Log in

Ketua LSM JARA Korban Tutup Mata Pemkab Pidie

Beginilah saluran drainase di sepanjang jalan provinsi depan Kantor Bupati Pidie yang dibiarkan menganga sehingga rawan membahayakan pengguna jalan. andalas/dhian anna asmara Beginilah saluran drainase di sepanjang jalan provinsi depan Kantor Bupati Pidie yang dibiarkan menganga sehingga rawan membahayakan pengguna jalan. andalas/dhian anna asmara

Sigli-andalas Kendati sudah sering makan korban, Pemkab Pidie terkesan tutup mata dengan keberadaan saluran drainase (got) di sepanjang kiri-kanan jalan provinsi depan Kantor Bupati Pidie yang belum juga ditutup beton cetak dan dipasangi rambu rambu.

Teranyar, Ketua LSM Jaringan Aspirasi Rakyat Aceh (JARA) Iskandar yang menjadi korban. Iskandar jatuh terperosok bersama beca motornya ke dalam saluran drainase sedalam satu meter itu, Sabtu (30/11) petang.

Akibatnya Iskandar terpaksa dilarikan ke Rumah Sakit Umum Zainoel Abidin (RSUZA) Banda Aceh, karena kondisinya kritis dengan pendarahan parah.

Menurut sejumlah sumber resmi, Ketua LSM JARA sebelum terjatuh ke dalam saluran induk di depan Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah, sempat berupaya mengelakkan sepeda motor lain yang mengerem mendadak di depannya.

Korban yang sangat dikenal di kalangan tokoh masyarakat, pegiat organisasi pemuda, dan organisasi massa di Kabupaten Pidie itu, langsung mendapat pertolongan dari warga sekitar. Korban yang mengalami cukup banyak luka serta pendarahan awalnya dibawa ke RSUD Tgk Chiek Ditiro Sigli. Namun karena lukanya cukup parah dan harus menjalani operasi berat serta dibutuhkan banyak darah, Iskandar dirujuk ke RSUZA Banda Aceh.

Informasi diperoleh dari sumber Group Pidie Comunity disebutkan, sekitar pukul 17.30 WIB, Iskandar sedang  mengantar bantuan untuk kaum duafa. Tiba-tiba beca motor yang dikemudikannya mengelakkan orang di depannya, sehingga becanya oleng lalu terperosok ke dalam saluran drainase yang terbuka.

Akibat musibah ini, Iskandar mengalami luka robek di bagian kepala, kaki patah, tulang hidung patah, serta luka lecet di bagian tangan dan kaki. Kondisi inilah mengharuskan korban dirujuk ke Banda Aceh.

Harus Ditutup
Pemerhati pembangunan dan sosial mengecam Pemkab Pidie yang membiarkan saluran drainase sepanjang kiri-kanan jalan provinsi dalam kota menganga lebar tanpa ada penutup beton cetak dan rambu-rambu pengaman.

"Ini sama dengan jebakan agar masyarakat jatuh ke saluran drainase yang dalam itu. Masak tidak dipakai penutup atau rambu-rambu agar masyarakat tidak mudah kecemplung dalam got besar itu," kata Ketua LSM Yayasan Peduli Masalah Sosial dan Ekonomi Pidie (Yapmalsoep) Sigli Asnawi Ali.

Ia juga menyatakan rasa berduka atas musibah yang menimpa Ketua YARA Aceh Iskandar. Menurut Asnawi Ali, saluran drainase di depan Kantor Bupati Pidie dan Bappeda Pidie sudah pernah menelan korban beberapa orang masyarakat, tapi masih terus dibiarkan terbuka tanpa ada upaya penutup dengan plat atau beton cetak.

Sementara itu Ketua KNPI Pidie Teuku Syawal serta sejulah pengurus organisasi kepemudaan lainnya di Pidie kepada media ini juga turut mengungkap rasa berduka atas musibah yang menimpa Ketua YARA Aceh Iskandar. (DHIAN)

22°C

Medan, Sumatera Utara

Cloudy

Humidity: 95%

Wind: 11.27 km/h

  • 04 Jan 2019 29°C 21°C
  • 05 Jan 2019 31°C 21°C

Banner 468 x 60 px