Log in

Pemkab Bireuen dan BNN Kerja Sama Pengentasan Produksi Ganja

Bupati Bireuen H Saifannur dan Kepala BNNP Aceh Brigjen Pol Drs Faisal Abdul Nasser MH menandatangani MoU, Selasa (17/10) di Oproom Kantor Pusat Pemerintahan Bireuen. Bupati Bireuen H Saifannur dan Kepala BNNP Aceh Brigjen Pol Drs Faisal Abdul Nasser MH menandatangani MoU, Selasa (17/10) di Oproom Kantor Pusat Pemerintahan Bireuen.

Bireuen,Aceh-andalas Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bireuen dan Badan Narkotikan Nasional (BNN) menandatangani nota kesepahaman atau Memorandum of Understanding (MoU) Grand Design Alternative Development (GDAD), Selasa  (17/10) di Oproom Kantor Pusat Pemerintahan Bireuen.

Nota kesepahaman meliputi tiga wilayah yakni Aceh Besar, Gayo Lues dan Kabupaten Bireuen itu, sebagai Akselerasi Implementasi Program GDAD dalam rangka pengentasan produksi ganja dan peningkatan kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Bireuen.

Turut hadir pada acara penandatangan MoU tersebut, Kepala Ketua BNNK Bireuen Saiful Fadhli, Kasdim 0111/Bireuen Mayor Kav Nanang Sujadmiko, Kabag Ops Polres Bireuen Kompol M Rasyid, Direktur RSUD dr Fauziah Bireuen dr Mukhtar MARS, para kepala SKPK, Ketua KNPI Asnawi MY SSos, dan Ketua Granat Bireuen Mulyadi Zakaria.

Bupati Bireuen H Saifannur SSos merasa sangat bangga Bireuen salah satu daerah yang dipilih untuk melaksanakan kegiatan GDAD oleh Kepala BNN Pusat Komjen Pol Drs Budi Waseso.

“Saya mengharapkan kepada semua yang terlibat dalam kegiatan ini untuk dapat mendukung pelaksanaannya, sehingga apa yang diharapkan untuk memberantas peredaran narkoba di kalangan remaja dan masyarakat di Bireuen dapat terwujud,” katanya.

Kepala BNNP Aceh Brigjen Pol Drs Faisal Abdul Nasser MH mengatakan, tugas semua pihak ke depan untuk memberantas peredaran narkoba di Kabupaten Bireuen harus eksis.

“Saya melaporkan kepada Kepala BNN Pusat Komjen Pol Drs Budi Waseso, bahwa Kabupaten Bireuen siap untuk melaksanakan kegiatan GDAG,” sebutnya seraya menyebut, dirinya akan melakukan pemaparan apa-apa saja yang harus dilakukan untuk mencegah peredaran narkoba ini sesuai petunjuk dan arahan dari Presiden Joko Widodo.

Menurutnya, Kepala BNN Pusat telah menginstruksikan tembak di tempat terhadap bandar narkoba. “Ttidak ada ampun bagi bandar narkoba. Generasi muda banyak yang rusak akibat penyalahgunakan narkoba. Untuk itu mari bekerja sama dengan pihak kepolisian, TNI dan pemerintah daerah untuk memberantasnya,” harapnya.

Dia berharap semua elemen seperti dinas kesehatan, dinas pendidikan, MPU dan tokoh masyarakat bekerja bersama-sama dalam pemberantasan masalah narkoba. “Tidak mungkin kami bisa bekerja sendiri tanpa bantuan masyarakat,” pungkas Faisal Abdul Nasser. (Hera)

Beri Komentar Anda

Wajib isi yang bertanda asterik (*). Kode HTML tidak diperbolehkan.

24°C

Medan, Sumatera Utara

Scattered Thunderstorms

Humidity: 98%

Wind: 6.44 km/h

  • 21 Nov 2017 28°C 22°C
  • 22 Nov 2017 29°C 22°C

Banner 468 x 60 px