Log in

Ketika Bupati Abusyiek Turun Mencuci Piring

Inilah sosok Bupati Pidie Roni Ahmad (Abusyiek) yang sangat merakyat. Ia turun mencuci piring saat kenduri mengenang meninggalnya sang istri tercinta. Inilah sosok Bupati Pidie Roni Ahmad (Abusyiek) yang sangat merakyat. Ia turun mencuci piring saat kenduri mengenang meninggalnya sang istri tercinta.

Sigli,Aceh - andalas Bupati Pidie Roni Ahmad (Abusyiek) semakin akrab dengan sebutan sosok pemimpin merakyat, meski terkadang apa yang dilakukannya membawa perasaan tidak mengenakkan bagi stafnya di pemerintahan kabupaten setempat.

Hal itu terlihat pada acara kenduri mengenang meninggalnya sang istri tercintanya akibat kecelakaan di jalan tol setahun lalu. Bupati Pidie, Abusyiek turun mencuci piring. Sehingga, menimbulkan keheranan para tamu di acara  kenduri di kediamannya, Desa Puuk Kecamatan Delima, Senin siang (10/12).

Entah apa yang membuat Bupati Abusyiek turun mencuci piring. Padahal, sebelumnya belasan kaum pria mengerjakan pekerjaan tersebut untuk kelancaran kenduri sang istri.

Ketika diabadikan media ini, Bupati Abusyiek hanya tersenyum dan terus melanjutkan pekerjaannya mencuci piring, bahkan tidak mengindahkan larangan orang lain agar berhenti bekerja karena piring kotor cukup banyak.

Pengamatan andalas, terlihat ribuan tamu terus berkunjung menghadiri acara hajatan tersebut, termasuk para unsur Forkopimda, PNS, tokoh masyarakat, pemuka agama, serta kaum ibu.

Sebelumnya, bupati sempat sibuk dengan menerima kunjungan tamu di acaranya itu, bahkan bupati sempat mengobrol asyik dengan Dandim Pidie, Kapolres Pidie, Kajari Pidie, serta tamu kehormatan lainnya.

Bupati Abusyiek sebelum menjadi Bupati Pidie adalah petani dan kombatan Gerakan Aceh Merdeka (GAM). Ia sering mengaku tidak pernah merasa bangga menjadi seorang bupati.

Selama setahun tiga bulan sudah memangku jabatan sebagai seorang bupati, ia lebih banyak menghabiskan waktu sebagai pemimpin daerah dengan kunjungan kerjanya ke desa-desa dari 23 kecamatan dalam daerahnya.

Kabupaten Pidie memiliki jumlah desa keseluruhan sebanyak 730 desa, dengan luas daerah cukup luas diintari bukit/pegunungan serta Selat Malaka, juga dilengkapi sungai-sungai cukup ganas saat banjir curahan hujan. (dhian)

22°C

Medan, Sumatera Utara

Cloudy

Humidity: 95%

Wind: 11.27 km/h

  • 04 Jan 2019 29°C 21°C
  • 05 Jan 2019 31°C 21°C

Banner 468 x 60 px