Log in

Pembangunan Jembatan Kuala Raja-Lancok Jadi Prioritas

Kegiatan Musrenbang yang dilaksanakan di Aula Kantor Camat Kuala. Kegiatan Musrenbang yang dilaksanakan di Aula Kantor Camat Kuala.

Bireuen-andalas Masyarakat Kecamatan Kuala mendukung penuh pembangunan jembatan penghubung Kuala Raja-Lancok dan mengapresiasi langkah Pemerintah Kabupaten Bireuen yang akan  memprioritaskan pembangunan jembatan tersebut.

Hal itu terungkap dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Kecamatam Kuala, Rabu (18/2) di Aula Kantor camat Kuala yang berlokasi dekat MIN Cotbatee.

Menurut Idris Bendeh, masyarakat Kecamatan Kuala sudah bertahun-tahun mengharapkan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bireuen membangun jalan tembus dari Desa Lancok-Lancok ke Kuala Raja.

“Alhamdulillah apa yang didambakan masyarakat sudah diprioritaskan pembangunannya dalam Musrenbang,” ungkap Idris Bendeh tokoh masyarakat Kecamatan Kuala yang juga pensiunan pejabat pada Kantor Dinas Pendidikan Kabupaten Bireuen.

Sebenarnya, tambah Idris Bendeh, Pemkab Bireuen sudah lama merencanakan pembangunan jalan penghubung Lancok-Kuala Raja. Sebab akses jalan tembus tersebut membuat jarak tempuh dari Kuala Raja ke SMPN 1 Kuala di Lancok menjadi pendek, yakni hanya 1 kilometer. Sehingga hal itu tentu akan membuat para pelajar sangat terbantu untuk ke sekolah.

"Namun akibat adanya pembangunan lain yang mendesak baru sekaranglah jalan penghubung itu jadi skala prioritas di samping hal lainnya," ujar Idris.  Sementara itu sosok tokoh masyarakat Cotbatee Drs H Abdullah Amin yang juga anggota DPRK Bireuen dari PPP menyebut, apa yang didambakan masyarakat sangatlah wajar diprioritaskan.

Sebab selama ini masyarakat harus memutar jalan sejauh 6 kilometer bila ingin ke Lancok atau sebaliknya. Masyarakat harus berjalan memutar mulai dari Kuala Raja, Ujoeng Blang, Cot Baro, Simpang Cot Uno, Cotbatee, Cot Lagasawa, Cot U Sibak baru tembus ke Lancok.

Dengan adanya jembatan penghubung maka jarak tempuh yang jauh itu nantinya menjadi lebih pendek, sekitar dua kilometer saja. Juga bisa menjadi salah satu jalur alternatif dari Pantai Kuala Raja ke berbagai kawasan.

Selain itu, Pemkab Bireuen diminta serius mencarikan solusi penanganan banjir di Kecamatan Kuala. Sebab masalah sampah yang merupakan kiriman dari Kota Bireuen melalui saluran pembuangan air, akhirnya menumpuk di Kecamatan Kuala.

“Saya selaku anggota DPRK Bireuen Dapil Kota Juang-Kuala siap memperjuangkan aspirasi masayarakat Kuala untuk sejumlah program dalam kegiatan pembangunan yang dilaksanakan Pemkab Bireuen di Kecamatan Kuala,” pungkas Abdullah Amin yang pernah menjabat Kepala Dinas Pendidikan di Banjarmasin, Kalimantan Selatan itu.               

Camat Kuala Mirza Fahmi SSTP MSi menyebut untuk menjaring keinginan masyarakat gampong di wilayahnya, pihak kecamatan bersama keuchik dan perangkat gampong serta unsur lainnya telah melaksanakan Pra Musrenbang beberapa waktu lalu.

"Nah,usulan-usulan program dan kegiatan pembangunan yang disampaikan masyarakat dalam Musrenbang hari ini, kiranya dapat diakomodir Pemkab Bireuen terutama pembangunan yang masuk dalam skala prioritas, seperti jalan penghubung Lancok-Lancok menuju Kuala Raja dan pengadaan lahan untuk pembangunan Kantor Muspika Kuala," harapnya.

Sementara itu Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setdakab Bireuen Mursyid SP, sepakat dengan usulan warga Kecamatan Kuala untuk memprioritaskan pembangunan Jalan Lancok-Lancok ke Kuala Raja. “Saya yakin dengan dukungan anggota DPRK Bireuen Dapil Kota Juang - Kuala insya Allah apa yang diharapkan masyarakat Kuala dapat terlaksana dan menjadi prioritas,“ tambah Mursyid.                           

Mursyid juga mendukung pembangunan Kantor Polsubsektor Kuala dan dan Posramil Kuala. Dalam kaitan tersebut, Mursyid berpesan kepada para keuchik dalam wilayah Kecamatan Kuala untuk mengunakan dana desa sesuai aturan.

"Penggunaan dana desa harus transparan. Jangan ditutup-tutupi. Kerja sama dengan lembaga gampong sebab bila dana desa salah dipergunakan bisa berakibat fatal dan akan berurusan dengan pihak hukum," pesannya mengingatkan.

"Selain itu semua kita perlu menjaga lingkungan dengan tidak membuang sampah ke saluran pembuangan walaupun kita mengetahui bahwa sampah yang menyumbat saluran pembuangan di Kecamatan Kuala adalah sampah kiriman dari kawasan kota khususnya dan umumnya dari Kecamatan Kota Juang," tambahnya. (HERA)

22°C

Medan, Sumatera Utara

Cloudy

Humidity: 95%

Wind: 11.27 km/h

  • 04 Jan 2019 29°C 21°C
  • 05 Jan 2019 31°C 21°C

Banner 468 x 60 px