Log in

Longsor, Jalan Peureulak- Lokop Putus Total

KEPALA BPBD Aceh Timur, Syahrizal Fauzi SSTP MAP bersama petugas Dinas PUPR mengawasi alat berat ketika dilakukan pembersihan tanah longsor yang menutupi badan jalan lintas provinsi di Desa Rampah, Kecamatan Serbajadi Lokop, Aceh Timur, Rabu (6/12).andalas/muhammad ali KEPALA BPBD Aceh Timur, Syahrizal Fauzi SSTP MAP bersama petugas Dinas PUPR mengawasi alat berat ketika dilakukan pembersihan tanah longsor yang menutupi badan jalan lintas provinsi di Desa Rampah, Kecamatan Serbajadi Lokop, Aceh Timur, Rabu (6/12).andalas/muhammad ali

Aceh Timur-andalas Pemerintah Aceh melalui instansi terkait diminta segera menurunkan alat berat untuk menangani bencana alam berupa tanah longsor yang menutupi badan jalan lintas provinsi yang menghubungkan Peureulak Kabupaten Aceh Timur dengan Pinding Kabupaten Gayo Lues.

“Jalan Peureulak – Pinding itu merupakan jalan provinsi, segala bentuk perawatan dan pembangunannya menjadi tanggung jawab Pemerintah Aceh,” kata Bupati Aceh Timur H Hasballah HM Thaib atau Rocky, Rabu (6/12).

Oleh karenanya, Bupati Rocky mendesak Pemerintah Aceh melalui Dinas Bina Marga Provinsi Aceh segera menurunkan alat berat ke sana. Untuk mengantisipasi longsor ke depan, bupati mengharapkan agar alat berat milik Provinsi Aceh ditempatkan di pantai timur provinsi tersebut.

“Hal ini penting mengingat jalan lintas provinsi itu rawan longsor setiap musim penghujan. Bahkan saat ini tanah longsor telah menutupi badan jalan hingga memutuskan hubungan darat dari Peureulak ke Lokop,” ujar Rocky.

Sebagaimana diketahui, akibat cuaca buruk mengakibatkan terjadinya tanah longsor hingga menutupi badan jalan di Dusun Cane, Desa Rampah, Kecamatan Serbajadi menuju  Lokop, Aceh Timur, sejak Selasa (5/12) sekira pukul 14:30 WIB. Akibatnya, hubungan darat antara Peureulak ke Lokop, putus total.

Sementara itu, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Aceh Timur, bersama Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Aceh Timur, telah mengerahkan alat berat, Rabu (6/12) dinihari. Hingga siang kemarin, proses pembersihan masih dilakukan dengan target hubungan darat kembali lancar.

“Kita melakukan pembersihan tanah longsor dengan tujuan agar masyarakat Lokop, tidak terkurung. Jika tidak maka mereka akan terisolir, begitu juga dengan hubungan darat dari Blang Kejeren ke Peureulak, juga putus total,” kata Kepala BPBD Aceh Timur, Syahrizal Fauzi, SSTP MAP.

Ditambahkan, pembersihan itu dilakukan untuk membantu masyarakat agar tidak terkurung atau terisolir. Meskipun jalan lintas provinsi tersebut menjadi tanggungjawab Pemerintah Aceh, tetapi pihaknya membersihkan tanah longsor di atas badan jalan demi lancarnya arus transportasi.

“Mungkin untuk memindahkan tanah longsor ini membutuhkan waktu beberapa hari, minimal 5 hari,” kata Syahrizal Fauzi. (Mad)

Beri Komentar Anda

Wajib isi yang bertanda asterik (*). Kode HTML tidak diperbolehkan.

23°C

Medan, Sumatera Utara

Scattered Thunderstorms

Humidity: 95%

Wind: 6.44 km/h

  • 11 Dec 2017 28°C 23°C
  • 12 Dec 2017 28°C 22°C

Banner 468 x 60 px