Log in

Pegawai KIP Pidie Jaya Hilang di Sungai

Heri, pegawai KIP Kabupaten Pidie Jaya dinyatakan hilang di sungai, Kamis (16/5) malam. Heri, pegawai KIP Kabupaten Pidie Jaya dinyatakan hilang di sungai, Kamis (16/5) malam.

Sigli-andalas Seorang pegawai Komisi Independen Pemilihan (KIP) Kabupaten Pidie Jaya dilaporkan hilang saat mencari ikan di Krueng (Sungai) Meureudu, Kamis (16/5) sekitar pukul 20.30 WIB.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pidie Jaya, M Nasir, Jumat (17/5), korban yang diketahui bernama Heri, warga Desa Simpang Tiga, Kecamatan Meureudu, mencari ikan di sungai bersama lima rekannya dengan menggunakan ginset listrik.

Heri yang memegang "sawok" atau tanggok bergagang panjang untuk mengutip ikan yang terkena strum, disebut jatuh ke sungai, tetapi dia sempat keluar dari air. Namun setelah itu, tanggok yang dipegang Heri hilang.

Heri lalu mencari tanggok itu hingga sejauh sekitar 70 meter dari lokasi teman-temannya yang saat itu ada yang memegang ginset dan ada yang memegang alat penerangan senter.

Karena Heri tidak muncul-muncul, teman-temannya kemudian mulai mencari dan terus memanggil-manggil nama Heri. Namun korban tidak ditemukan dan tetap tidak menyahut dipanggil.

"Teman-teman Heri bertanya, sawok ke mana, kemudian Heri mencarinya. Karena lama tidak kembali sehingga kawannya yang lain mencari-cari keberadaan Heri," jelas Nasir.

Teman-teman korban kemudian ke kampung melaporkan hilangnya Heri kepada warga. Lalu peristiwa itu pun dilaporkan ke pihak berwenang, termasuk BPBD.

Petugas BPBD dan tim SAR sudah turun ke lokasi untuk mencari korban. Personel Polsek Meureudu serta masyarakat Gampong Reungkom dan sekitarnya juga ikut membantu melakukan pencarian dengan menyusuri sepanjang aliran Sungai Meureudeu. "Namun sampai sekarang Heri belum ditemukan," terang Nasir.

Sementara itu Kepala Dinas Perikanan/Kelautan Kabupaten Pidie Jaya Ir Kamaluddin kepada andalas, Jumat (17/5) menyebutkan, pihaknya sudah melarang keras penangkapan ikan dengan menggunakan strum.

"Karena selain berbahaya, juga dapat membuat pencemaran dan kematian bagi bibit ikan dan jenis biota air lainnya," sebut Kamaluddin yang populer dipanggil Ayah Kamal.

Kabar hilangnya Heri di sungai menyebar cepat sehingga pihak Polsek Meureudu, tim SAR, BPBD, dan ratusan masyarakat terus melakukan pencarian hingga menjelang Jumat dini hari. Hingga Jumat (17/5) sore, korban belum juga ditemukan. (DHIAN)

22°C

Medan, Sumatera Utara

Cloudy

Humidity: 95%

Wind: 11.27 km/h

  • 04 Jan 2019 29°C 21°C
  • 05 Jan 2019 31°C 21°C

Banner 468 x 60 px