Log in

Kawanan Gajah Rusak Rumah Janda

Ilustrasi Ilustrasi

Sigli-andalas Rumah janda miskin, warga Desa Pucok Kecamatan Geumpang, mengalami rusak parah setelah diamuk kawanan gajah. Keganasan satwa dilindungi ini pun sangat meresahkan warga desa lainnya.

Amukan dua gajah liar ini disampaikan Camat Geumpang, Bismi SE kepada andalas, Sabtu (9/9) siang. "Kita prihatin dengan amukan gajah yang telah merusak rumah Puteh (50)," sebut Camat Bismi.

Lebih lanju Camat Bismi mengatakan, dua gajah liar tersebut hanya merusak rumah bantuan milik Puteh, sedangkan rumah-rumah lainnya tidak diusik oleh gajah yang memasuki perkampungan penduduk.

Camat Bismi membenarkan, ada kawanan gajah liar di seputar pegunungan Geumpang, dan hanya dua ekor saja yang sering masuk kampung serta merusak apa yang mau dirusaknya. “Jelasnya, situasi begini sangat mencemaskan masyaralatnya,” tambahnya.

Dari laporan masyarakat yang disampaikan ke tingkat kecamatan, ada kawanan gajah liar di hutan pegunungan Geumpang, tapi dua ekor saja yang berkeliaran dan sering keperegok dengan masyarakat di kawasan tersebut.

Muhammad Sabi dan Rusli, tokoh masyarakat di Geumpang kepada andalas via telpon selular mengungkapkan, amukan gajah yang merusak rumah warga Desa Pucok, sudah kerap merusak tanaman penduduk.

Kedua gajah yang merusak rumah Puteh (janda miskin) tersebut sudah pernah dihalau memasuki hutan lebat di kawasan pegunungan, tapi hanya beranjak sebentar. Selanjutnya, kembali lagi memasuki pemukiman penduduk.  

Sejumlah pemuka masyarakat di Kecamatan Geumpang dan Kecamatan Mane, berharap Bupati Pidie, Abusyiek memberikan perhatian serius untuk mengusir kawanan gajah liar yang masih bermukim di kawasan pegunungan Geumpang.

"Kami berharap, Bupati Abusyiek bisa mendatangkan penjinak gajah, sehingga gajah gajah liar yang sering memasuki areal perkebunan rakyat dan pemukiman penduduk dapat teratasi, sekaligus rakyat tidak resah," sebut Abdullah, M.Adam dan Jafaruddin.

Ketiganya menyebutkan, jika kawanan gajah yang ada diseputar kaki pegunungan Geumpang tidak segera dihalau jauh, maka akan terus merusak tanaman petani serta rumah penduduk.

Sementara itu, amukan kawanan gajah liar di Pidie sudah menjadi langganan bagi petani di Kecamatan Mila, Kecamatan Keumala, Kecamatan Sakti, juga Kecamatan Tangse.

Sejauh itu, disebutkan M.Rizal dan Muhammad Adam, amukan gajah liar tersebut hingga sekarang ini belum teratasi oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pidie.

Buktinya, saat kawanan gajah liar mengamuk di perkebunan rakyat di Desa Lala Tuha Mila, sempat bermukim lama. Setelah tanaman petani hancur, baru kawanan gajah liar itu pindah. Kondisi sama, juga dialami petani di Kecamatan Keumala dan Kecamatan Sakti, pengujung tahun 2017 lalu. (dhian)

23°C

Medan, Sumatera Utara

Cloudy

Humidity: 100%

Wind: 6.44 km/h

  • 14 Nov 2018 27°C 22°C
  • 15 Nov 2018 27°C 22°C

Banner 468 x 60 px