahan mereka terendam banjir dari luapan sejumlah sungai, termasuk Krueng Lala dan Krueng Reubee, Delima.

Hujan yang turun dua hari belakangan ini juga membuat warga di sejumlah desa di Kecamatan Padang Tiji dan Kecamatan Delima,  serta Kecamatan Gronggrong takut dengan terjadinya banjir kiriman bercampur lumpur.

Bagi sebagian warga Kecamatan Padang Tiji, paling dicemasi adalah banjir yang berasal dari kaki Gunung Seulawah Inong serta limpahsn air dari Waduk Seumayam, seperti banjir yang telah berulang kali terjadi yang srmpat membuat ribuan warga mengungsi.      

Sementara itu, Kepala Kantor BPBD Pidie, Apriadi S. Sos mengingatkan seluruh warga masyarakat yang bermukim selepas DAS, atau sungai Krueng Tiro,  Krueng Keumala, Krueng Baro,  serta sejumlah sungai lainnya agar tetap waspada.

Pada banjir sekitar tiga pekan lalu terparah dirasakan warga Kecamatan Delima serta warga di sejumlah Desa di Kecamatan Padang Tiji. Dimana,  ribuan warga di kecamatan ini sempat mengungsi. Selain itu, jalan propinsi Banda Aceh - Medan sempat macet 6 jam. (Dhian)

Beri Komentar Anda

Wajib isi yang bertanda asterik (*). Kode HTML tidak diperbolehkan.

27°C

Medan, Sumatera Utara

Thunderstorms

Humidity: 83%

Wind: 6.44 km/h

  • 24 Apr 2017 28°C 23°C
  • 25 Apr 2017 27°C 22°C

Banner 468 x 60 px